Thursday, December 31, 2015

PKS Medan Nilai Kenaikan Premi BPJS Belum Pantas

PKS Medan Nilai Kenaikan Premi BPJS Belum Pantas
PKSMEDAN.com - Ketua DPD PKS Kota Medan H Salman Alfarisi LC MA menilai masih banyak yang perlu diperbaiki dari sistem pelayanan yang diberikan oleh BPJS. Hal ini dibuktikan masih banyaknya keluhan-keluhan yang disampaikan oleh masyarakat sejak BPJS resmi diberlakukan. Oleh karenanya, Salman mengaku kurang setuju jika premi BPJS dinaikan.

"Sebenarnya soal BPJS ini kita sangat miris. Sampai saat ini masih sering kita mendengar keluhan dari masyarakat seperti halnya saat-saat reses dewan. Seharusnya mereka melakukan pembenahan dari pada memikirkan akan menaikan premi,"ujar Salman kepada wartawan.

Lebih lajut dikatakan Salman meskipun kenaikan tarif tersebut masih bersifat wacana dan diperuntukan bagi penerima bantuan iuran (PBI) yang ditanggung pemerintah tidak menutupi kemungkinan tidak hanya membebani keuangan pemerintah tetap juga masyarakat. Karena dikuatirkan karena ketidakmampuan pemerintah menanggung premi dari APBN akan dibebankan kepada warga miskin.

"Ya bukan tidak mungkin karena pemerintah tidak mampu mensubsidi sesuai dengan kenaikan premi yang ada masyarakat yang dibebani. Ujung-ujungnya pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin buruk dan hak warga negara untuk mendapatkan jaminan kesehatan yang layak terabaikan,"ujarnya.

Dikatakan Salman, dengan kondisi yang ada saat ini seharusnya Pemerintah lebih fokus memikirkan bagaimana dapat memberikan jaminan kesehatan yang baik kepada masyarakat. Apalagi sampai saat ini masih banyak warga miskin khususnya di Kota Medan belum terdaftar sebagai peserta BPJS.  

"Kita berharap ada kiranya perhatian pemeritah terhadap masyarakat khususnya yang tidak mampu. Karena sampai saat ini masih banyak masyarakat yang tidak paham tanggungjawab dari BPJS itu. Kita belum lagi bicara soal adanya penyimpangan-penyimpangan atau ulah oknum yang tidak bertanggungjawab untuk memperkaya dirinya. Makanya mereka harus lebih memikirkan bagaimana melakukan pembenahan dari pada memikirkan rencana kenaikan premi,"pungkasnya. 

Seperti diketahui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih mempertimbangkan rencana kenaikan premi bagi Penerima Bantuan Iuran (PBI) tahun depan melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menjadi Rp 23 ribu per bulan. Sebelumnya premi yang bisa ditanggung pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 19.225 setiap bulan bagi warga miskin. Salah satu alasannya karena mempertimbangkan lonjakan peserta BPJS Kesehatan dari hampir 153 juta orang sampai saat ini menjadi sekitar 168 juta orang di tahun depan. [Syf]


sumber : pksmedan.com

Wednesday, December 30, 2015

Aher Resmikan Apartemen Transit Untuk Pekerja Penghasilan Rendah

Aher Resmikan Apartemen Transit Untuk Pekerja Penghasilan Rendah
PKSMEDAN.com - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) meresmikan penggunaan 4 Apartemen Transit yang dipusatkan di Apartemen Transit Rancaekek, Jl. Cipanas Desa Cangkuang, Kec. Rancaekek, Kab. Bandung pada, Selasa (29/12). Apartemen Transit ini adalah upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menyediakan hunian sewa murah kepada pekerja berpenghasilan rendah di Jawa Barat.

Pada kesempatan ini, Aher meresmikan apartemen transit untuk 4 lokasi sekaligus, yaitu Apartemen Transit Rancaekek, Ujung Berung, Batu Jajar, dan Solokanjeruk. Dalam sambutannya, Aher mengungkapkan bahwa peresmian apartemen ini merupakan bagian dari cara Pemprov Jawa Barat dalam memenuhi kebutuhan hidup layak masyarakatnya.

“Kita ingin terus mempercepat layanan kepada masyarakat kita, termasuk layanan perumahan. Sebab kebutuhan perumahan sangat amat penting dalam kehidupan. Rasanya sulit seseorang mendapat kebahagiaan tanpa memiliki rumah secara mandiri,” ungkap Aher dalam sambutannya.

Aher pun mengungkapkan apartemen ini dibuat dan didedikasikan bagi kaum pekerja atau buruh, terutama mereka yang berada di sekitar lokasi apartemen. Dengan nuansa dan konsep apartemen, Aher pun ingin para penghuni tidak selamanya atau hanya transit berada di apartemen tersebut dan mengarahkan para penghuni untuk memiliki rumah pribadi.

“Pembangunan apartemen ini akan kita perluas ke Bekasi, Bogor, Sukabumi, Karawang, Cianjur, Subang, dan daerah lainnya di Jawa Barat. Kita dorong mereka (para penghuni/kaum pekerja) untuk memiliki rumah pribadi, mungkin tanpa didorong mereka akan sulit memiliki rumah, tapi kalau kemudian menggunakan apartemen transit dulu ini menjadi sebuah batu loncatan bagi para pekerja untuk menabung,” papar Aher.

Sementara itu, Kepala Dinas Permukiman dan Perumahan Jawa Barat Bambang Rianto mengatakan, pihaknya memberikan istilah Apartemen Transit karena ingin merubah stigma yang selama ini ada di masyarakat mengenai rumah susun yang kumuh dan pengelolaannya yang tidak baik. Dan senada dengan Aher, pihkanya ingin setelah bermukim di apartemen transit ini para penghuni bisa memiliki rumah pribadi.

“Kita istilahkan apartemen transit karena kita juga ingin para penghuni kita arahkan melalui program-program yang ada disini (apartemen) selama tiga tahun dan maksimal enam tahun (menghuni apartemen), mereka akan punya tabungan ketika keluar dari apartemen dan punya kemampuan untuk mempunyai rumah yang bersubsidi,” kata Bambang.

Bambang menambahkan salah satu programnya, yaitu tabungan Gempita (Gerakan Menabung Penghuni Apartemen Transit) melalui Bank BTN. Dengan setoran awal Rp500.000,00 dan pembayaran selanjutnya Rp250.000,00 setiap bulan, maka dalam waktu 3 tahun para penghuni akan memiliki tabungan hingga Rp 9,5 juta yang cukup untuk membayar uang muka pembelian rumah bersubsidi.

Harga Apartemen Transit pun sangat terjangkau, yakni paling murah Rp215.000,00/bulan dengan kapasitas 2 orang dan paling mahal Rp300.000,00 dengan kapasitas 4 orang.

Apartemen-apartemen ini memilki konsep eco green living dengan fasilitas ruang terbuka hijau dan taman bermain, ruang usaha di lantai dasar, fasilitas sosial seperti Mushola, ruang pertemuan, lapangan olahraga, dan tempat parkir.    

Keterangan Foto: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan sedang bercengkrama dengan anak-anak penghuni Apartemen Transit yang sedang bermain di taman apartemen tersebut.



sumber : pksmedan.com

Usut Tuntas Pelaku Pembuat Terompet dari Sampul Alquran

Usut Tuntas Pelaku Pembuat Terompet dari Sampul Alquran
PKSMEDAN.com - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS Muhammad Nasir Djamil meminta jajaran kepolisian untuk bertindak serius dalam mengungkap otak pelaku pembuat terompet dari sampul Alquran.

"Persoalannya tidak sekedar hanya menyita dan menarik peredaran terompet tersebut saja, tapi seharusnya jajaran kepolisian dapat mengusut motif dari CV Ashfri Advertising menggunakan sampul Alquran sebagai bahan dasar terompet. Seolah CV Ashfri Advertising sudah kehabisan bahan baku lainnya sehingga menggunakan sampul Alquran sebagai satu-satunya bahan dasar pembuatan terompet tersebut," kata Nasir dalam kunjungan resesnya di wilayah Aceh Singkil, Selasa (29/12).

Lebih lanjut Nasir mengatakan, tindakan penyebaran dan pembuatan terompet menggunakan sampul Alquran ini dapat masuk dalam kategori penodaan agama sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 165a KUHP.

"Perbuatan penyebaran dan pembuatan terompet dari sampul Alquran ini telah meresahkan masyarakat dan tak dapat dipungkiri sedikit atau banyak kasus kerusuhan antar umat beragama berakar pada rasa ketersinggungan spiritual dari umat pemeluk agama yang mengakibatkan konflik meluas," kata Nasir.

Selain itu, politisi PKS ini menilai tindakan penyebaran dan pembuatan terompet menggunakan sampul Alquran ini telah memenuhi unsur objektif dan subjektif ketentuan Pasal 156a KUHP.

"Perbuatan ini dapat dikategorikan sebagai perbuatan penodaan agama tertentu yang mengandung sifat penghinaan,melecehkan, dan meremehkan suatu agama yang oleh karenanya dapat menyakitkan perasaan bagi pemeluk agama yang bersangkutan. Hal ini jelas telah memenuhi unsur perbuatan materiil kejahatan yang dimaksud dalam ketentuan Pasal 156a KUHP," kata Nasir.

Namun demikian Nasir mengapresiasi sikap cepat tanggap masyarakat yang segera melaporkan kejadian adanya terompet berbahan dasar sampul Alquran tersebut ke aparat polisi setempat.

"Tindakan yang dilakukan warga Kendal yang segera melaporkan kejadian ini ke kepolisian patut diacungi jempol. Sebagai konsumen, masyarakat harus jeli dan teliti atas suatu barang atau makanan yang dapat merusak dan melanggar ketentuan agamanya," kata Nasir.

Lebih lanjut, Nasir menyayangkan tindakan jajaran kepolisian Jawa Tengah yang kecolongan atas adanya penyebaran terompet bersampul Alquran ini.

"Seharusnya aparat kepolisian tidak kecolongan di tengah ketatnya pengamanan dan intensifnya kontrol kepolisian jelang natal dan tahun baru ini. Tindakan kecil yang dapat memicu permusuhan antar umat beragama harus segera diantisipasi dan diharapkan penyisiran terompet ini tidak hanya terpusat di Jawa Tengah tetapi juga menyebar ke wilayah lain sehingga diharapkan kepolisian tidak kecolongan lagi," kata Nasir.



sumber : pksmedan.com

PKS Ajak Kader-kader Luar Negeri Bangun Reputasi Partai

PKS Ajak Kader-kader Luar Negeri Bangun Reputasi Partai
PKSMEDAN.com - Ketua Bidang Humas DPP PKS Dedi Supriadi meminta kader-kader luar negeri PKS turut serta membangun reputasi partai. Dedi meyakini banyak kerja kader di luar negeri yang betul-betul berkhidmat untuk rakyat dan patut diinformasikan secara luas.

“Target-target besar tidak mungkin tercapai tanpa kerja di lapangan. Namun, kerja-kerja yang baik itu perlu teramplifikasi ke media, baik mainstream maupun sosial,” kata Dedi pada jeda Rapat Kerja Badan Pembinaan dan Pengembangan Luar Negeri (BPPLN) DPP PKS di Jakarta, Rabu (30/12/2015).

Dedi mengapresiasi kerja-kerja yang telah dilakukan kader-kader PKS di luar negeri. Sebagai contoh, katanya, pendirian Posko PKS pada musim haji yang terbukti sangat membantu pemenuhan kebutuhan para jamaah haji.

“Apa yang sudah dilakukan PIP Arab Saudi ini bagus. Beritanya juga ramai di media massa maupun media sosial. Tidak perlu khawatir dengan munculnya pemberitaan negatif. Justru, di balik kecaman-kecaman itu, banyak pula yang berpikir rasional dan mengakui kerja para kader,” ujarnya.

Menurut pria yang belasan tahun menekuni bidang kehumasan ini, berbagai gagasan dan kebijakan struktur di luar negeri akan dikelola dan dipublikasikan oleh Tim Humas DPP PKS. Ia pun mendorong Pusat Informasi dan Pelayanan (PIP) PKS di masing-masing negara perwakilan, untuk mengelola website resmi dan akun media sosial.

“Saat ini yang terlihat aktif di media sosial akun PIP Arab Saudi. Dulu PIP Jerman dan Jepang juga aktif, semoga kita bisa nyambung lagi, terutama akun twitter. Untuk website, kalau sanggup mengelola secara struktural, silakan dibuat dulu, nanti akan kami berikan domain resmi,” jelasnya.
Dedi menegaskan pentingnya publikasi aktivitas kepartaian di luar negeri, tidak sebatas diketahui para kader. Tetapi juga bisa mengangkat reputasi partai secara luas di mata publik.

“Saat ini Tim Humas PKS mengelola berbagai komunitas relawan, mulai dari foto, video, desain grafis, dan literasi. Kami optimistis dengan partisipasi banyak relawan, aktivitas rekan-rekan di luar negeri akan dikemas lebih variatif hingga sampai ke publik. Silakan angkat keunggulan PIP masing-masing. Kami senang dan tidak sabar menjalin kerja sama berikutnya,” tutup Dedi. 
[Humas DPP PKS]
 
Keterangan Foto: Ketua Bidang Humas DPP PKS Dedi Supriadi pada jeda Rapat Kerja Badan Pembinaan dan Pengembangan Luar Negeri (BPPLN) DPP PKS di Jakarta, Rabu (30/12/2015).


sumber : pksmedan.com

Eks Dubes RI Ajari Kader PKS Pergaulan Internasional

Eks Dubes RI Ajari Kader PKS Pergaulan Internasional
PKSMEDAN.com - Badan Pembinaan dan Pengembangan Luar Negeri (BPPLN) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengundang mantan Duta Besar Republik Indonesia untuk Kanada, Djoko Hardono dalam acara 'Pelatihan Diplomasi Internasional bagi Kader-Kader Luar Negeri PKS' di Kantor DPP PKS, Jakarta, Selasa (29/12/2015).

Ketua BPPLN, Taufik Ramlan menjelaskan alasan pihaknya mengundang Djoko Hardono sebagai pembicara karena pengalamannya dalam bidang protokoler dan pergaulan internasional tidak diragukan lagi.

“Di luar negeri kader-kader PKS akan berhubungan dengan berbagai macam pihak, baik dengan kalangan politisi, akademisi, media, NGO, dan sebagainya. Oleh karena itu, kami di BPPLN memandang mereka perlu diberi pembekalan dengan serius. Dan insya Allah Pak Djoko dapat membagi pengalamannya yang berharga sebagai mantan duta besar kepada kader-kader kami,” ujar Taufik.

Dalam acara yang dihadiri 40 orang kader PKS dari 22 negara tersebut Djoko memaparkan tentang keprotokoleran negara dan etika pergaulan internasional. Djoko menilai masalah keprotokoleran menjadi hal yang perlu dipelajari karena sangat sensitif.

“Karena kalau sudah di lapangan, masalah keprotokoleran itu akan sangat terasa sekali. Tamu kita bisa saja langsung pergi meninggalkan acara kalau merasa posisi duduk dia tidak tepat. Jadi memang harus dipelajari,” terang Djoko.

Pria kelahiran Malang ini juga memaparkan perbedaan budaya di berbagai negara yang harus diketahui untuk dapat bergaul dengan baik secara internasional.

“Kalau di Asia Timur, ketika makan makanan yang berkuah harus sampai mengeluarkan bunyi untuk menghormati. Kalau di Timur Tengah makanan utama baru disajikan lepas jam dua belas malam. Kebiasaan seperti ini yang harus kita perhatikan agar kita mudah beradaptasi dalam pergaulan internasional,” jelasnya.

Pelatihan ini diadakan agar kader-kader PKS di luar negeri mendapatkan pembekalan yang serius sehingga tidak hanya membawa misi partai, tetapi juga mengambil peran fungsional sebagai duta bangsa dalam kerja-kerja diplomasi dan hubungan internasional. [Humas DPP PKS]

Keterangan Foto: Mantan Duta Besar Republik Indonesia untuk Kanada, Djoko Hardono saat menjadi pembicara dalam 'Pelatihan Diplomasi Internasional bagi Kader-Kader Luar Negeri PKS' di Kantor DPP PKS, Jakarta, Selasa (29/12/2015).


sumber : pksmedan.com

Pemerintah dan DPR Harus Lebih Serius Rumuskan Ketahanan Energi

Pemerintah dan DPR Harus Lebih Serius Rumuskan Ketahanan Energi
PKSMEDAN.com - Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman mendorong pemerintah dan Komisi VII DPR RI lebih serius merumuskan kebijakan ketahanan energi. Kebijakan ini berkonsep menyisihkan sebagian pendapatan migas dan bukan memungut dana dari konsumen.

"Norwegia dan Timor Leste adalah contoh negara-negara yang hasil migas tidak semua dipakai APBN, tapi disisihkan untuk ketahanan energi generasi mendatang,” kata Sohibul Iman melalui akun twitternya @msi_sohibuliman, Selasa (29/12/2015).

Menurut pria yang akrab disapa Kang Iman ini, Pemerintah Indonesia juga bisa menyisihkan sebagian pendapatan migas untuk ketahanan energi. “Asal kita mau genjot penerimaan pajak dan PNBP non-migas. Butuh konsensus. Siap?” tanya Kang Iman.

Mantan wakil ketua DPR RI ini menegaskan kesiapan ketahanan energi harus diawali dari elit. Ia mengimbau para pembuat kebijakan, baik eksekutif maupun legislatif, untuk dapat merumuskan konsep ketahanan energi dengan baik.

“Mari rumuskan konsep ketahanan energi dengan baik, dengan cara menggenjot penerimaan non-migas, lakukan efisiensi, dan jauhi korupsi,” imbaunya.

Kang Iman berharap publik pun tidak apriori jika ada implikasi kebijakan ketahanan energi pada masyarakat. Kuncinya, sambung Kang Iman, mengawasi bersama-sama agar kebijakan tersebut transparan dan akuntabel.

“Jika kebijakan ketahanan energi bagi generasi mendatang jadi konsensus, ini tanggung jawab bersama. Cita-cita pasti ada konsekuensi! Insya Allah kita bisa!” tutup Kang Iman. 
[Humas DPP PKS]


sumber : pksmedan.com

Friday, December 25, 2015

Twitter

Twitter

Twitter

Twitter

Twitter

Twitter

Twitter

Twitter

Twitter

Twitter

Twitter

Twitter

Twitter

Twitter

Twitter

Twitter

RT @berita3jambi: Pengertian Ideologi Tertutup dan Ideologi Terbuka https://t.co/7nYo6jaWaK https://t.co/UBr1Ojbi5N


from Twitter https://twitter.com/berita3jambi

RT @berita3jambi: Pengertian Server atau Web server https://t.co/jHNGWoeJbp https://t.co/TD93snyvG3


from Twitter https://twitter.com/berita3jambi

RT @berita3jambi: Pengertian protein https://t.co/H9OWomSrmk https://t.co/aVvQ6vCJ3F


from Twitter https://twitter.com/berita3jambi

RT @berita3jambi: Pengertian Perbedaan Visi & Misi https://t.co/NaRrqsRuvg https://t.co/3COSzYzRr6


from Twitter https://twitter.com/berita3jambi

RT @berita3jambi: Pengertian Definisi Energi Biomassa https://t.co/RXVXZ7lsVJ https://t.co/oORuBhc5eh


from Twitter https://twitter.com/berita3jambi

RT @berita3jambi: pengertian akutansi https://t.co/1jZKNF12RA https://t.co/wAe7AJQi35


from Twitter https://twitter.com/berita3jambi

RT @berita3jambi: Pengertian Keamanan Cyber dan Modelnya https://t.co/8NlRLaz9Yr


from Twitter https://twitter.com/berita3jambi

RT @berita3jambi: Bocah Yang peduli dengan Keamanan Cyber https://t.co/678MfTOLNY


from Twitter https://twitter.com/berita3jambi

RT @berita3jambi: Mudahnya membuat Keamanan Cyber https://t.co/VCD63jJBgg


from Twitter https://twitter.com/berita3jambi

RT @berita3jambi: Keamanan Cyber Yang Harus Dimiliki https://t.co/Ll87H5RfAn


from Twitter https://twitter.com/berita3jambi

RT @berita3jambi: Pengertian Ideologi Tertutup dan Ideologi Terbuka https://t.co/7nYo6jaWaK https://t.co/1eV7AN8BXZ


from Twitter https://twitter.com/berita3jambi

RT @berita3jambi: Pengertian Server atau Web server https://t.co/jHNGWoeJbp https://t.co/YA9aWEmF9N


from Twitter https://twitter.com/berita3jambi

RT @berita3jambi: Pengertian protein https://t.co/H9OWomSrmk https://t.co/uq4uDgQdFL


from Twitter https://twitter.com/berita3jambi

RT @berita3jambi: Pengertian Perbedaan Visi & Misi https://t.co/NaRrqsRuvg https://t.co/iodZtpNg7i


from Twitter https://twitter.com/berita3jambi

RT @berita3jambi: Pengertian Definisi Energi Biomassa https://t.co/RXVXZ7lsVJ https://t.co/P2eGn46pCb


from Twitter https://twitter.com/berita3jambi

RT @berita3jambi: pengertian akutansi https://t.co/1jZKNEJrt0 https://t.co/i1hBhAxJ6E


from Twitter https://twitter.com/berita3jambi

Thursday, December 24, 2015

BPKK PKS Kelapa Dua Adakan Lomba Menggambar dan Mewarnai untuk Anak-anak

Pkskelapadua.com, - Masih dalam rangka memperingati hari Ibu 22 Desember, Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kelapa Dua mengadakan lomba menggambar dan mewarnai untuk anak-anak usia TK dan SD di Gedung Yayasan Mukmin Cendekia, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Kamis pagi (24/12/2015).

Dalam pantauan Humas PKS Kabupaten Tangerang di lokasi, peserta lomba dibagi dalam dua kelompok. Kelompok TK yang mengikuti lomba mewarnai dan Kelompok SD yang ikut lomba menggambar. Tema lomba yang dipilih kaitannya dengan hari Ibu. 

Anak-anak yang bejulmah kurang tiga puluhan itu sangat antusias dan gembira. Naura, salah satu peserta lomba kelompok SD mengungkapkan perasaan senangnya. “Senang bisa ikut gambar bareng-bareng. Yang digambar abi sama umi” kata gadis kecil yang mengaku tinggal di Jalan Kano Raya Kelapa Dua tersebut. 

Acara lomba ini juga berbarengan dengan seminar Deteksi Dini Kanker Payudara bagi Ibu yang diadakan BPKK Kelapa Dua di gedung yang sama. Disaat para ibu memadati ruang seminar, anak-anak mereka mengkuti kegiatan lomba menggambar dan mewarnai di ruang yang berbeda.


sumber : pkskelapadua.com

BPKK PKS Kelapa Dua Adakan Seminar Deteksi Kanker Payudara untuk Ibu

Pkskelapadua.com, - Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kelapa Dua mengadakan seminar deteksi dini kanker payudara bagi para ibu di Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Kamis pagi (24/12/2015).

“Seminar ini merupakan salah satu perwujudan kepedulian kami (BPKK) untuk turut membangun, membangkitkan dan memberdayakan calon para ibu dan calon ibu agar lebih peduli pada kesehatan,” kata Ketua Panitia acara, Hapsari Ramadhanti saat dimintai keterangan Humas PKS Kabupaten Tangerang. 

Hapsari juga menjelaskan kenapa tema yang dipilih adalah deteksi kanker payudara? Karena diantara jenis penyakit yang menyebabkan banyak terjadinya kematian pada wanita ialah kanker payudara. 

Seminar ini menghadirkan tenaga profesional dari dari Rumah Sakit Eka Hospital, dr. Githa Dhaniati M. Kes. yang memaparkan pengetahuan tentang kanker payudara dan penyebab-penyebabnya. 

Seminar yang dilaksanakan di gedung Yayasan Mukmin Cendekia Kelapa Dua ini mendapat antusias Ibu-ibu sekitar. Kurang lebih tiga puluh kaum ibu hadir menjadi peserta seminar.

Seminar ditutup dengan memberikan simulasi deteksi dini kanker payudara dari tenaga medis Rumah Sakit Kanker Dharmais, Ana Widiasari. 

Selain seminar, di gedung yang sama, BPKK PKS Kelapa Dua juga mengadakan lomba menggambar dan mewarnai untuk anak-anak usia TK dan SD.


sumber : pkskelapadua.com

Wednesday, December 23, 2015

Antara Lahirnya Nabi Muhammad SAW dan Lahirnya Nabi Isa AS

Antara Lahirnya Nabi Muhammad SAW dan Lahirnya Nabi Isa AS
PKSMEDAN.com - Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Medan menghadiri sekaligus bertindak sebagai penceramah pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1437 H di Massjid Jami' Kec.Medan Belawan, Rabu, 23/12/2015.

Dalam ceramahnya Salman Alfarisi menyampaikan pesan antara lahirnya Nabi Muhammad SAW dan Lahirnya Nabi Isa AS, diantaranya adalah :
1. Nabi Muhammad saw dan nabi Isa as adalah dua nabi dan rasul ulul 'azmi yg sangat berat perjuangan dakwahnya.

2. Nabi Muhammad saw sebagai nabi terakhir, risalahnya adalah dalam rangka meluruskan penyimpangan umat para nabi terdahulu terutama terkait kelahiran nabi Isa as.

3. Melalui al kitab, sebenarnya Allah telah menjadikan ulama kristiani sebagai org2 yg paling mengenal nabi kita Muhammad saw

الذين آتيناهم الكتاب يعرفونه كما يعرفون أبناءهم
 
Sesungguhnya org2 yg telah kami berikan al kitab mereka mengenal nabi Muhammad sama seperti mengenal anak2 mereka sendiri.

4. Oleh sebab itu banyak kisah terjadi sebelum kerasulan tentang para rahib seperti buhairo dan waroqoh bin naufal yg menyampaikan prediksi hadirnya rasul terakhir bernama Muhammad.

4. Bahkan waroqoh bin naufal bersedia bersama rasulullah saw jika di kemudian hari diusir oleh quraisy dari mekkah, namun usianya tidak memungkinkan.

5. Sedangkan melalui al Quran, Allah SWT pula telah menjadikan umat nabi Muhammad saw sebagai umat yg paling mengerti tentang nabi Isa as, bahkan dibandingkan dgn umat kristiani sendiri.

6. Allah menyampaikan dalam al Quran bahwa keyakinan umat kristiani ttg nabi Isa as ada tiga:

7. Pertama: Kristiani telah menodai hak Allah SWT dgn mengatakan: Allah dan nabi Isa as adalah satu dalam tiga atau "TRINITAS"

لقد كفر الذين قالوا إن الله ثالث ثلاثة...
 
Sungguh telah ingkar org2 yg mengatakan sesungguhnya Allah itu satu dalam tiga!

8. Kedua: Kristiani telah menodai hak Allah SwT dgn mengatakan: Nabi Isa as adalah "titisan Allah"
 
لقد كفر الذين قالوا إن الله هو المسيح ابن مريم
 
 Sungguh telah ingkar org2 yg mengatakan sesungguhnya Allah itu adalah al masih (isa as) itu sendiri!

9. Ketiga: Kristiani telah menodai hak Allah dgn mengatakan: Nabi Isa as adalah "anak Allah"

وقالت النصارى المسيح ابن الله
 
... dan org2 nasrani itu mengatakan: al masih (nabi Isa as) adalah anak Allah

10. Islam dan kristiani sepakat bahwa nabi Muhammad dan nabi Isa adalah manusia mulia pilihan Allah SWT...

11. Namun Islam tdk bisa menerima umat kristiani m'posisikan nabi Isa as sebagai tuhan selain Allah SWT atau bagian dari tuhan.

12. Pertama: krn sesungguhnya Allah tdk pernah menyuruh nabi Isa as untuk m'proklamirkan dirinya sebagai tuhan atau bagian dari tuhan yg disembah

13.Kedua: krn nabi Isa as adalah ciptaan Allah sama seperti nabi Muhammad saw.

14. Kalaupun Isa as dianggap istimewa krn lahir tanpa ayah, sesungguhnya nabi adam hadir tanp ayah dan ibu sedangkan siti hawa hadir tanpa ibu, tentu ini kejadian yg lebih luar biasa dibandingakan penciptaan nabi Isa as.

إن مثل عيسى عند الله كمثل آدم خلقه من تراب ثم يقول له كن فيكون
 
Sesungguhnya perumpamaan Isa di sisi Allah adalah sebagaimana adam. Allah menciptakan Adam dari tanah kemudian mengatakan :"jadilah!" Maka terjadilah.
Mudah bagi Allah untuk menciptakan nabi Isa as dgn cara apapun.

15. Ketiga: krn semua ciptaan Allah makhluk hidup bernyawa atau makhluk benda mati statusnya tidak boleh setara dgn Allah sebagai pencipta.

16. Inilah inti diutusnya para nabi dan rasul dari mulai nabi adam sampai nabi muhammad saw termasuk nabi Isa as, yg pada hakikatnya seruannya adalah:
"Tidak ada yg berhak disembah selain Allah SWT" Termasuk nabi Isa as tidak berhak untuk disembah.

Keterangan Photo : Bersama Tokoh, Ulama dan masyarakat seusai ceramah Maulid di Masjid Jami' Kec.Medan Belawan

Oleh: Salman Alfarisi, Lc. MA


sumber : pksmedan.com

Tuesday, December 22, 2015

Twitter

RT @berita3jambi: Pengertian Administrasi Perkantoran dan Ruang Lingkupnya https://t.co/7agAnbDAHK


from Twitter https://twitter.com/berita3jambi

Pengertian Administrasi Perkantoran dan Ruang Lingkupnya https://t.co/PgTFUNPS6v


from Twitter https://twitter.com/berita3jambi

Twitter

@bersiapcom Pengertian Telnet https://t.co/ycGlveEilV


from Twitter https://twitter.com/berita3jambi

Monday, December 21, 2015

Jalin Komunikasi Politik, PKS Silaturahim Ke Presiden Jokowi di Istana Merdeka

Jalin Komunikasi Politik, PKS Silaturahim Ke Presiden Jokowi di Istana Merdeka
PKSMEDAN.com - Pimpinan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melakukan silaturahim ke Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo sebagai bagian dari menjalin komunikasi politik PKS dengan berbagai elemen bangsa.

Presiden PKS Sohibul Iman didampingi Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Mardani Ali Sera, Bendahara Umum Mahfudz Abdurrahman, Ketua Bidang Politik, Hukum, dan HAM (Polhukam) Al-Muzzammil Yusuf, Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Wirianingsih, dan Ketua Bidang Pekerja, Petani dan Nelayan (BPPN) Ledia Hanifah Amalia. Jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS bertemu Presiden Jokowi, Senin (21/12) di Istana Negara, Jakarta.

Menurut Sohibul Iman, rencana untuk bersilaturahim ke berbagai elemen politik merupakan program kepengurusan PKS periode 2015-2020 sebagai bagian dari upaya membangun suasana kondusif dalam politik dan kenegaraan.

“Jika parpol punya hubungan yang baik dengan berbagai elemen politik bangsa, maka banyak hal terkait kepentingan rakyat yang bisa diselesaikan dengan baik dengan mengutamakan kepentingan rakyat,” ujar Sohibul Iman.

Silaturahim ini, lanjut Sohibul, tidak akan mengubah posisi PKS sebagai partai oposisi loyalis.  PKS akan tetap bersikap kritis terhadap kebijakan pemerintah yang merugikan rakyat, dan mendukung program-program pemerintah yang dibuat untuk kebaikan bangsa.

Silaturahim ini juga tidak akan mengubah posisi PKS di Koalisi Merah Putih (KMP). “PKS tetap berada dan terikat dengan kesepakatan-kesepakatan yang ada di KMP,” tandas Sohibul.  

Selain bersilaturahim, ujar Sohibul Iman, PKS juga menyampaikan pemikiran terkait dua hari besar yang diperingati secara nasional maupun internasional dalam waktu dekat ini. Kedua hari besar tersebut adalah Hari Buruh Migran Internasional dan Hari Ibu.

“Terkait pekerja migran, kami meminta Pak Jokowi dan kabinet dapat menekan tingkat pengabaian hak-hak pekerja migran.  Sementara terkait Hari Ibu, PKS juga meminta pemerintah dapat terus meningkatkan perhatian pada upaya pengarusutamaan keluarga dan ketahanan keluarga,” ungkap pria kelahiran Tasikmalaya, 50 tahun lalu ini.

Terakhir, Sohibul Iman juga menyampaikan tentang rencana PKS menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) pada pertengahan bulan Januari 2016 mendatang, sebagai bagian dari konsolidasi kepengurusan baru PKS.

Keterangan Foto: Suasana silaturahim Pimpinan PKS bersama Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, Senin (21/12) di Istana Negara, Jakarta.


sumber : pksmedan.com

Ibu Sekolah Pertama dan Utama Bagi Anak-Anaknya

Ibu Sekolah Pertama dan Utama Bagi Anak-Anaknya
PKSMEDAN.com - Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPW PKS Sumatera Utara (Sumut) Fitri Gustiana, mengingatkan peran ibu sebagai sekolah pertama dan utama bagi anak-anaknya. Hal ini diungkapkannya disela-sela kegiatan silaturahmi, Senin (21/12) di Deli Tua Kabupaten Deli Serdang. 

Fitri mengatakan sekolah merupakan wadah untuk proses belajar menjadi lebih baik, dari yang tidak tau menjadi tau. Itu merupakan tugas utama seorang ibu. “Ibu sebagai pengajar pertama yang mempersiapkan seorang anak menjadi generasi yang tangguh dan berakhlak mulia. Ditangan ibulah generasi-generasi penerus bangsa dicetak,” ungkap Fitria yang merupakan ibu dari 4 orang anak. 


Oleh sebab itu, menurut Fitri, sudah selayaknya seorang ibu melaksanakan tugasnya dengan baik dan bangga menjadi seorang ibu yang selalu mengabdikan sebagian besar waktunya untuk mendidik dan mengasuh anak-anaknya. “Ibu adalah seorang pendidik di rumah, sedangkan sosok ayah adalah kepala sekolahnya,” ujarnya. 


BPKK DPW PKS Sumut bersama rombongan berkesempatan silaturrahmi ke rumah Yurni, tepatnya di Desa Kedai Durian Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang. Yurni berprofesi sebagai bilal mayit. Selain itu ibu yang berusia 48 tahun ini juga menjadi guru marhaban, guru ngaji anak-anak maupun dewasa. Beliau juga sering diundang mengisi ceramah pengajian. [sak]


sumber : pksmedan.com

Rumah Aleg PKS Ini Diserbu Ormas Pemuda Pancasila

Rumah Aleg PKS Ini Diserbu Ormas Pemuda Pancasila
PKSMEDAN.com - Rumah Aleg PKS Kota Tangerang yang berasal dari Dapil dua tiba-tiba tampak ramai di datangi sejumlah ormas kepemudaan setempat pada senin malam (21/12). Kedatangan ormas yang dipimpin langsung oleh ketua dan juga wakilnya ini dalam rangka silaturrahim kepada Aleg PKS.

"Kami datang untuk bersilaturahim dan menyampaikan program terkait kampung yang kita cintai ini" ujar sanjaya yang juga ketua PP Kel. Keroncong.

Sanjaya menambahkan hal ini dia lakukan mengingat Deden saat ini adalah tokoh dan harapan masyarakat Jatiuwung dan Kota Tangerang yang memiliki jiwa kepemudaan dan lebih terbuka dalam menyikapi berbagai persoalan yang ada. Selain itu Aleg PKS yang satu ini juga bisa diterima banyak kalangan.

"Kami berharap dukungan dan partisipasi dari anggota dewan dalam hal ini dewan yang berasal dari PKS terkait keberadaan PP setempat" ujar Abel selaku wakil PP Keroncong.

Menanggapi masukan dan saran dari tokoh PP ini Deden, begitu biasa aleg ini disapa mengatakan :

"Saya sangat mendukung program yang disampaikan oleh teman-teman ini, terutama terkait keberadaan Pemuda Pancasila dalam kegiatan yang sifatnya positif." ujar Deden menanggapi kunjungan ormas ini.

Karena menurut anggota dewan yang memiliki dua putra ini,  PP harus menjadi unsur penting dalam proses perubahan dalam rangka perbaikan.

"Keberadaan ormas harus bisa menjadi unsur perubahan dalam perbaikan di berbagai sisi serta mampu menjadi pioner bagi keamanan dan ketentraman masyarakat sekitar khususnya dan Kota Tangerang yang kita cintai ini". Ujar Dewan termuda di Kota Tangerang ini. [Abu Ghozy]


sumber : pksmedan.com

Sunday, December 20, 2015

Sambut Hari Ibu, PKS Se-Dapil 1 Kota Medan Gelar Porseni

Sambut Hari Ibu, PKS Medan Area Gelar Porseni
PKSMEDAN.com - Dalam rangka memperingati hari Ibu yang jatuh pada hari Selasa, 22 Des 2015 PKS Cada 1 menggelar Pekan Olah Raga dan Seni Anak Kader PKS se-cada 1 yaitu turnamen futsal dan lomba estafet yang diadakan pada hari minggu, 20 des 2015.

Kegiatan diikuti seluruh anak kader PKS yang ada di Medan Kota, Medan Area, Medan Denai, dan Medan Amplas. Anak kader yang mengikuti kegiatan porseni adalah yang sudah di tarbiyah maupun belum tarbiyah. Ibu Laila Fathi yg merupakan salah satu tokoh Bidpuan di DPD PKS Kota Medan mengatakan melalui kegiatan Porseni ini tarbiyah anak kader akan lebih di tingkatkan lagi. Yakni anak-anak yang belum tarbiyah akan kita buka pengajian baru khusus anak kader. Hal ini bertujuan untuk lebih meningkatkan ilmu pengetahuan agama pada si anak. Imbuh Ibu Laila Fathi yang juga merupaka Caleg No 3 di dapil 1 pada tahun 2014 lalu dari PKS.

Asmui Lubis mengatakan pada sambutannya bahwa kegiatan anak-anak kader ini merupakan aset kita dalam berdakwah. Mereka adalah generasi penerus para orang tuanya. Oleh jarena itu mereka perlu dibina dari kacil hingga mereka tumbuh sampai menjadi orang tua kembali. "Itulah regenarasi yang akan kita buat pada jamaah kita guna untuk mengokohkan tarbiyah kita,"Imbuh aleg PKS yang menjabat di Komisi A DPRD Medan.

Rangkaian kegiatan Porseni anak kader adalah Turnamen futsal, lomba lari estafet, lomba menggambar, lomba melukis, lomba mewarnai, lomba kalighrafi, lomba pidato dan lomba baca puisi.

Untuk turnamen futsal dan lari estafet sudah berlangsung dini hari dan final futsal akan dilanjutkan kembali pada tgl 24 des 2015. Sementara lomba lainnya akan diadakan di tgl 24 des 2015 di SDIT. [Syf]


sumber : pksmedan.com

Agar Hidup Berkah, Ini Tiga Nasihat Habib Salim Segaf

Agar Hidup Berkah, Ini Tiga Nasihat Habib Salim Segaf
PKSMEDAN.com - Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Aljufri menyampaikan nasihat agar setiap manusia hendaknya terus ingat tentang tiga hal sepanjang 24 jam penuh dalam hidupnya agar keberkahan selalu menaungi.

Nasihat tersebut disampaikan oleh Habib Salim dalam Pengajian Bulanan yang diselenggarakan oleh Majelis Taklim Askar di Perumahan Town House, Pondok Bambu, Jakarta Timur, Jumat (18/12/2015) malam.

“Pertama, kenikmatan dari Allah SWT yang harus selalu disyukuri. Karena, sudah terlalu banyak nikmat yang diberikan oleh Allah, termasuk dengan cara memuliakan orang tua,” tutur lembut Habib Salim.

Kedua, kata mantan Duta Besar Ri untuk Arab Saudi ini, memperbanyak istighfar, minta ampun kepada Allah SWT atas segala dosa yang telah diperbuat. Habib Salim lenajutkan, manusia tempatnya khilaf dan dosa, maka istighfar adalah sarana untuk menggugurkan dosa.

“Ketiga, hendaknya manusia banyak bersabar dalam menghadapi segala cobaan. Karena, sejatinya, Allah akan senantiasa memberikan cobaan kepada para hamba-Nya sesuai dengan kemampuannya, sebagaimana tertuang dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 286,” pesan doktor Bidang Fiqh Universitas Madinah ini.

Habib Salim menyampaikan tausiyah ini di hadapan tidak kurang dari 50 orang jamaah yang rutin menggelar pengajian bulanan.

Diketahui, Majelis Taklim Askar rutin mengadakan pengajian bulanan pada Jumat pekan ketiga dengan mengundang tokoh-tokoh nasional sebagai penceramah, seperti Habib Salim Segaf Aljufri dan Hidayat Nur Wahid. [Humas DPP PKS]


sumber : pksmedan.com

PKS Desak Amandemen UU Penempatan dan Perlindungan TKI

PKS Desak Amandemen UU Penempatan dan Perlindungan TKI
PKSMEDAN.com - Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang Tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri dinilai tidak mampu menjawab berbagai macam permasalahan pekerja migran Indonesia.

Presiden PKS Mohamad Sohibul menekankan amandemen UU 39 Tahun 2004 perlu segera dilakukan dan meningkatkan aspek perlindungan pekerja di luar negeri.

“Saat ini sebagian besar substansi UU 39 Tahun 2004 mengatur tentang penempatan. Supaya aspek-aspek perlindungan pekerja migran lebih dominan, perlu ada atase sosial di luar negeri,” kata Sohibul Iman dalam acara Peringatan Hari Buruh Migran Internasional di Kantor DPP PKS, MD Building Jakarta, Ahad (20/12/2015).

Pria yang akrab disapa Kang Iman ini meyakini pada dasarnya seorang warga negara Indonesia ingin bekerja di negerinya sendiri. Ia menyebut keputusan bekerja di luar negeri bukan keterpaksaan, tetapi karena ada pilihan.

“Kalau terpaksa, pekerjaan seadanya diterima. Tetapi kalau pilihan, berarti ada kesempatan lebih baik yang bisa diambil. Namun sayang, kesempatan itu biasanya pekerjaan di sektor-sektor yang kurang skill, seperti menjadi asisten rumah tangga,” ujar Kang Iman.

Kang Iman menegaskan PKS siap melakukan pendampingan bagi para pekerja migran di luar negeri melalui Pusat Informasi dan Pelayanan (PIP). PIP PKS, lanjut Kang Iman, tersebar di berbagai negara, termasuk negara dengan jumlah pekerja migran Indonesia yang cukup besar.

“PIP PKS siap melakukan pendampingan TKI yang purna. Masalah tiap negara beragam, perlu pendampingan  pemerintah, kedutaan termasuk PKS untuk memberikan pemahaman,” jelasnya.

Mengenai hukuman mati di Arab Saudi, Kang Iman menilai nasib pekerja migran merupakan tanggung jawab pemerintah. Tidak hanya menghormati hukum di negara yang bersangkutan, tetapi pemerintah juga wajib mempertanggungjawabkan nasib pekerja migran Indonesia disana.

“Asal kita tidak terlambat, dasarnya kasus-kasus hukuman mati itu kita bisa bebas. Tetapi kalau pembelaan terlalu dekat dengan waktu eksekusi, maka wakil pemerintah di negara yang bersangkutan pun sulit melakukan lobi. Quick a lot, perlu kesiapan jauh-jauh hari,” papar Kang Iman.

Bidang Pekerja, Petani, dan Nelayan (BPPN) DPP PKS  menggelar peringatan Hari Pekerja Migran Internasional bersama kelompok purna pekerja migran yang berasal dari Cirebon, Indramayu, Karawang, Sukabumi, dan Purwakarta.

Bersama pimpinan DPP PKS, mereka melakukan video conference dengan para pekerja migran Indonesia di lima negara, antara lain Hongkong, Korea, Malaysia, Taiwan, dan Arab Saudi.

[Humas DPP PKS]



sumber : pksmedan.com

Presiden PKS : Kami Siap Perjuangkan Pekerja Migran

Presiden PKS : Kami Siap Perjuangkan Pekerja Migran
PKSMEDAN.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman menegaskan pihaknya siap berkhidmat untuk para pekerja migran. Ia mengungkapkan tiga masalah utama yang dihadapi pekerja migran Indonesia di luar negeri.

“49 persen masalah pekerja migran di luar negeri karena gaji, 16 persen masalah penempatan, dan 11 persen karena sakit. PR kita bagaimana menyelesaikan persoalan-persoalan itu,” kata Sohibul Iman saat memberikan arahan dalam acara Peringatan Hari Buruh Migran Internasional di Kantor DPP PKS, MD Building Jakarta, Ahad (20/12/2015).

Sohibul Iman menjelaskan makna berkhidmat pada tagline PKS mengandung tiga level. Pertama, terkait pelayanan (charity) kepada para pekerja migran agar masalah bisa diselesaikan dengan sebaik-baiknya.

“Kedua adalah pemberdayaan, dengan memberdayakan purna pekerja migran agar tidak muncul masalah baru sekembalinya dari luar negeri. Ketiga adalah advokasi atau pembelaan. Ini masuk ranah hukum dan kebijakan,” jelasnya.

Terkait advokasi, Sohibul Iman berharap kader-kader PKS di dalam struktur, legislatif, dan eksekutif betul-betul memperjuangkan para pekerja migran. Supaya pelayanan dan pemberdayaan yang dilakukan PKS dapat memiliki payung kebijakan.

Bidang Pekerja, Petani, dan Nelayan (BPPN) DPP PKS  menggelar peringatan Hari Pekerja Migran Internasional bersama kelompok purna pekerja migran yang berasal dari Cirebon, Indramayu, Karawang, Sukabumi, dan Purwakarta.

Bersama pimpinan DPP PKS, mereka melakukan video conference dengan para pekerja migran Indonesia di lima negara, antara lain Hongkong, Korea, Malaysia, Taiwan, dan Arab Saudi.

Selain Sohibul Iman, hadir pada kesempatan itu, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Ketua Bidang Pekerja, Petani, dan Nelayan (BPPN) DPP PKS Ledia Hanifa Amaliah, serta Ketua Badan Pembinaan dan Pengembangan Luar Negeri DPP PKS Taufik Ramlan Wijaya.

Hadir pula purna pekerja migran yang sukses setelah kembali dari luar negeri. Diantaranya, Ribut yang menjadi anggota legislatif dari Dapil Ponorogo, Jawa Timur serta Ali yang sukses menjadi pengusaha oleh-oleh di rest area KM 97 Tol Cipularang, Jawa Barat.

Keterangan Foto: Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman memberikan paparan dalam Peringatan Hari Buruh Migran Internasional di Kantor DPP PKS, MD Building Jakarta, Ahad (20/12/2015).


sumber : pksmedan.com

Masalah Buruh Migran 80 Persen Ada di Dalam Negeri

Masalah Buruh Migran 80 Persen Ada di Dalam Negeri
PKSMEDAN.com - Ketua Bidang Pekerja, Petani, dan Nelayan (BPPN) Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS), Ledia Hanifa Amaliah menyebut 80 persen masalah buruh migran Indonesia ada di dalam negeri.

Ledia menyampaikan banyak keruwetan sudah terjadi jelang keberangkatan para buruh migran termasuk saat kepulangan. Ia mencontohkan tak sedikit buruh migran menghabiskan tabungan selama bekerja di luar negeri dengan cara yang tidak tepat.

"Di Indonesia ini masalah buruh migran mulai gaduh ketika pekerja kita di luar negeri akan dihukum mati. Contoh lainnya, masalah perubahan isi kontrak kerja beberapa jam sebelum keberangkatan. Fenomena ini menunjukkan keruwetan undang-undang di Indonesia mengatur buruh migran," kata Ledia dalam acara Peringatan Hari Buruh Migran Internasional di Kantor DPP PKS, MD Building Jakarta, Ahad (20/12/2015).

Ledia menegaskan PKS telah melakukan berbagai aksi membantu para pekerja di luar negeri. PKS, lanjutnya, bergerak melalui Pusat Informasi dan Pelayanan (PIP) di luar negeri untuk melakukan pembinaan dan pendampingan.

"Alhamdulillah, banyak purna TKI kita yang sukses setelah kembali dari luar negeri. Ada yang berhasil mengembangkan usaha pertanian juga perikanan. Ini menunjukkan adanya potensi yang memang pendampingannya tidak mudah. Semoga dengan acara yang PKS gelar ini bisa memberikan semangat bagi para pekerja dan keluarganya," ujar Ledia.

Bidang Pekerja, Petani, dan Nelayan (BPPN) DPP PKS  menggelar peringatan Hari Pekerja Migran Internasional bersama kelompok purna pekerja migran yang berasal dari Cirebon, Indramayu, Karawang, Sukabumi, dan Purwakarta. Pimpinan DPP PKS menyempatkan menyapa para pekerja migran Indonesia di lima negara, antara lain Hongkong, Korea, Malaysia, Taiwan, dan Arab Saudi melalui video conference.

Selain Ledia, hadir pada kesempatan itu, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, dan Ketua Badan Pembinaan dan Pengembagan Luar Negeri DPP PKS Taufik Ramlan Wijaya.

Hadir pula purna pekerja migran yang sukses setelah kembali dari luar negeri. Diantaranya, Ribut yang menjadi anggota legislatif dari Dapil Ponorogo, Jawa Timur serta Ali yang sukses menjadi pengusaha oleh-oleh di rest area KM 97 Tol Cipularang, Jawa Barat.

Keterangan Foto: Ketua Bidang Pekerja, Petani, dan Nelayan (BPPN) Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS), Ledia Hanifa Amaliah memberikan paparan soal nasib buruh migran dalam Peringatan Hari Buruh Migran Internasional di Kantor DPP PKS, MD Building Jakarta, Ahad (20/12/2015).


sumber : pksmedan.com

Friday, December 18, 2015

Bidpuan PKS Sulsel Belajar Kerja Keras dari Ibu-ibu Pedagang Kaki Lima

Bidpuan PKS Sulsel Belajar Kerja Keras dari Ibu-ibu Pedagang Kaki Lima
PKSMEDAN.com - Menyambut hari Ibu yang diperingati tanggal 22 Desember mendatang, Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPW PKS Sulawesi Selatan (Sulsel) mengunjungi Ibu-ibu pedagang kaki lima di pasar tradisional yang tersebar di Kota Makassar.

"Seorang Ibu akan bekerja keras membantu perekonomian keluarga. Bahkan ada juga yang menjadi tulang punggung keluarga. Kami turun langsung menyapa kaum Ibu yang luar biasa itu. Kami ingin belajar banyak hal dari mereka, belajar tentang kerja keras," kata Ketua BPKK PKS Sulsel Susi Smita saat mengunjungi Pasar Tidung, Makassar, Jumat (18/12/2015).

Tak sekedar kunjungan, kader perempuan PKS juga memborong dagangan Ibu-ibu pedagang kaki lima. Halimah, seorang pedagang kaki lima, merasa senang saat warungnya dikunjungi.

"Ini silaturahim sesama Ibu-ibu, sangat bahagia, apalagi mereka juga belanja," kata Halimah.

Susi Smita menambahkan, BPKK PKS se-Sulsel juga mengadakan kunjungan tokoh dan lomba menulis tentang perempuan dalam rangka Hari Ibu. "Setiap DPD PKS se-Sulsel mengadakan kegiatan yang sama," pungkas Susi.

Keterangan Foto: Kader perempuan PKS Sulawesi Selatan saat mengunjungi Ibu-ibu pedagang kaki lima di Pasar Tidung, Makassar, Jumat (18/12/2015).
 


sumber : pksmedan.com

Thursday, December 17, 2015

PKS Memastikan Posisi Fahri Hamzah Tetap di Pimpinan DPR

PKS Memastikan Posisi Fahri Hamzah Tetap di Pimpinan DPR
PKSMEDAN.com - DPP PKS membantah kabar yang menyebut Fahri Hamzah diminta mundur menyusul langkah Setya Novanto. Sekjen DPP PKS Taufik Ridlo memastikan, PKS berketetapan untuk tetap memastikan posisi Fahri Hamzah di pimpinan DPR.

"Setahu saya enggak ada pencopotan Fahri Hamzah dari jabatannya. Namanya juga berita, kadang tak benar," katanya, Kamis (17/12).

Taufik menegaskan, hingga saat ini tak ada informasi demikian di internal PKS. Ia bahkan meminta sejumlah pihak untuk memastikan siapa yang menghembuskan rumor perintah pencopotan tersebut.

"Intinya tak ada pencopotan Fahri Hamzah dari PKS," ujarnya menegaskan. [ROL]


sumber : pksmedan.com

Ini Tanggapan Fahri Hamzah Terkait Surat Penonaktifan Akbar Faisal

Ini Tanggapan Fahri Hamzah Terkait Surat Penonaktifan Akbar Faisal
PKSMEDAN.com - Menanggapi dinamika pemberitaan dan berbagai tanggapan baik dari rekan-rekan sesama anggota DPR maupun masyarakat, terkait surat penonaktifan Sdr. Akbar Faizal dari keanggotaan Mahkamah Kehormatan Dewan pada 16 Desember 2015, berikut beberapa hal yang perlu saya jelaskan :

1. Surat kepada pimpinan MKD tentang penonaktifan Sdr. Akbar Faizal adalah merupakan tindak lanjut dari surat pimpinan MKD yg telah memutuskan menerima pengaduan dan tindakan kepada Sdr. Akbar Faizal. Hal itu sesuai dengan Peraturan DPR Nomor 2 Tahun 2015 Tentang Tata Beracara MKD, khususnya Pasal 36 dan 37.

Pasal 36 (2):
Jika ada Pengaduan tentang dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan sidang sebagaimana diatur dalam Peraturan ini yang dilakukan oleh Pimpinan dan/ atau anggota MKD, Pengaduan ditindaklanjuti oleh MKD berdasarkan hasil rapat MKD.

Pasal 37 (1):
Dalam hal Teradu adalah Pimpinan dan/atau Anggota MKD dan Pengaduan dinyatakan memenuhi syarat dan lengkap dalam sidang MKD, MKD memberitahukan kepada Pimpinan DPR dan pimpinan fraksi bahwa Teradu akan diproses lebih lanjut.

Pasal 37 (2):
Setelah menerima pemberitahuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pimpinan DPR menonaktifkan sementara waktu pimpinan dan/ atau Anggota MKD yang diadukan.

2. Dalam hal surat dimaksud di atas saya hanya membubuhkan tanda tangan di atas draft surat yg dibuat oleh Sekretariat Rapat Pimpinan. Saya tidak dapat menolak atau menyetujui, karena sifat Pimpinan DPR hanya meneruskan Surat MKD.

3. Perlu diketahui bahwa saya adalah Koordinator Kesra yang bertanggung jawab atas surat-menyurat antara pimpinan DPR dan MKD. Tidak ada yang bersifat pribadi dalam surat tersebut. Semua surat merupakan hasil rapat baik MKD maupun pimpinan DPR.

4. Pimpinan DPR tidak mempunyai wewenang membuat keputusan yang bersifat pribadi, karena masing-masing pimpinan DPR hanya speaker atau juru bicara. Semua keputusan dibuat oleh AKD (Alat Kelengkapan Dewan) seperti komisi dan badan, termasuk dalam hal ini adalah Mahkamah Kehormatan Dewan.

Demikian penjelasan yang dapat saya berikan, untuk mendudukkan persoalan ini pada tempatnya.

[Fahri Hamzah]


sumber : pksmedan.com

Junaidi : BRI dan BNI Harus Perjelas Status Kredit Petambak Eks Dipasena

Junaidi: BRI dan BNI Harus Perjelas Status Kredit Petambak Eks Dipasena
PKSMEDAN.com - Anggota Komisi XI DPR RI asl Lampung Ahmad Junaidi Auly meminta agar PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk  memperjelas status kredit ribuan petambak eks Dipasena Citra Dharmaja (DCD).

Di sela rapat dengar pendapat Komisi XI DPR RI dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Ruang Rapat Komisi XI (17/12/2015), Junaidi menekankan bahwa alokasi anggaran OJK yang cukup besar diharapkan bermuara pada kontrol yang lebih baik terutama terhadap bank-bank yang mengalami permasalahan di daerah-daerah.

“Kita menginginkan pengawasan yang lebih tuntas agar tidak terjadi lagi kasus seperti lebih dari 3000 petambak Dipasena mengalami ketidakjelasan terhadap angka kredit yang telah diberikan oleh BRI dan BNI,” ujar Jun.

Diberitakan pada Mei 2014, Komnas HAM telah memediasi pertemuan petambak Dipasena, dengan bank, dan perusahaan. Sebelumnya ribuan petambak udang eks-Dipasena terpaksa menandatangani perjanjian akad kredit dengan BNI dan BRI.

Status utang kredit menjadi beban petambak, namun petambak tidak menguasai secara langsung dan tidak pernah mendapatkan status laporan hutang dari bank. Sedangkan kredit tersebut dinikmati oleh PT. Aruna Wijaya Sakti/Charoen Phokpand Group (PT AWS/CPP) sebagai konsekuensi dari perjanjian kemitraan inti-plasma.

Komisi XI DPR RI sendiri menyetujui anggaran sebesar Rp 3.94 triliun bagi OJK dalam postur APBN-P 2016. Anggaran tersebut mengalami kenaikan 9% dibandingkan tahun sebelumnya. Menurut Junaidi, dengan pertambahan anggaran tersebut diharapkan kinerja OJK terus meningkat namun tetap berorentasi kepada efisiensi dan efektivitas.

"Ke depan OJK harus melakukan langkah-langkah optimalisasi khususnya dalam fungsi pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di sektor jasa keuangan," ujar Jun. Dengan demikian, lanjutnya, permasalahan menyangkut keuangan khususnya pada lembaga perbankan dapat diminimalkan. [PKS Lampung]


sumber : pksmedan.com

Iskan Qolba Lubis : Freeport Harus Patuh UU Minerba

Iskan Qolba Lubis : Freeport Harus Patuh UU Minerba
PKSMEDAN.com - Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS Iskan Qolba Lubis menegaskan PT Freeport Indonesia (PTFI) harus mematuhi UU Minerba. Demikian disampaikan Iskan dalam Diskusi Publik dan Pernyataan Sikap "Tegakkan Kedaulatan Negara di Tambang Freeport" di Ruang GBHN Nusantara V MPRI RI Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (17/12).

“Kita ini negara berdaulat. Freeport harus mematuhi UU Minerba,” kata Iskan.

Anggota Dewan dari) Sumatera Utara II ini juga mengatakan PKS mendukung terbentuknya Panitia Khusus (Pansus) Freeport dan mengajukan Hak Angket kepada pemerintah. Ia juga mendukung pemeriksaan oknum pejabat pemerintah yang manipulatif dan bersekongkol dengan Freeport.

“PKS setuju Pansus Freeport, akan kita buktikan dan buka selebar-lebarnya. PKS siap memperjuangkannya, agar kita tak punya beban sejarah,” kata Iskan.

Dengan berlakunya UU Minerba No. 4 Tahun 2009, PTFI berkewajiban menyesuaikan seluruh ketentuan dalam Kontrak Karya (KK) dengan ketentuan yang ada dalam UU Minerba. Pelaksanaan penyesuaian ketentuan KK ini berlangsung dalam proses renegosiasi kontrak yang antara lain difokuskan pada penentuan luas wilayah, kewajiban divestasi, kewajiban penggunaan produk dalam negeri, peningkatan penerimaan negara, kewajiban smelting dalam negeri dan penetapan periode kontrak. Namun meskipun proses renegosiasi telah berlangsung lebih dari 5 tahun, PTFI tetap menolak mematuhi perintah UU Minerba No. 4 Tahun 2009.

Sumber: Humas Fraksi PKS DPR RI


sumber : pksmedan.com

Wednesday, December 16, 2015

Spesial Hari Ibu, PKS Gelar Lomba Photo dan Selfie Bareng Ibu

Spesial Hari Ibu, PKS Gelar Lomba Photo dan Selfie Bareng Ibu
PKSMEDAN.com - Menjelang peringatan Hari Ibu pada 22 Desember 2015mendatang, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar sejumlah kegiatan. Salah satunya foto selfie dengan ibunda tersayang.

Koordinator Humas “Rangkaian Acara Pemaknaan Hari Ibu” Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS Widiana mengatakan, PKS menggelar berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ibu.

Widiana menyebutkan diantaranya Lomba Selfie Bareng Ibunda, kunjungan muhibah ke Lapas Wanita di Pondok Bambu Jakarta Timur, serta Talkshow Penguatan Peran Ibu.

"Ini bertujuan untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat, khususnya lagi anak-anak kita akan kasih sayang dan pengorbanan Ibunda," ujar Widiana di Kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (16/12/2015).

Widiana mengatakan, PKS sangat memberi perhatian besar terhadap masalah ketahanan keluarga Indonesia. Pilar ketahanan keluarga salah satunya adalah keberadaan Ibu.

Karena itu, mendorong peningkatan kualitas dan kapasitas Ibu harus menjadi program utama semua pihak pemangku kepentingan.

"PKS menjadikan program ini sebagai prioritas. Menjadikan Ibu sebagai pilar rumah tangga dan masyarakat. Ibu harus mendapatkan penghargaan yang layak," ucapnya.

Widiana mengatakan, kegiatan-kegiatan yang digelar PKS ini hanya sebagai cara untuk mendorong agar masyarakat terus mengingat jasa orang tuanya sehingga memberi penghargaan kasih sayang yang berarti. Tidak hanya terbatas pada Hari Ibu. [tribunnews]


sumber : pksmedan.com