Wednesday, September 28, 2016

Ketua BP3 PKS Medan Minta Pemko Medan Antisipasi Tingginya Intensitas Hujan dan Angin Kencang

Ketua BP3 PKS Medan Minta Pemko Medan Antisipasi Tingginya Intensitas Hujan dan Angin Kencang
PKSMEDAN.com - Permasalahan klasik seperti banjir ketika hujan datang yang kerap terjadi di Kota Medan  yang sudah demikian kompleks ini.

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Medan yang juga Ketua Tim Saksi Eldin- Akhyar pada pilkada kemarin M Hamzah Sinaga menyarankan agar Pemko Medan segera melakukan antisipasi tingginya intensitas hujan dan angin kencang.

"Selain banyaknya tumpukan sampah di setiap selokan yang menyebabkan penyumbatan, pendangkalan sungai dan parit akibat sendimentasi serta hilangnya daerah tangkapan air seperti sawah, rawa dan hutan bakau, turut andil melengkapi persoalan yang dirasakan masyarakat dikala hujan deras mengguyur kota ini," ujar Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, kepada wartawan di Medan, Kamis (29/09).

Hamzah menilai, dengan semakin berkurangnya ruang terbuka hijau (RTH) yang ada saat ini, serta koneksi antara drainase tidak terhubung dengan baik, akhirnya membuat genangan air di ruas-ruas jalan kota, baik protokol maupun non protokol menjadi tidak terelakkan.

Dia menyarankan kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan, agar mempercepat melakukan perbaikan drainase yang menjadi penyebab kebanjiran dan melakukan pemangkasan pohon-pohon yang sudah lebat ranting-rantingnya untuk mengantisipasi tumbang.

"Apalagi melihat kondisi tata kota dan tata bangunan di Medan saat ini semakin amburadul. Meskipun secara pembangunan terlihat maju, tapi kalau dampak pembangunannya tidak dipikirkan juga, maka beginilah kejadiannya," ungkapnya.

Dengan demikian, lanjut Hamzah, Walikota akan dapat mensinergikan semua potensi aparatur di jajaran Pemko Medan untuk dapat mengatasi masalah banjir ini.

"Menggerakkan perangkat kecamatan untuk aksi tanggap darurat dititik potensial banjir, mulai dari tingkat kepala lingkungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), hingga Dinas Kebersihan sampai dengan tata kota dapat disinergikan, untuk mengatasi persoalan ini," tambahnya. [syf]


sumber : pksmedan.com

Monday, September 26, 2016

Anies Baswedan : Ini Karena Sikap Kenegarawanan Pimpinan PKS


Anies Baswedan : Ini Karena Sikap Kenegarawanan Pimpinan PKS
PKSMEDAN.com - Calon Gubernur DKI Jakarta yang diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera  (PKS), Anies Rasyid Baswedan menyampaikan rasa hormat atas kebijaksanaan dan sikap kenegarawanan pimpinan PKS, yang telah memberi kesempatan kepada dirinya dan Sandiaga Salahuddin Uno untuk maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

Anies menyampaikan, sejak 2014 hingga beberapa waktu lalu ia menjadi pembantu Presiden Jokowi. Sementara PKS dan Gerindra berada di tempat yang berbeda. Namun karena sikap kenegarawanan pimpinan PKS dan Gerindra, dirinya yang pernah berbeda posisi justru diberi amanah oleh kedua partai tersebut untuk maju sebagai  cagub.

“Ini karena sikap kenegarawanan pimpinan PKS. Hari ini kedewasaan dan kenegarawanan itu ditunjukkan sehingga kita bisa bersama-sama,” kata Anies saat bersama cawagub Sandiaga Uno bersilaturahim ke kantor DPP PKS di Jalan Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan,  Minggu (25/9) sore.

Kedua pasangan cagub dan cawagub itu hadir bersama istri masing-masing. Sementara dari pimpinan PKS hadir  Ketua dan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Habib Salim Segaf Aljufri dan Hidayat Nur Wahid, Presiden dan Sekjen PKS Muhamad Sohibul Iman dan Mustafa Kamal, Ketua Dewan Syariah Pusat Surahman Hidayat, Ketua Majelis Pertimbangan Pusat Suharna Surapranata, serta unsur pengurus DPP lainnya, serta seluruh pimpinan dan pengurus PKS Jakarta mulai tingkat kecamatan, kabupten/kota, sampai pimpinan wilayah.

Lebih lanjut Anies menyampaikan, apa yang dilakukan pimpinan PKS dan Gerindra sejatinya sedang menyampaikan pesan kepada seluruh rakyat Indonesia bahwa perbedaan tidak menjadi kendala untuk melakukan kerja bersama guna melakukan perbaikan.

 “Saya kira saat ini kita sedang mengirim pesan tentang bagaimana bernegara, menjalani tanggung jawab dalam bidang politik. Kedewasaan  (PKS) ini menjadi pesan. Ini bisa terjadi karena sikap kenegarawanan pimpinan PKS,” ulang Anies.

Lebih lanjut Anies menekankan, hadirnya pasangan Anies-Sandi bukan untuk  mengalahkan seseorang, melainkan untuk menang.

“Kalau tujuannya hanya sekedar untuk mengalahkan nanti (misi) akan berubah. Padahal kita membawa misi untuk merubah jakarta. Bahwa dalam proses pemenangan ada yang dikalahkan untuk berbeda. Yang terpenting tujuan kita adalah pemenangan,” tandas Anies. [pks.id]


sumber : pksmedan.com

Tinjau Dampak Banjir, Presiden PKS Turun Langsung Bantu Warga Garut

Tinjau Dampak Banjir, Presiden PKS Turun Langsung Bantu Warga Garut
PKSMEDAN.com - Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman langsung turun meninjau daerah terdampak bencana banjir bandang di desa Lapang Paris Dalam, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Sabtu (24/9/2016) sore.

Sohibul Iman yang juga anggota DPR RI dari dapil Jabar XI kota Kabupaten Tasikmalaya dan Garut ini datang mengunjungi daerah yang ditimpa bencana banjir pada Rabu malam. Dipandu warga setempat, pria yang akrab dengan panggilan Kang Iman ini berkeliling menelusuri gang dan jalan yang dipenuhi lumpur akibat banjir.

Kang Iman juga sempat meninjau lokasi sekolah SMP N 3 yang sebagian bangunannya rusak terkena banjir. Dari dialognya dengan warga terdampak, diketahui bahwa kebutuhan warga saat ini adalah untuk rehabilitasi bangunan rumah dan isinya."Perabot dan meubel warga rusak dan sebagian hanyut terbawa air," ujar Ali salah seorang relawan di lokasi.

PKS telah mendirikan posko bencana yang dipusatkan di kantor DPD PKS Garut. Untuk relawan yang terjun di lapangan, PKS menurunkan lebih dari 200 orang relawan yang disebar di lokasi bencana seperti RSUD, sekolah, rumah ibadah dan perumahan warga.

"Alhamdulillah. Relawan PKS sangat membantu. Kami sangat berterimakasih atas bantuannya" ujar Haji Aang salah seorang warga kepada Presiden PKS. [pks.id]


sumber : pksmedan.com

BPKK DPP PKS Gelar Public Speaking dan Media Relation

BPKK DPP PKS Gelar Public Speaking dan Media Relation
PKSMEDAN.com - Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS menyelenggarakan Diklat Penokohan sesi 2 dengan muatan tema Public Speaking dan Media Relation. Hal tersebut diadakan sebagai bentuk keseriusan mencetak tokoh perempuan yang mampu berbicara dan mampu memberikan pengaruh kepada masyarakat.

"Hakikatnya seorang dai memang harus semestinya bisa memberikan pengaruh kepada orang lain melalui kalimat yang dilontarkan. Kita diperintahkan untuk menyampaikan kalimat-kalimat yang ahsan yakni pada ajakan, misi dan konten yang disampaikan. Jika bicara public speaking, konten yang kita berikan harus sudah kita kuasai," kata Sekretaris BPKK Sri Kusnaeni di Aula Gedung DPP PKS, Jakarta Selatan, Sabtu (24/9).

Selain itu, kata dia, kader perempuan harus mampu menyampaikan dengan kalimat yang mulia atau kalimat yang sopan. Artinya pilihan kata-kata yang disampaikan jangan sampai membuat audiens kita jadi tersinggung.

"Kita juga perlu menggunakan qaulan kariima, kalimat yang baik dan santun. Kalimat yang disampaikan harus disesuaikan dengan audiens yang kita hadapi baik dari tingkat pendidikannya atau latar belakang sosio-demografinya. Dan juga kalimat yang berbobot dan mengena yang memberikan bekas kepada audiens. Maka jangan lupakan bekal kekuatan maknawiyahnya karena pada dasarnya yang membukakan hati adalah Allah SWT. Kita pancarkan kecintaan kita kepada audiens," kata dia.

Sementara itu sebelumnya Ketua BPKK Wirianingsih mengatakan bahwa diklat ini merupakan kelanjutan dari Diklat Penokohan Sesi 1 berupa pengayaan tokoh perempuan terhadap wawasan kebangsaan dan kepemimpinan ini Agustus kemarin.

"Tujuannya untuk meningkatkan mobilitas sumber daya kader secara vertikal maupun horizontal ke berbagai sektor pengabdian, dan tertokohkannya sekurang-kurangnya 1000 kader yang berpengaruh di berbagai sektor pengabdian," kata Wiwi, demikian ia akrab disapa.

Diklat tersebut difasilitasi oleh Tim TRUSCO dan beberapa narasumber seperti Nani Handayani (Super Ustadzah) dan motivator yang juga Ketua Dapartemen Peningkatan Kapasitas Kader

Perempuan BPKK DPP Dwi Septiawati (Super Coach). Training yang mengandung 8 konten diantaranya tehnik menjadi MC, menguasai audiens, berbicara penuh wibawa, menjadi pembicara seminar, menjadi peserta aktif, membuat rilis dan tehnik wawancara di media serta membuat laporan kegiatan. Agenda itu diikuti oleh 60 tokoh perempuan PKS perwakilan wilayah Banjabar dan DKI Jakarta. [pks.id]


sumber : pksmedan.com

Thursday, September 22, 2016

Anggota DPR Asal PKS Ini Minta Bencana Garut dan Sumedang Ditangani Serius

Anggota DPR Asal PKS Ini Minta Bencana Garut dan Sumedang Ditangani Serius
PKSMEDAN.com - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Iskan Qolba Lubis berharap persoalan banjir bandang dan longsor yang melanda kawasan kabupaten Garut dan Sumedang, dapat ditangani secara serius. Sebab, hingga Kamis (22/9), jumlah korban meninggal tercatat sebanyak 26 orang, hilang 18 orang, dan luka-luka sebanyak 433 orang.

Oleh karena itu, Iskan meminta lembaga-lembaga tanggap darurat seperti Badan SAR Nasional (BASARNAS) dan BPBD, juga TNI/Polri dapat berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Barat  untuk mengevakuasi korban secara cepat dan tepat.

“Pemerintah provinsi harus memastikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar dan Badan SAR Nasional (Basarnas) berkordinasi untuk mendirikan posko dan memberikan bantuan segera kepada korban,” jelas Iskan di Jakarta, Jumat (23/9).

Bertambahnya jumlah korban meninggal, menurut Iskan mengindikasikan perlunya terus dilakukan pencarian korban yang belum ditemukan.  

“Perlu terus diintensifkan dalam mencari korban baik yang masih hidup maupun yang sudah tewas, karena berdasarkan laporan banjir dan longsor yang terjadi di kedua kabupaten itu termasuk besar,” jelas Legislator PKS ini.

Sementara terkait dana bantuan bencana, Iskan berharap prosesnya tidak dipersulit dalam hal pencairan. Sehingga, hal itu dapat segera disalurkan kepada korban bencana alam.

Iskan menambahkan, Komisi VIII dan pemerintah telah menyiapkan dana taktis (on call) yang berada di Kementerian Keuangan, dan dapat digunakan kapan pun jika terjadi bencana besar.

"Dalam pencarian dana, kalau perlu pemda mampu jemput bola dalam permohonan pencairan dana tanggap bencana, sehingga bisa segera disalurkan bagi ribuan pengungsi banjir bandang di Garut dan Sumedang. Selain itu, perlu juga segera dikordinasikan penyaluran dana bantuan yang datang dari masyarkat,” kata Iskan.

Sedikitnya, menurut Koordinator Humas dan Protokoler BASARNAS Provinsi Jawa Barat, Joshua Banjarnahor, terdapat 26 orang meninggal akibat bencana banjir bandang dan longsor, dimana 18 di antaranya perempuan dan 8 (delapan) laki-laki.

Banjir bandang dan longsor dipicu hujan intensitas tinggi sejak Selasa (20/9), pukul 19.00 WIB. Curah hujan tinggi menyebabkan debit Sungai Cimanuk dan Sungai Cikamuri naik secara cepat. Saat ini sebagaian banjir sudah surut. Meskipun demikian, menurut BNPB, bencana ini menunjukkan kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) di hulu Sungai Cimanuk sudah rusak dan kritis. [pks.id]


sumber : pksmedan.com

Mantap ! PKS Garut Terjunkan 100 Relawan Bersihkan Lumpur

PKS Garut Terjunkan 100 Relawan Bersihkan Lumpur
PKSMEDAN.com - DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Garut menurunkan sebanyak 100 relawan untuk membantu membersihkan jalanan, halaman dan Komplek RSU dr.Slamet Garut yang masih dikelilingi lumpur tebal dan puing-puing reruntuhan.

Para relawan membersihkan sisa lumpur tebal dan puing-puing reruntuhan pasca banjir sehari yang memporakporandakan penduduk warga, fasilitas kantor dan RSU di Kampung Sukapadang, Kelurahan Sukakarya Kecamatan Tarogong Kidul Garut Jawa Barat. Lumpur dan puing-puing sisa banjir tersebut menyebabkan jalan menuju rumah warga dan gang-gang tertutup, sehingga warga kesulitan mengakses kendaraan sampai ke rumahnya dikarenakan lumpur tebal dan puing-puing reruntuhan masih berantakan.

Ketua Bidang Kepanduan DPD PKS Kabupaten Garut Saefulloh Mubarok mengatakan hal tersebut dilakukan untuk membantu warga. Relawan PKS yang diterjunkan ke lokasi bekerja membersihkan lumpur mulai dari jam 8 pagi hingga petang hari dan dibagi menjadi beberapa titik tempat terparah di Kampung Sukapadang.

“Gotong royong yang dilakukan relawan PKS membersihkan lumpur dan puing-puing untuk meringankan beban warga korban banjir. Sebanyak 100 relawan PKS kerja bakti di Kampung Sukapadang dan halaman RSU,” katanya di lokasi banjir, Kamis (22/9/2016).

Saeful menjelaskan kegiatan yang dilakukan PKS ini sebagai khidmat kepada masyarakat, dan sebenarnya kegiatan seperti itu sudah biasa dilakukan PKS. Di mana ada bencana, di situ biasanya ada relawan PKS yang membantu. [pks.id]


sumber : pksmedan.com

FPKS Tegaskan Tolak Terpidana Hukuman Percobaan di Pilkada 2017

Berkomitmen ! FPKS Tolak Terpidana Hukuman Percobaan di Pilkada 2017
PKSMEDAN.com - Fraksi PKS DPR RI telah menegaskan untuk menolak terpidana hukuman percobaan untuk maju menjadi calon kepala daerah di Pilkada 2017. Sebab, dengan berstatus sebagai terpidana hukuman percobaan, calon kepala daerah tersebut dinilai tidak memiliki integritas, sehingga tidak layak untuk maju sebagai pemimpin.

“Fraksi PKS masih tetap menolak calon yang punya kasus hukum. Karena kalau seorang calon kepala daerah punya kasus hukum, pertama, dia cacat secara hukum. Kedua, seperti tidak ada orang lain yang lebih baik. Ketiga, dirinya akan tidak bisa berkonsentrasi penuh di pilkada karena masih terbelit kasus hukum,” jelas Jazuli saat membuka acara FGD “Menggagas Sistem Pemilu Ideal 2019” di Ruang Pleno Fraksi PKS, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/9).

Tanpa mengurangi rasa hormat dengan sikap 9 fraksi lainnya di DPR, Fraksi PKS mengajak masyarakat untuk tidak memilih calon kepala daerah yang masih berstatus terpidana hukuman percobaan tersebut. Sebab, dengan berstatus tersebut, berarti menjatuhkan maruah daerah di hadapan masyarakatnya sendiri.

“Jika ia berstatus terpidana, meskipun hanya percobaan, tentu akan menjadi preseden buruk bagi masyarakat dan dikhawatirkan menjatuhkan kepercayaan dan marwah daerah di hadapan rakyatnya sendiri,” jelas wakil rakyat asal Banten sejak tahun 2004 ini.

Jazuli merujuk data Kemendagri tahun 2015 bahwa terdapat 343 kepala daerah berperkara hukum, data itu semakin menguatkan agar proses pencalonan benar-benar berkualitas.

“Pasal 7 huruf (g) UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada sebenarnya telah secara tegas mensyaratkan bahwa ‘calon tidak pernah dipidana berdasarkan putusan berkekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam hukuman lima tahun penjara’ dan hukuman percobaan masuk kategori pidana berdasarkan KUHP,” jelas Jazuli.

Diketahui, pada 11 September 2016 silam, setelah terjadi perdebatan panjang antara KPU, Bawaslu, Kemendagri dengan DPR dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), akhirnya diputuskan bahwa terpidana hukuman percobaan dapat maju di pilkada serentak 2017. [pks.id]


sumber : pksmedan.com

Bantu Korban Banjir Bandang Garut, Kader PKS Gerak Cepat Buka Dapur Umum

Bantu Korban Banjir Bandang Garut, Kader PKS Gerak Cepat Buka Dapur Umum
PKSMEDAN.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bergerak cepat membantu korban banjir bandang di Garut, Jawa Barat. Kader dan simpatisan partai berlambang bulan sabit kembar itu membangun posko dapur umum tak jauh dari lokasi musibah.

“Kami harus segera memberikan bantuan. Kami berpikir, yang penting bagaimana caranya warga di daerah bencana tidak kelaparan dan sedikit mengurangi ketegangan,” kata Ketua DPD PKS Garut Ikhwan Kurniawan di lokasi bencana di Garut, Kamis (22/9/2016).

Ikhwan mengatakan, posko dapur umum PKS didirikan sejak Rabu (21/9) kemarin, sehari setelah banjir bandang melanda sejumlah kecamatan pada Selasa (20/9) sekitar pukul 23.00 wib malam. Ikhwan sendiri turun langsung bersama puluhan kader dan simpatisan PKS lainnya membantu para korban.

Ikhwan berharap, dapur umum PKS dapat membantu meringankan beban korban karena warga tidak mungkin untuk memasak di rumahnya yang telah rusak akibat terjangan banjir. Selanjutnya, kata Ikhwan, mereka memerlukan pakaian dan selimut.

“PKS mohon maaf belum bisa mengakomodasi semua korban banjir. Syukurnya, bantuan dari para kader, simpatisan dan masyarakat luas terus mengalir. Bahkan tadi Sekum DPD PKS Garut Adi Nugraha sangat antusias membantu. Ia tadi mencari donasi untuk memberikan bantuannya,” imbuhnya.

Dapur umum PKS berlokasi di kediaman Ketua DPD PKS Garut, di Perum Cijati Jayawaras Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut, Jawa Barat. Dapur umum yang dipimpin langsung istri ketua DPD PKS ini dikelola sekitar 20 kader dan relawan perempuan PKS. [pks.id]


sumber : pksmedan.com

Gerak Cepat, PKS Medan Labuhan Bersama Ketua Fraksi Bantu Korban Banjir

Gerak Cepat, PKS Medan Labuhan Bersama Ketua Fraksi Bantu Korban Banjir
PKSMEDAN.com - Kader dan Pengurus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Medan Labuhan bersama Ketua Fraksi PKS DPRD Medan Muhammad Nasir terjun langsung meninjau dan membantu korban banjir di Perumnas Griya Martubung Kecamatan Medan Labuhan, Selasa (20/09).
 
"Begitu mendapat informasi, saya bersama kader dan pengurus PKS Medan Labuhan langsung turun kelokasi banjir untuk memberikan bantuan seadanya," ujar Ketua Fraksi PKS DPRD Medan Muhammad Nasir.

Muhammad Nasir menuding banjir yang melanda empat Kelurahan di Kecamatan Medan Labuhan akibat bangunan industri dan pergudangan di Kawasan Industri Medan (KIM) 1 sampai 5 serta sekitar Kelurahan Martubung dan Seruwe Kelurahan Sei.Mati Kecamatan Medan Labuhan.
 
Akibat banjir ini sejumlah warga terpaksa mengungsi karena air setinggi 60 cm menggenangi rumah warga. Terjangan air mulai membanjiri seratusan rumah di Perumnas Griya Martubung sekitar pukul 21.00 Wib . Air meluap dari parit besar di Jalan Rawe I Kelurahan Tangkahan menerjang pemukiman warga hingga masuk ke dalam rumah. Di tengah terjangan banjir tersebut, warga sibuk menyelamatkan barang-barang terutama alat rumah tangga ke tempat yang aman.

Karena rumahnya tergenang air mencapai ketinggian 20-40 cm, di tengah malam yang masih diguyur hujan itu sejumlah warga terpaksa mengungsi ke rumah tetangganya yang aman dari genangan banjir sambil membawa perlengakapan anak-anak seadanya.

Akibat kepungan banjir di Perumnas Griya Martubung, empat sekolah masing-masing Perguruan Kristen Sungai Kehidupan, MAN Alwashliyah, Perguruan Harvard dan sebuah SD Negeri diliburkan. [syf]


sumber : pksmedan.com

Friday, September 16, 2016

Warga DKI Butuh Pemimpin Agamais, Tegas, Santun, dan Merakyat

Warga DKI Butuh Pemimpin Agamais, Tegas, Santun, dan Merakyat
PKSMEDAN.com - Anggota DPR RI Ahmad Zainuddin mengajak para warga di daerah pemilihannya, Jakarta Timur, untuk berpartisipasi dalam Pilgub DKI 2017 mendatang. Ajakan tersebut terutama ditujukan untuk memilih pemimpin yang memahami agama, tegas, santun, dan merakyat.

"Pilih pemimpin yang memahami agama dan santun. Dalam Islam, salah satu fungsi utama pemimpin adalah untuk melindungi agama. Jika pemimpinnya saja tidak paham agama, bagaimana akan melindungi," ujar Zainuddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (16/9).

Menurut Zainuddin, kepemimpinan di DKI Jakarta saat ini memberikan keteladanan yang buruk bagi masyarakat. Hal itu didasarkan atas penilaian terhadap ketidakpuasan kinerja yang muncul karena rendahnya serapan anggaran serta tidak berjalannya sejumlah program prioritas, seperti penuntasan kemacetan, banjir, serta pembangunan infrastruktur. 

"Periode ini, pemda DKI sering sekali konflik dengan warga. Terkuaknya kasus reklamasi, membuka mata kita kalau ternyata penggusuran-penggusuran rakyat kecil itu selama ini untuk kepentingan pengusaha besar, bukan semata rehabilitasi jalur hijau, normalisasi sungai ataupun reklamasi laut. Pemerintah sekarang represif. Kita perlu pemimpin tegas, tapi santun merakyat," tegas Zainuddin..

Selain itu, Zainuddin mengungkapkan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang telah diselenggarakan di Jatinegara, Jakarta Timur, pekan lalu, dirinya banyak menerima keluhan soal kebijakan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama.

Keluhan tersebut, misalnya, mengenai larangan sekolah-sekolah untuk melatih siswanya berinfak, berkurban, dan berkewajiban menggunakan jilbab bagi para siswi.

"Pemda yang melarang sekolah agar anak didiknya berinfak atau berkurban, mempersempit ruang gerak pendidikan agama, itu bertentangan dengan Pancasila. Pancasila memberi ruang yang luas bagi setiap warga negara untuk mengamalkan keyakinan agamanya sesuai sila Ketuhanan Yang Maha Esa," jelas anggota Komisi IX DPR RI ini. 

Zainuddin menambahkan, dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat, sikap toleransi harus dikedepankan. Pelarangan hal-hal yang bersifat pengamalan keyakinan dan agama tersebut tidak sesuai dengan semangat UUD 1945 dan dapat memicu keresahan. Padahal, persatuan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dimulai dari adanya toleransi dalam menyikapi perbedaan.

"Pemerintahan sekarang harus menjadi pelajaran bagi warga DKI, supaya ke depan memilih pemimpin yang lebih baik dalam memahami agama, santun dan berpihak pada masyarakat. Pemimpin yang baik ditunjukkan dengan hubungannya yang harmonis kepada rakyat, bukan konflik," pungkas Zainuddin. [pks.id]


sumber : pksmedan.com

Thursday, September 15, 2016

Kasus BLBI dan Bank Century Ditutup KPK, Ini Bukti Negara Kalah Dengan Koruptor

Kasus BLBI dan Bank Century Ditutup KPK, Ini Bukti Negara Kalah Dengan Koruptor
PKSMEDAN.com - Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil menilai dengan ditutupnya dua kasus korupsi, yaitu korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dan Bank Century, oleh KPK adalah bukti bahwa negara kalah dengan koruptor.

“Saya cukup terkejut kenapa KPK yang mempunyai kewenangan sebesar itu tidak mampu mengusut BLBI dan Century, yang banyak merugikan keuangan negara,” jelas Nasir di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/9).

Diketahui, KPK baru saja menutup perkara dugaan korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) BLBI yang dikeluarkan pemerintah pada tahun 2002. Audit BPK menegaskan negara mengalami kerugian sebesar Rp 138,4 triliun atau 95,878 persen dari total dana BLBI yang dikucurkan pada posisi per tanggal 29 Januari 1999.

Selain itu, KPK juga menutup kasus Bank Century pada dua hal, yaitu kasus pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP)  dengan total kerugian negara sebesar RP 689 miliar, dan penetapan century sebagai bank gagal berdampak sistemik yang membuat negara mengalami kerugian sebesar Rp 6,762 triliun.

“Jadi, menutup kasus itu sebenarnya menunjukkan bahwa KPK kalah dengan koruptor,” tegas Legislator PKS dari Daerah Pemilihan Aceh ini.

Oleh karena itu, Komisi III, tegas Nasir akan segera memanggil KPK untuk memertanyakan apa dasar hukum (legal standing) KPK mengambil langkah seperti itu, sehingga memang dinilai patut dan layak untuk menutup kasus tersebut.

“Jangan sampai kemudian KPK itu tumpul untuk hal-hal yang besar tapi tajam yang kecil,” papar Nasir.

Sejauh ini, KPK beralasan bahwa tidak memiliki dua alat bukti yang cukup untuk penetapan tersangka kasus BLBI. Sedangkan untuk Kasus Bank Century, KPK beralasan belum memiliki temuan baru (novum) untuk dilanjutkan, pasca vonis 15 tahun penjara bagi Deputi Gubernur BI Bidang Pengelolaan Moneter dan Devisa Budi Mulya. [pks.id]


sumber : pksmedan.com

Wednesday, September 14, 2016

Jelang Pilkada DKI 2017, PKS dan Ormas Islam Jalin Silaturahim

Jelang Pilkada DKI 2017, PKS dan Ormas Islam Jalin Silaturahim
PKSMEDAN.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar Silaturahim Idul Adha 1437 H bersama ormas-ormas Islam di Kantor DPP PKS, Jln TB Simatupang, Jakarta, Rabu (14/9/2016) malam.

Ketua Panitia Silaturahim Idul Adha 1437 H, Hilman Rosyad mengungkapkan acara ini adalah kelanjutan dari program Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) PKS untuk bersilaturahim dengan berbagai elemen umat dan bangsa.

Hilman menyebut, acara silaturahim yang bertajuk "Bersama Merajut Kekuatan Umat" ini menjadi ajang tukar pikiran PKS dan ormas-ormas Islam dalam menghadapi Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. "Silaturahim biasanya Idul Fitri, ini lebih fokus merajut kekuatan umat untuk menghadapi pilkada 2017, kita terbuka untuk berdialog," kata Hilman.

Selain jajaran DPTP PKS, silaturahim ini juga dihadiri beberapa Ormas Islam seperti Jaringan Pemuda Remaja Masjid Indonesia (JPRMI), Majelis Pesantren Ma'had Dakwah Indonesia (Mapadi), Forum Umat Islam (FUI), Gubernur Muslim Jakarta (GMJ), Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Mathlaul Anwar, Al Ittihadiyah, Insist, Al Irsyad Al Islamiyah, Persatuan Umat Islam (PUI), Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Syarikat Islam, Center Of Study For Indonesian Leadership (CSIL), Asy Syafiiyah, Alwashliyah, Aisyiyah dan Majelis Pelayan Jakarta (MPJ). [pks.id]


sumber : pksmedan.com

Tuesday, September 13, 2016

Ketua BPKK DPP PKS Ini Berharap Pembuat Aplikasi Gay Dipidana

Ketua BPKK DPP PKS Ini Berharap Pembuat Aplikasi Gay Dipidana
PKSMEDAN.com - Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS Wirianingsih mendukung langkah aparat yang akan memidanakan pembuat aplikasi gay di Indonesia.

Wanita yang akrab disapa Wiwi ini menjelaskan, polisi harus serius memeriksa siapa saja yang membuat aplikasi tersebut. Pasal pidana bisa dijatuhkan kepada pembuat aplikasi jika ia Warga Negara Indonesia.

Wirianingish berharap pernyataan kepolisian tersebut juga sekaligus memberi ruang 'rasa takut' kepada para pembuat aplikasi yang dengan terang-terangan telah menjadikan anak sebagai korban prostitusi gay.

"Itu cukup menenangkan masyarakat. Kini kita tunggu realisasi dari pernyataan tersebut. Semoga pelaku kejahatan tertangkap dan dihukum seberat-beratnya," ujar Wiwi di Jakarta, Selasa (13/9/2016).

Masyarakat kita, ujar Wiwi, juga masih banyak yang belum paham. Keluarga-keluarga juga masih merasa aman dengan perkembangan gadget yang luar biasa ini.

"Kalau sebatas tahun membatasi penggunaan gadget, ini yang perlu ditolerir. Tapi yang berbahaya adalah ketika kita merasa 'aman'," imbuhnya.

Wiwi menambahkan, maraknya aplikasi gay dan berbagai aplikasi yang berdampak negatif memang risiko dari perkembangan teknologi digital. Oleh sebab itu perlu ada kepedulian dari masyarakat terhadap ancaman yang bisa terjadi di mana saja ini melalui gerakan peduli internet aman.

"Maka penting seluruh elemen masyarakat peduli dengan ancaman terhadap ketahanan bangsa ini. Pemerintah harus membuat gerakan peduli internet yang aman dan sehat. Buatlah gerakan keluarga peduli dampak digital," kata Wiwi.

Perkembangan teknologi ini, kata dia, bukan hanya membawa suatu bangsa pada puncak kemajuan, namun bisa saat yang bersamaan membawa suatu bangsa pada kehancuran.

Perkembangan teknologi komunikasi memiliki dua sisi. Oleh sebab itu, penting membentengi diri dan keluarga dengan moral dan mental yang kuat.

Sebelumnya Kabareskrim Mabes Polri Komjen Ari Dono Sukmanto menyebut pembuat aplikasi gay bisa dijerat pasal pidana jika ia seorang WNI. Saat ini Mabes Polri sudah menyerahkan 17 daftar aplikasi gay ke Kemenkominfo untuk ditindaklanjuti.[pks.id]


sumber : pksmedan.com

Monday, September 12, 2016

Tahun ini, PKS Kota Medan Salurkan 37 Sapi dan 70 Kambing di 21 Kecamatan

Tahun ini, PKS Kota Medan Salurkan 36 Sapi dan 69 Kambing di 21 Kecamatan
PKSMEDAN.com - Untuk menjalin kebersamaan dan kebahagiaan dengan masyarakat, Partai Keadilan Sejarhtera (PKS) Kota Medan menyalurkan 107 ekor hewan kurban untuk tahun ini, Senin (12/09). Semua kader PKS Kota Medan di berbagai Kecamatan serentak memotong hewan kurban untuk disalurkan kepada masyarakat yang berhak.

Proses pemotongan hewan kurban tersebar di seluruh sekretariat – sekretariat Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS Se-Kota Medan. Alhamdulillah, tahun ini total pengkurban yang menitipkan kurbannya ke struktur DPC PKS Se-Kota Medan sebanyak 107 hewan kurban. Hewan kurban tersebut terdiri dari 37 sapi dan 70 kambing.

Ditemui saat melakukan pemotongan hewan qurban di DPC PKS Kecamatan Medan Tembung, Plt Ketua DPD PKS Kota Medan, Abdul Rahim Siregar mengatakan, pendistribusian daging qurban dilakukan PKS mulai dari tanggal 12 sampai 14 September. Sedangkan untuk teknis pembagiannya diserahkan ke DPC masing-masing yang lebih paham tentang wilayahnya.

Abdul Rahim melanjutkan bahwa daging qurban yang disebar ke masyarakat merupakan hasil dari donasi Aleg PKS, kader serta simpatisan PKS yang mempercayakan hewan qurbannya dikelola oleh PKS. Bagi PKS ibadah qurban memiliki arti penting. Kurban memiliki esensi tentang bagaimana sebagai sebuah partai politik, PKS bisa terus bekerja dan berkorban untuk masyarakat.

"Bagi kami ibadah qurban itu mengajarkan kepada kader-kader PKS untuk selalu berkorban dan bekerja melayani masyarakat secara terus menerus, kurban itu membahagiakan dan ini wujud khidmat PKS kepada rakyat," ujar Abdul Rahim.

Abdul Rahim berharap selain kegiatan ini dapat memperkuat ukhuwah islamiyah juga diharapkan dapat meningkatkan tali silaturahmi dan rasa kebersamaan dengan masyarakat. Masyarakat juga lanjut Rahim, dapat lebih mendalami makna berqurban. Selain melatih jiwa berqurban, ibadah ini juga merupakan upaya menumbuh kembangkan kepedulian sosial kepada sesama manusia.

’’Semoga kita sebagai mukmin yang bertakwa dalam berqurban ini bisa mempersembahkan hewan qurban yang terbaik,” harap dia.[syf]









sumber : pksmedan.com

Friday, September 9, 2016

Kader Dakwah, Bersiap Siagalah !

Kader Dakwah, Bersiap Siagalah !
PKSMEDAN.com - “Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).” (QS. Al-Anfal, 8: 60)

Ibnu Katsir dalam tafsirnya menyebutkan bahwa melalui ayat di atas Allah Ta’ala memerintahkan kaum muslimin untuk mempersiapkan perlengkapan perang guna memerangi musuh-musuh Allah Ta’ala sesuai dengan kemampuan dan kesanggupan.

Mereka diperintahkan untuk menyiapkan senjata dan kuda guna terjun ke medan jihad fi sabilillah.
Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu ‘Ali Tsumamah bin Syafi saudara ‘Uqbah bin Amir, di mana ia pernah mendengar ‘Uqbah menceritakan, aku pernah mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda ketika beliau di atas mimbar: “’Dan persiapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kalian sanggupi.’ Ketahuilah bahwa kekuatan itu adalah memanah, ketahuilah bahwa kekuatan itu memanah.”

Imam Malik meriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Kuda itu untuk tiga jenis orang; bagi seseorang kuda itu bisa menjadi pahala, bagi seseorang yang lain menjadi pelindung, dan bagi saeseorang yang lain menjadi dosa. Kuda yang menjadi pahala bagi seseorang adalah kuda yang digunakan di jalan Allah, ia menambatkannya di padang rumput atau kebun.

Maka tidaklah setiap kali kuda itu makan, melainkan menjadi pahala kebaikan bagi orang tersebut. Walaupun kuda itu berhenti dari merumput dan menaiki satu atau dua tempat tinggi, maka bekas telapak kakinya dan kotorannya menjadi pahala kebaikan bagi orang itu. Jika kuda itu melintasi sungai lalu kuda itu minum dan si penunggangnya tidak membawanya sengaja untuk memberi minum, maka hal itu pun menjadi pahala kebaikan baginya.

Ada juga orang yang menggunakannya sebagai kekayaan dan kehormatan dirinya, tetapi tidak melupakan hak Allah yang ada pada leher dan punggungnya (dalam menggunakan dan memeliharanya), maka kuda itu baginya menjadi pelindung. Dan ada juga orang yang menggunakan kuda dengan maksud membanggakan diri dan riya’, maka kuda itu baginya menjadi dosa.”

Kemudian Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya tentang keledai, maka beliau bersabda: “Allah tidak menurunkan ayat mengenai keledai itu melainkan ada di dalam ayat yang mencakup dan luar biasa ini: ‘Barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya ia akan melihat balasannya. Dan barangsiapa yang mengerkjakan kejahatan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat balasannya pula’ (QS. Al-Zalzalah: 7 – 8).”

Dari uraian di atas kita dapat menarik kesimpulan, bahwa setiap kita hendaknya mau melakukan persiapan dan mengerahkan segala apa yang kita sanggupi untuk berjuang di jalan Allah Ta’ala. Oleh karena itu dalam konteks perjuangan dakwah, seorang kader dakwah hendaknya mampu menjadikan apa yang dia miliki, dan apa yang dia sanggupi, sekecil apa pun, menjadi bernilai kebaikan dan pahala jihad di jalan Allah.
Wa’aiddu!

Sumber : al-intima.com


sumber : pksmedan.com

Ke Kantor DPP PKS, MPJ Siap Sosialisasikan Sandiaga Uno-Mardani

Ke Kantor DPP PKS, MPJ Siap Sosialisasikan Sandiaga Uno-Mardani
PKSMEDAN.com - Majelis Pelayan Jakarta (MPJ) bersilaturahim ke kantor DPP PKS. Mereka menyatakan memberikan dukungan penuh terhadap pasangan Sandiaga Uno dengan Mardani Ali Sera untuk maju Pilkada DKI Jakarta 2017 dan siap melakukan sosialiasasi.

"MPJ siap mensosialisasikan pasangan Sandiaga Uno dan Mardani karena memiliki visi dan spirit yang sama. Ada realita-realita politik yang harus dilihat. Karena Gerindra dan PKS kursinya cukup. Kita menunggu partai lain terlalu lama, karena pendaftaran sudah sangat dekat. Kita lihat juga nanti perkembangan, karena Sandiaga Uno adalah kandidat yang rajin komunikasi dengan MPJ. Ia juga kandidat yang kita rekomendasikan," kata Sekretaris Badan Pekerja MPJ Iwel Sastra di MD Building Jakarta Selatan, Jumat (9/9/2016).

MPJ, kata Iwel yang juga seorang selebriti itu, awalnya heran kenapa yang ditunjuk PKS adalah pasangan tersebut. Mereka pun tabayyun (klarifikasi) mengapa pasangan tersebut dimunculkan.

"Kenapa tiba-tiba muncul nama Mardani? Oleh sebab itu kami tabayyun, bertanya langsung kepada sumbernya yakni ke Wakil Majelis Syuro Hidayat Nur Wahid. Akhirnya kami mendapatkan penjelasan-penjelasan yang jelas. Kalau pasangan sudah final, Insya Allah final juga. Gerindra dan PKS sudah bisa memajukan (calon) dan insya Allah partai yang lain juga bisa bergabung. Tentu salah satu tugas dari MPJ adalah bagaimana pasangan ini bisa menang. Kami tidak mau memandang enteng lain, justru harus melihat kekuatan dari lawan apa dan kelemahannya apa. " ujar Iwel.

Harapan MPJ, lanjut Iwel, bisa terwujud melalui pasangan yang diusung PKS yakni menginginkan gubernur yang muslim dan sangat santun untuk DKI Jakarta. satu visi

"Ini satu kristalisasi umat dan ulama. Gubernur yang santun, yang memiliki etika dan tidak suka menggusur. Gubernur yang mempunyai visi dan spirit yang sama. MPJ mendorong agar Jakarta punya gubernur baru yang tentu saja muslim dan wakil gubernur yang muslim," ujar Iwel.

MPJ sangat yakin dan optimis pasangan Sandiaga Uno dan Mardani Ali Sera sangat mampu bersaing dengan petahana (incumbent) dan yakin akan menang di ajang lima tahunan ini.

"Yakin dan insya Allah akan menang. Untuk menang sendiri tentu perlu strategi, punya taktik dan harus punya perencanaan. Kita akan sama-sama dan apa yang harus kita lakukan untuk memenangkan Pilkada 2017," pungkas Iwel.[pks.id]


sumber : pksmedan.com

Ini 9 Alasan Doktor Mardani Ali Sera Layak Jadi Pendamping Sandiaga Uno Maju di Pilkada Jakarta

Ini 9 Alasan Doktor Mardani Ali Sera Layak Jadi Pendamping Sandiaga Uno Maju di Pilkada Jakarta
PKSMEDAN.com - Jangankan publik, pihak internal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pun terkaget-kaget dengan keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS yang menjatuhkan pilihan pada Mardani Ali Sera untuk maju di pilkada DKI Jakarta mendampingi Sandiaga Uno.

Meski pasangan ini belum final, masih menunggu respon berbagai kalangan dan memang belum didaftarkan ke KPU, menarik juga mengetahui sedikit tentang sosok Mardani Ali Sera.

Bagaimana kisah singkatnya itu bisa terjadi dan apa kelebihan dan kekurangan Mardani, berikut sembilan catatan kecilnya :
 
1. Upaya Pencarian Yang Terbaik Sudah Dilakukan 

Partai Gerindra dibawah kepemimpinan Letjen Purn Prabowo dan Partai Keadilan Sejahtera dibawah komando KH Habib Salim Segaf Al Jufri dan Dr Mohamad Sohibul Iman terus berupaya mencari pasangan yang pas untuk mengungguli incumbent Basuki Tjahaja Purnama.

Semua upaya dijalankan, mulai dari menjalin pendekatan ke PDI Perjuangan (lalu sinyal melemah), lalu "melobi" dua calon potensial yakni Ridwan Kamil Walikota Bandung dan Risma Harini Walikota Surabaya (keduanya menolak) hingga berkomunikasi dengan calon alternatif lainnya seperti Prijanto, Sjafrie Samsoedin dan Budi Waseso.

Sementara Yusril Ihza Mahendra sangat sulit untuk diajukan oleh PKS karena Partai Bintang Bulan di DKI Jakarta tidak punya kursi sama sekali. Bagaimana bisa mendukung tokoh partai yang partainya tak punya basis dukungan kuat di DKI Jakarta.

Sedangkan Muhammad Idrus yang mengkampanyekan jargon kampanye Jakarta-Keren, tidak dipilih karena memang berkeliling atas dasar inisiatif sendiri bukan karena didukung struktur. Aksi ini bisa dibilang sangat jarang dilakukan kader dan bukan budaya yang umum berlaku di PKS.

Munculnya nama Mardani Ali Sera itu seakan seperti menemukan permata yang selama ini tertutup oleh debu yang tebal. Konon kabarnya, Prabowo langsung setuju dan menyakinkan Sandiaga Uno bahwa ini pilihan yang tepat.

2. Unsur Kejutan

Hampir semua pengamat politik mengatakan bahwa tokoh-tokoh PKS seakan-akan menjadi "kartu mati" dalam pilkada DKI Jakarta. Mereka melakukan survei dan menyoroti peluang sejumlah tokoh PKS seperti Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Slamet Nurdin, Triwisaksana hingga Nur Mahmudi Ismail.

Semua tokoh itu dianggap tidak memiliki popularitas dan elektabilitas yang cukup di pilkada DKI Jakarta.

Sementara munculnya tokoh Mardani Ali Sera ini seperti kisah "pendekar" yang baru muncul dari kawah penempaan "candradimuka". Tak pernah ada survei dan sorotan padanya terkait pilkada Jakarta 2017.

Ini seperti sebuah Unsur Kejutan, salah satu unsur yang biasanya dibutuhkan dalam pertarungan dan kompetisi politik.

3. Berpengalaman di tingkat nasional dan internasional

Mardani Ali Sera jika dilihat lagi lebih dalam ternyata juga memiliki pengalaman berkiprah yang cukup signifikan di dalam maupun luar negeri.

Di dalam negeri Mardani yang lulus pendidikan Lemhanas Angkatan 44 ini pernah menduduki posisi wakil rakyat DPR RI dan dosen serta kepala Pusat Pengabdian Masyarakat Universitas Mercu Buana Jakarta.

Sementara kiprahnya di luar negeri, Mardani adalah utusan PKS dalam konvensi Nasional Partai Buruh Australia tahun 2005, peserta pertukaran pemuda dengan Kementerian Luar Negeri Selandia Baru tahun 2007, peserta dalam Islamic Human Right Commission di London, Inggris. tahun 2009 serta menjalani tugas da'wah di Amerika Serikat, Malaysia, Singapura, Thailand dan Arab Saudi.

4. Inteleknya Betawi

Ibarat kisah masyarakat Betawi yang tersohor, Mardani itu adalah sosok nyata Bang Doelnya Jakarta. (Eh sialan...Si Doel anak betawi asli... kerjaannye sembahyang mengaji... )

Jebolan SMA Boedi Oetomo (Boedoet) dan Fakultas Teknik UI ini lalu meneruskan pendidikannya di Malaysia. Gelar Master dan Doktornya diraih di Universiti Teknologi Malaysia, yang diselesaikan pada tahun 2000 (Master of Engineering) dan tahun 2004 (Philosophiae Doctorate).

Mardani ini adalah putra Betawi Asli yang lahir dari pasangan Muhammad Ali Sera dan Rohati. Ia tumbuh dan besar di kelurahan Galur Johar Baru alias Tanah Tinggi, Jakarta Pusat.

5. Komunikatif dan camera face

Mardani adalah salah satu dari tokoh PKS yang mudah ditemui dan dimintai pernyataannya oleh wartawan. Biasanya Mardani menjadi harapan terakhir para jurnalis jika tak berhasil menembus "tembok diamnya" para petinggi PKS.

Mantan Ketua Bidang Humas PKS periode lalu ini juga adalah sosok yang bisa berkomunikasi hampir dengan semua kalangan, baik antar organisasi dan kelompok Islam maupun dengan organisasi dan kelompok non muslim lainnya.

Selain komunikatif, penampilan Mardani juga tergolong "camera face" dan nada suaranya juga bas dengan serak, salah satu poin yang disukai dalam industri televisi.

6. Tokoh dalam Badai

Mungkin salah satu alasan mengapa Prabowo langsung setuju dan menyakinkan Sandiaga Uno akan sosok Mardani adalah pengamatannya saat badai menerpa PKS.

Selain Orasi Anis Matta yang berapi-api sebenarnya salah satu tokoh yang juga heroik menyelamatkan citra PKS adalah Mardani Ali Sera.

Mardani saat itu adalah jenderal tertinggi pasukan relawan dan kader yang berupaya menyampaikan fakta dan mengimbangi gelombang deras fitnah keji terhadap PKS kala itu.

Mardani juga sebenarnya adalah tokoh dibalik tumbuh kembangnya relawan-relawan PKS yang siap sedia membantu berbagai upaya khidmat PKS, baik di darat (tataran lapangan) maupun  di udara (media massa).

7. Administratif dan Taat Aturan

Sosok Mardani di internal PKS terkenal dengan disiplin administrasinya. Ia adalah sosok yang sangat taat hukum dan aturan. Pengalamannya di posisi wakil sekjen PKS makin membentuknya menjadi pribadi yang disiplin dan organisatoris.

8. Tokoh yang Bersih

Selama menjadi pejabat publik (anggota DPR RI) dan di tempat berkiprahnya, Mardani terkenal sebagai sosok yang bersih dan tidak neko-neko.

Mardani juga termasuk salah satu anggota DPR RI yang menjalani kehidupan sehari-harinya biasa-biasa saja alias hidup sederhana.

9. Pemimpin Keluarga yang SAMARA

Sosok Mardani yang santun, akrab dan relijius ini ternyata juga tercermin dari suasana di dalam keluarganya.

Mardani menikahi Siti Oniah saat masih kuliah di Fakultas Teknik Universitas Indonesia tahun ke-4.  Dari pernikahan "Bang Doel" dan "Siti Zainab" ini, mereka dikaruniai sembilan orang anak, empat putra dan lima putri.

Hingga saat ini, Mardani juga masih sering menjadi pembimbing haji dan umrah bagi kaum muslimin yang pergi ke tanah suci.[fr]

Sumber : ngelmu.com

sumber : pksmedan.com

Thursday, September 8, 2016

PKS dan Gerindera Usung Sandiaga Uno - Mardani Ali Sera Untuk Jakarta

PKS dan Gerindera Usung Sandiaga Uno - Mardani Ali Sera Untuk Jakarta
PKSMEDAN.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersama Partai Gerindra secara resmi menawarkan duet Sandiaga Uno-Mardani Ali Sera kepada masyarakat Jakarta untuk dapat diusung sebagai Cagub dan Cawagub di Pilkada DKI 2017.

Tawaran duet tersebut sebagaimana telah ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) PKS kepada seluruh Pengurus Wilayah PKS DKI Jakarta dan Kader PKS di Kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan.

“Insya Allah, PKS bersama Gerindra sepakat untuk mengusung duet Sandiaga Uno-Mardani Ali Sera sebagai Cagub dan Cawagub DKI di Pilkada 2017. Allahu Akbar!” teriak takbir Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman di depan ratusan kader PKS yang hadir, di Aula DPP PKS, Kamis (8/9/2016).

Dalam perkenalan yang turut dihadiri oleh Sandiaga Uno ini, Sohibul menjelaskan pertimbangan untuk mengusung duet tersebut didasarkan pada beberapa hal. Mulai dari hasil survey, jumlah kursi PKS di DPRD DKI, hingga komunikasi politik ke partai lain.

"Komunikasi politik dengan partai-partai lain untuk memerkenalkan duet ini, tentu masih perlu dilakukan untuk memperkuat koalisi. Dalam beberapa hari ke depan, kami akan deklarasi secara terbuka untuk memperkenalkan kepada publik," jelas Sohibul.

Diketahui, para Pengurus PKS DKI Jakarta yang hadir adalah para Dewan Pengurus Tingkat Wilayah (DPTW), Ketua Komisi Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW), Ketua Lajnah Dewan Syariah Wilayah (DSW), Ketua Bidang Dewan Pertimbangan Wilayah (DPW), DPTD, Kabid Badan Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3) DPD, Ketua DPC, hingga para Kader Ahli dan Senior.

Hadir pula jajaran pengurus DPTP PKS, yaitu Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, Sekjend PKS Mustafa Kamal, dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3) Chairul Anwar.[pks.id]


sumber : pksmedan.com

Tuesday, September 6, 2016

HNW : Narkoba Ancam Nilai Berbangsa dan Bernegara di Kalangan Generasi Muda

HNW : Narkoba Ancam Nilai Berbangsa dan Bernegara di Kalangan Generasi Muda
PKSMEDAN.com - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menilai bahaya narkoba, khususnya, di kalangan generasi muda, dapat mengancam nilai-nilai sebagaimana yang termaktub dalam Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara, yaitu Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan Bhineka Tunggal Ika.

Hal itu disampaikan Hidayat Nur Wahid pasca terselenggaranya Sosialisasi Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara kerjasama antara MPR RI dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Ma’had Aly An-Nuaimy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/9).

“MPR RI ditugaskan undang-undang untuk menyosialisasikan Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara, yaitu NKRI, Pancasila, UUD, dan Bhinneka Tunggal Ika. Salah satu yang mengancam adalah kalau generasi muda Indonesia terpengaruh narkoba yang berarti menyimpang dari nilai empat pilar tersebut. Itulah karenanya penting BNN kami libatkan BNN agar selain juga menyadarkan, juga sekaligus menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba,” jelas Hidayat Nur Wahid.

Menanggapi itu, Kepala BNN Komjend Budi Waseso menyambut baik acara tersebut. Komjend Budi Waseso juga menilai bahwa peran generasi muda, khususnya mahasiswa, adalah untuk menyampaikan bahaya pengunaan narkoba di seluruh wilayah Indonesia.

“Ma’had Aly An-Nuaimy ini kan mahasiswanya berasal dari seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Di sinilah kita punya misi agar semangat pemberantasan narkoba bisa tersebar di seluruh penjuru tanah air,” jelas Budi Waseso.

Diketahui, acara yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari Ma’had Aly An-Nuaimy ini juga sebagai bentuk serap aspirasi Hidayat Nur Wahid sebagai Legislator PKS dari Daerah Pemilihan Jakarta II, yang meliputi Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan.[pks.id]


sumber : pksmedan.com

Monday, September 5, 2016

Tambah Wawasan Keislaman, BPKK PKS Medan Tuntungan Gelar Tasqif

PKSMEDAN.com - Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) PKS Medan Tuntungan menggelar kajian wawasan keagamaan (Tasqif) yang diikuti oleh kader akhwat sekecamatan medan tuntungan.


Acara yang digelar di mesjid IKLAB medan tuntungan, Minggu (4/9) ini diisi oleh ust. Sudirman, Lc. Kepada para peserta tasqif, beliau menyampaikan tafsir yang terkandung di surah Al-Qoriah. Dalam tadaburnya, beliau menyampaikan tentang arti dari kiamat serta bentuk dan tanda tanda kiamat itu sendiri karena sesungguhnya Allah SWT ingin hambaNya tahu tentang hari kiamat

Peserta tasqif yang hadir tampak antusias mendengarkan dan menyimak setiap tadabur yang disampaikan. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan. Acara yang dihadiri puluhan kader akhwat ini rutin dilaksanakan setiap bulannya.

“Ini adalah Tasqif perdana yang kita lakukan pasca idul fitri yang lalu”, ujar Yulihasdar Nasution yang juga merupakan ketua BPKK DPC PKS Medan tuntungan. Ia menambahkan, kegiatan seperti ini akan menjadi agenda rutin setiap bulannya. Ia berharap dengan adanya kegiatan seperti ini dapat menambah wawasan kader khususnya akhwat tentang keislaman. (sl/16)




sumber : pksmedan.com

Friday, September 2, 2016

Aleg PKS Ini Minta Pemerintah Perbaiki Kesemrawutan Data Kemiskinan

Aleg PKS Ini Minta Pemerintah Perbaiki Kesemrawutan Data Kemiskinan
PKSMEDAN.com - Anggota Komisi VIII DPR RI Ledia Hanifa meminta pemerintah memerbaiki kesemrawutan data kemiskinan. Sebab, validasi data tersebut dibutuhkan untuk menangani persoalan kemiskinan yang selama ini tidak tepat sasaran.

“Ketika melakukan kunjungan kerja saya banyak menerima curhat baik dari warga maupun ketua RT, RW dan Lurah. Dalam kunker Agustus lalu saja di sekitar 40 wilayah kunker saya dapati curhat ini. Rata-rata mengeluhkan penerimaan bantuan yang tidak tepat sasaran,” jelas Ledia di Jakarta, Jumat (2/9).

Beberapa curhatan yang dicatat Ledia adalah  mengenai banyaknya warga miskin yang seharusnya mendapatkan berbagai program bantuan tetapi malah tidak dapat. Berbagai program bantuan, misalnya, PKH (Program Keluarga Harapan), KUBe (Kelompok Usaha Bersama), BSM (Bantuan Siswa Miskin), bahkan PBI JK (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan).

Di sisi lain, banyak warga tidak miskin, warga yang sudah pindah, bahkan warga yang sudah meninggal dunia justru terdata sebagai penerima program bantuan.

“Warga yang sudah meninggal dunia dapat kartu KIS (Kartu Indonesia Sehat), ada pula anak SMA yang dapat kartu KIP (Kartu Indonesia Pintar) SD dan warga yang sudah menikah dapat kartu KIP, yang akibatnya terjadi keresahan dan komplain warga baik ke ketua RT, RW atau Lurah,” jelas Legislator PKS dari Daerah Pemilihan Jawa Barat I ini.

Oleh karena itu, Ledia menilai kesemrawutan data tersebut terjadi salah satunya bermula dari proses validasi dan verifikasi data yang tidak terkelola dengan baik. Bahkan, Ledia juga menilai bahwa data kemiskinan saat ini masih didasarkan pada basis data tahun 2011, yang artinya, sudah terjadi perubahan di tengah masyarakat.

Padahal, Undang-Undang Penanganan Fakir Miskin no 13 tahun 2011 mengamanatkan bahwa validasi data harus dilaksanakan setiap 2 tahun yang hingga kini hal tersebut belum terlaksana dengan baik.

“Kita ingat bagaimana upaya validasi data tahun 2015 sempat dikejar di Bulan Oktober untuk terselesaikan pada Desember. Padahal, hal itu mencakup puluhan juta sasaran validasi dan verifikasi secara nasional, akhirnya tidak tercapai sehingga ujung-ujungnya data kemiskinan masih mengacu pada data 2011,” jelas Ketua Bidang Pekerja, Petani, dan Nelayan DPP PKS ini.

Karena itu, Ledia mengingatkan pemerintah agar rencana validasi dan verifikasi pada 2017 mendatang, tidak mengulang kesemrawutan serupa. Termasuk, laporan yang menyatakan bahwa dari 1,7 juta data yang  sudah terhapus dari masterfile PBI JK ternyata baru terganti sekitar 850 ribuan nama.

“Pada 2017 akan ada lagi verifikasi dan validasi data penerima bantuan iuran jaminan kesehatan dengan target 94,4 juta jiwa serta verifikasi dan validasi data 50 juta PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial). Untuk itu saya meminta pemerintah bersiap sejak sekarang dan sekaligus menyosialisasikan mekanisme penggantian atau perubahan data secara meluas. Begitu pula para kepala desa, ketua RT, RW, Lurah harus menjadi mitra untuk perubahan data penduduk miskin ini sehingga ke depan tidak ada lagi penerima bantuan yang tidak tepat sasaran,” tutup Ledia. [syf]


sumber : pksmedan.com