Thursday, March 31, 2016

Junaidi : Sensus Ekonomi 2016 Harus Jadi Hajat Warga Indonesia

Junaidi : Sensus Ekonomi 2016 Harus Jadi Hajat Warga Indonesia
PKSMEDAN.com - Sensus Ekonomi (SE) Tahun 2016 adalah program nasional yang harus disukseskan oleh seluruh warga negara Indonesia. "Sensus ekonomi harus jadi hajat warga Indonesia karena sekarang dunia usaha makin kompetitif. Database ekonomi ini penting untuk memetakan sebaran potensi ekonomi maupun jadi rujukan kebijakan perekonomian ke depan," ujar anggota Komisi XI DPR RI Ahmad Junaidi Auly dalam sosialisasi Sensus Ekonomi 2016 di Sesat Agung dan Nuwo Balak, Gunung Sugih, Lampung Tengah (31/3/2016).

Junaidi mengingatkan bahwa anggaran negara yang dikucurkan untuk sensus ini cukup besar. "Dan itu uang rakyat. Sedangkan kita juga butuh data yang akurat. Agar terkumpul data yang akurat, responden sensus harus membantu dengan memberikan data yang benar," ujar lulusan Institut Pertanian Bogor ini.

Menurut Junaidi, Biro Pusat Statistik (BPS) punya peran penting sebagai instansi yang memiliki otoritas pendataan khususnya dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2016. "Optimalisasi BPS terkait akurasi data akan berhubungan dengan kebijakan yang diambil pemerintah, pun dibutuhkan oleh pelaku dunia usaha," ujar mantan Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampung ini.

Oleh karena itu Junaidi juga beranggapan bahwa di sisi lain Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik perlu direvisi. "Undang-Undang itu beberapa pasalnya bicara posisi BPS, tapi di sana BPS belum dikokohkan sebagai satu-satunya lembaga negara yang punya otoritas pendataan," tandas anggota Fraksi PKS DPR RI ini.

Sosialisasi ini sendiri dibuka oleh Bupati Lampung Tengah Mustafa serta Direktur Statistik Distribusi BPS RI Dr. Anggoro yang juga menjadi narasumber dan dimoderatori langsung oleh Kepala BPS Lampung Yeane Irmaningrum.[syf]


sumber : pksmedan.com

Kisah Raja dan Pandai Besi Pembuat Senjata https://t.co/aSlEANdIzm https://t.co/1ojqpcKj3k


from Twitter https://twitter.com/berita3jambi

Twitter

Wednesday, March 30, 2016

HNW : Bukan SARA, Tapi Kinerja, PKS Tak Akan Mendukung Ahok

HNW : Bukan SARA, Tapi Kinerja, PKS Tak Akan Mendukung Ahok
PKSMEDAN.com - Wakil Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid, menegaskan partainya tak akan mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada DKI) 2017.

"Kami tidak mendukung Pak Ahok, karena kami menginginkan Gubernur DKI Jakarta yang lebih baik. Bukan pendekatannya SARA, tetapi pendekatannya pada kinerja," kata Hidayat di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin.

Hidayat mengatakan, dibandingkan provinsi lainnya, Jakarta tergolong wilayah dengan serapan anggaran APBD yang tergolong rendah.

"Jakarta dikenal dengan serapan anggaran APBD yang rendah. Banyak provinsi yang lain, yang bisa menyerap anggaran dengan maksimal. Tanpa korupsi," kata dia.

Selain itu, lanjut Hidayat, partainya menginginkan calon pemimpin DKI Jakarta yang samasekali tak tersentuh korupsi dan calon ini masih banyak.

"Ada banyak daerah yang serapannya tinggi dan tidak ada korupsinya. Kita tidak ingin kepala daerah yang oleh DPRD-nya ke KPK, ini sangat banyak. Artinya potensi yang lebih baik, lebih mampu, untuk membangun daerah itu banyak," tutur dia.

Hidayat menambahkan, PKS akan terus berkomunikasi dengan partai-partai politik lainnya dan sejumlah tokoh untuk membicarakan tokoh yang diusung dalam Pilgub mendatang.[syf]

Sumber : Tempo


sumber : pksmedan.com

Belum Lapor SPT 2016? Masih Ada Kesempatan! https://t.co/ZBvImVanQC https://t.co/ukTGfSYiQB


from Twitter https://twitter.com/berita3jambi

Twitter

Politisi PKS Ini Pertanyakan Kecilnya Penurunan Harga BBM

Politisi PKS Ini Pertanyakan Kecilnya Penurunan Harga BBM
PKSMEDAN.com - Anggota Komisi VII DPR RI Iskan Qolba Lubis mempertanyakan kecilnya harga penurunan BBM yang telah diumumkan pemerintah per 30 Maret 2016 hari ini.

Diketahui, penurunan harga BBM hanya Rp 200 untuk jenis Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina DEX, dan Pertalite.

Iskan mempertanyakan hal tersebut, sebab pemerintah selama ini dinilai tidak transparan dalam tata kelola dan penentuan harga BBM. Padahal, dalam penentuan harga BBM, pemerintah berpatokan pada harga minyak dunia.

“Saat harga minyak dunia naik, pemerintah mengeluh karena harus menambah subsidi minyak dengan standar dunia. Namun, saat harga minyak dunia turun, pemerintah kesulitan untuk menurunkan sesuai harga dunia,” jelas Iskan di sela-sela reses di Padang Lawas, Sumatera Utara, Rabu (30/3).

Tingginya harga BBM saat ini, menurut Iskan, karena adanya tiga kebijakan pengelolaan energi yang salah yang dilakukan oleh pemerintah selama ini.

Pertama, adanya pemberlakuan pajak daerah yang berbeda, memaksa harga BBM cenderung tinggi di beberapa wilayah.

“Contohnya, harga BBM di Bali lebih mahal dari daerah lain,” tambah Iskan.

Kedua, biaya logistik yang tidak efisien di hilir, karena tidak langsung disalurkan ke konsumen.

Ketiga, tidak terintegrasinya sistem pengelolaan antara energi minyak bumi, gas, dan transportasi.

“Pengelolaan BBM, gas, dan transportasi masing-masing jalan sendiri. Belum lagi, masing-masing ada kepentingan yang membuat pengelolaan energi makin buruk,” jelas Iskan.

Selain tiga jenis BBM di atas, pemerintah juga telah mengumumkan penurunan harga BBM jenis Premium dan Solar sebesar Rp  500. Pemerintah menjelaskan kisaran harga tersebut untuk mengantisipasi lonjakan harga minyak dunia yang masih mengalami kenaikan dalam waktu tiga bulan mendatang, yaitu sebesar USD 40-50 .[pks.id]


sumber : pksmedan.com

Tuesday, March 29, 2016

Presiden PKS Kecam Bom Bunuh Diri di Lahore Pakistan

Presiden PKS Kecam Bom Bunuh Diri di Lahore Pakistan
PKSMEDAN.com - Presiden Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS Mohamad Sohibul Iman mengecam aksi bom bunuh diri di Lahore, Pakistan yang menyebabkan sedikitnya 65 korban jiwa dan lebih dari 300 orang terluka.

Sohibul Iman menyebut siapapun pelakunya, tindakan membunuh warga sipil tak bisa dibenarkan. "Tindakan membunuh warga sipil tak bisa diterima oleh nilai-nilai manapun," kata Sohibul Iman di DPP PKS, Jakarta, Selasa (29/3/2016).

Pria yang akrab disapa Kang Iman ini juga mengucapkan duka cita kepada para korban dan negara Pakistan atas kejadian tersebut. "Keluarga besar PKS turut berbela sungkawa atas tragedi di Lahore," papar Kang Iman.

Negara, papar Kang Iman, tidak boleh kalah dan takut dengan tindakan teror yang menyasar warga sipil. Kang Iman meminta dunia meningkatkan kewaspadaan seiring meningkatnya serangan teror ke fasilitas umum dan menyerang warga sipil.

Sebelum ini, ujar Sohibul Iman, tindakan teror juga telah menjadi tragedi kemanusian di beberapa negata lain seperti Perancis dan Belgia. Ia menyebutkan, PKS mengutuk berbagai bentuk teror tersebut dan meminta dunia memberi perhatian dan kewaspadaan lebih agar kejadian serupa tak terulang dimanapun. [pks.id]


sumber : pksmedan.com

Urus Perpanjangan SIM / STNK dengan Aplikasi Android! https://t.co/0ZBKLz6VSO https://t.co/dzCTB6JhRr


from Twitter https://twitter.com/berita3jambi

Twitter

MUI Langkat Apresiasi Konsistensi PKS Perjuangkan Aspirasi Umat

MUI Langkat Apresiasi Konsistensi PKS Perjuangkan Aspirasi Umat
PKSMEDAN.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Langkat memberikan apresisasi pada PKS yang telah memperjuangkan aspirasi umat. Hal ini disampaikan saat silaturrahim Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Langkat ke Dewan Pengurus MUI Kabupaten Langkat, Senin (28/3).

Turut hadir dalam rombongan tersebut; Ketua DPD PKS Langkat Ganda Wahyudi, Wakil Ketua Zaenal Arifin, Sekretaris Jumadi, Bendahara Suhardi, Kabid.Pembinaan Umat dan Dakwah Joni Safari, serta anggota DPRD Langkat dari PKS; Fatimah, Amir Husin N, dan Makhruf Ritonga.

Syahrial selaku Bidang Informasi MUI memberikan apresisasi pada PKS. "Kami mengapresiasi perjuangan teman-teman PKS yang selama ini mewakili umat dalam menyampaikan aspirasi pada pemerintah daerah," ungkapnya.

Syahrial melanjutkan, semoga kedepan Anggota DPRD dari PKS semakin bertambah, sehingga semakin kuat dalam menyampaikan aspirasi umat.

Ketua Umum MUI Langkat Ahmad Mahfuzh, juga menyambut baik kedatangan para pengurus PKS,
"Baru kali ini ada partai yang datang ke MUI, ini hal yang positif untuk membicarakan masalah keumatan". ujar Mahfuzh yang biasa disapa Buya.

Buya Mahfuzh memberikan saran dan masukan kepada PKS, agar terus konsisten memperjuangkan kepentingan dan aspirasi umat, tetap Islami dan bersih.

"Banyak permasalahan umat yang harus menjadi perhatian kita semua, diantaranya aliran sesat yang ada di Langkat, peredaran narkoba, pergaulan bebas, halal dan haram produk makanan, pembangunan ekonomi rakyat, izin mendirikan rumah ibadah, dll," ungkap Buya.

MUI juga berharap agar PKS Langkat dapat memperjuangkan dan mengawal Perda tentang Zakat, serta menyampaikan ke DPP PKS tentang keberadaan Bakorpakem dan juga tentang hukum perkawinan terkait perceraian di Pengadilan Agama.

Dalam kesempatan ini Ganda selaku Ketua DPD PKS Langkat mengucapkan terima kasih kepada para Pengurus MUI Langkat yang telah menerima dan menyambut dengan baik kunjungan silaturrahim PKS. "Semoga silaturrahim ini dapat mempererat ukhuwah Islamiyah dan mendapat keberkahan dari Allah SWT, " ungkap Ganda.

Selain itu, sebagai partai dakwah dalam membela kepentingan umat bangsa dan negara sangat penting bagi kami minta masukan dan nasehat para ulama untuk perbaikan, "Khususnya PKS baik pengurus, anggota legislatif dan juga untuk kepentingan umat", ujarnya.

Dalam kesempatan ini Fatimah selaku Anggota Legislatif yang juga Wakil Ketua Komisi B, menyampaikan tanggapan, "Walaupun dengan 3 anggota dewan yang dimiliki PKS di DPRD Langkat, PKS akan semaksimal mungkin memperjuangan kepentingan umat, terkait anggaran MUI, Perda tentang Zakat dan masalah lainnya, kami sangat memerlukan masukan, doa dan saran dari MUI," ujarnya. [pkslangkat]


sumber : pksmedan.com

Monday, March 28, 2016

Soenmandjaja : Kabupaten Bogor Ideal Menjadi Provinsi

Soenmandjaja : Kabupaten Bogor Ideal Menjadi Provinsi
PKSMEDAN.com - Anggota DPR RI Fraksi PKS dari Dapil Jawa Barat V Soenmandjaja mendorong lahirnya Provinsi Bogor Raya, menggantikan Kabupaten Bogor saat ini.

Sebab, secara demografis, jumlah penduduk Kabupaten Bogor sudah cukup untuk dinaikkan status menjadi setingkat provinsi.

“Dengan 5 juta jiwa penduduk, itu setara dengan penduduk sebuah negara di Eropa. Untuk efektivitas pelayanan masyarakat, idealnya Kabupaten Bogor menjadi provinsi tersendiri,” jelas Soenmandjaja saat berdialog dengan masyarakat di Desa Tugujaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Senin (28/3).

Secara historis, tambah Soenmandjaja, Bogor merupakan salah satu karesidenan di antara lima karesidenan di Provinsi Jawa Barat sebelum lahirnya UU Nomor 5 tahun 1974.

Karesidenan Bogor tersebut meliputi Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, dan Kotamadya Bogor.

“Sehingga, melihat unsur-unsur pembentukan sebuah provinsi dan urgensi pembentukannya tersebut, bisa saja diusulkan studi ke arah pembentukan Provinsi Bogor Raya,” ujar Anggota Badan Legislatif DPR RI dari Fraksi PKS ini.

Menurut Soenmandjaja, selain empat daerah eks Karesidenan Bogor, Kota Bogor dan Kota Depok juga dapat dimasukkan sebagai bagian dari Provinsi Bogor Raya tersebut.

Di sisi lain, wilayah Kabupaten Bogor dapat dimekarkan menjadi Kabupaten Bogor, Kabupaten Bogor Barat, Kabupaten Bogor Timur, dan Kabupaten Bogor Selatan.

“Namun, semua itu harus mealui studi yang akurat dengan mempertimbangkan berbagai hal termasuk daya dukung sumber daya alam,” tambah Anggota Komisi III DPR RI ini.

Soenmandjaja berharap dengan adanya pembentukan provinsi baru bernama Provinsi Bogor Raya ini dapat lebih maksimal menjadi daerah penyangga bagi Jakarta sebagai ibukota negara.

Juga rentang kendali pemerintahan yang terlalu luas untuk provinsi Jawa Barat saat ini,” jelas Soenmandjaja.

Diketahui, dalam reses tersebut, Soenmandjaja juga menyampaikan tentang fungsi legislatif sesuai UU MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3) Nomor 17 Tahun 2014, yaitu Legislasi, Anggaran, Pengawasan, Konstituensi, dan Diplomasi. [Syf]



sumber : pksmedan.com

Hadapi MEA, Hidayat Minta Bangsa Indonesia Tidak Minder

Hadapi MEA, Hidayat Minta Bangsa Indonesia Tidak Minder
PKSMEDAN.com - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menilai Bangsa Indonesia seharusnya tidak mengalami rendah diri (inferiority complex) saat menghadapi negara asing dalam konteks global.

Demikian disampaikan Hidayat saat menjadi narasumber dalam Seminar Pendidikan Nasional di Gedung Pascasarjana Universitas UHAMKA yang diselenggarakan oleh DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Senin (28/3).

"Rendah diri berbeda dengan rendah hati. Seharusnya sikap menghormati bangsa lain tidak menjadikan kita bangsa yang minder dengan warga asing. Justru hadirnya MEA harus kita sikapi secara positif," jelas Hidayat.

Hidayat menambahkan bangsa Indonesia dari awal telah berdimensi global. Hal itu ditunjukkan dengan masuknya beberapa pemikiran dari Timur Tengah yang dibawa oleh beberapa pahlawan atau ulama di Indonesia.

"Misalnya, Hasyim Asyhari dan Ahmad Dahlan yang membawa pemikiran saat melaksanakan Haji di Arab Saudi. Pengalamannya saat di luar itulah yang menginspirasinya berdakwah dan membebaskan tanah air dari para penjajah," jelas Legislato PKS dari Dapil Jakarta II ini.

Oleh karena itu, Hidayat meminta sinergitas pemerintah dengan pengusaha (private sector) perlu ditingkatkan. Agar, kualitas pendidikan di tanah air menjadi lebih baik, terutama dalam bersaing di dunia global.

"Sinergitas inilah yang akan melahirkan nilai tambah (added value) dalam dunia pendidikan kita. Jangan sampai berjalan sendiri-sendiri. Kita tidak ingin para pengusaha hanya memanfaatkan warga sebagai TKI tanpa ada intervensi dari pemerintah, terlebih saat adanya MEA seperti saat ini," jelas Anggota Komisi Bidang Sosial DPR RI ini.

Hadir sebagai narasumber lainnya Agus Triyanto (Direktur Perencanaan Kemenakertrans) dan Abdul Rahman A. Ghani (Direktur Pascasarjana UHAMKA).[Syf]


sumber : pksmedan.com

Tiket Kereta Api Lebaran 2016 Sudah Bisa Dipesan Mulai Hari Ini https://t.co/25WdOl53aN https://t.co/q13o70mH0p


from Twitter https://twitter.com/berita3jambi

Twitter

Twitter

Dunia dalam Pandangan Al-Qur’an dan Sunnah https://t.co/Y4ynE8aLpW https://t.co/YMOAuStjnZ


from Twitter https://twitter.com/berita3jambi

Sunday, March 27, 2016

Maraknya Peredaran Narkoba dan Kriminalitas, PKS Sumut dan Kepolisian Siap Bekerjasama

Maraknya Peredaran Narkoba dan Kriminalitas, PKS Sumut dan Kepolisian Siap Bekerjasama
PKSMEDAN.com - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi Sumatera Utara bersama Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sumut kunjungi Polda Sumatera Utara dalam rangka silaturahim, Selasa (22/3).

Kegiatan ini merupakan sinkronisasi dengan program dari Bidang Politik Hukum dan HAM DPW PKS Sumut, yaitu silaturahim dengan mitra strategis yang ada di Sumut. Ini merupakan silaturahim pertama yang dilakukan DPW PKS Sumut dan tidak menutup kemungkinan silaturahim lain baik dengan partai politik, LSM, dan lembaga lainnya.

Hal ini dilatarbelakangi bahwa persoalan Sumatera Utara tidak bisa diselesaikan oleh satu atau dua orang/kelompok saja. Akan tetapi harus saling bekerja sama dan bahu membahu dengan berbagai pihak. Sehingga kalau kita kompak Sumut akan bangkit, mengingat Sumatera Utara merupakan juga merupakan provinsi yang luas cakupan wilayahnya.

Kedatangan rombongan disambut baik oleh Wakapolda Sumut Brigjen Pol.Drs. Adhi Prawoto yang Januari lalu baru dilantik. Hadir dalam rombongan Ketua DPW PKS Sumut H. Muhammad Hafez, Lc. MA, Wakil Ketua DPW PKS Sumut Azhar Arifin, Sekretaris DPW PKS Sumut Zul Morado Slawat Siregar, dan Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Sumut Heriansyah. Dan mewakili Fraksi PKS Sumut; Zulfikar yang merupakan Ketua Fraksi PKS DPRD Sumut, H. Syamsul Qodri, Lc, H. Khairul Anuar, ST.MM, H. Satrya Yudha Wibowo, ST.MM, dan H. Burhanuddin Siregar, SE.

Adapun hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut yaitu tentang maraknya peredaran narkoba dan kriminalitas yang ada di Sumatera Utara yang tentunya merupakan tupoksi dari Polda Sumut. “Kita sepakat untuk membantu ataupun bermitra dengan Polda Sumut dalam hal mengatasi permasalahan penegakan hukum yang ada di Sumatera Utara,” ujar Zulfikar, Senin (28/3) di ruang Fraksi PKS DPRD Sumut.

Bahaya besar yang ditimbulkan narkoba sangat meresahkan warga dan merusak moral bangsa. Partai Keadilan Sejahtera yang kadernya banyak sebagai penceramah/dai dapat membantu Polda Sumut sebagai langkah preventif (pencegahan). “PKS melalui dai nya dapat mensosialisasikan atau menyampaikan kemasyarakat tentang bahaya narkoba. Kita berharap Polda hadir sebagai pendampingan,” ujarnya.

Selain itu Fraksi PKS juga dapat memback-up Polda SU dalam hal usulan program yang membutuhkan anggaran dari pemerintah melalui DPRD Sumut. “Apalagi jika program tersebut memiliki dampak besar bagi masyarakat,” ungkap Zulfikar.

Menanggapi hal tersebut Wakapolda Sumut Brigjen Pol.Drs. Adhi Prawoto menyambut baik segala usulan tersebut. Wakapolda mengatakan siap bekerja sama dengan PKS maupun wakil PKS di DPRD Sumut. Terkait pemberantasan narkoba, Adhi Prawoto mengatakan Polda Sumut sangat serius dengan ini. “Polda lagi menggulirkan program ‘Bersinar’ (Berantas Sindikat Narkoba),” ujarnya. [sak]


sumber : pksmedan.com

Ada PKS Kitab Riyadhus Shalihin di Masjid Muwahhidin Amplas

Ada PKS Kitab Riyadhus Shalihin di Masjid Muwahhidin Amplas
PKSMEDAN.com - Setiap hari kamis dan senin pukul 17.00 s/d selesai, di Masjid Muwahhidin Jl. Seser  kader PKS dan masyarakat sekitar Kecamatan Medan Amplas menggelar PKS (Pengajian Kamis dan Seni) kitab Riyadhus Shalihin dan buka puasa sunah bersama. 

Ketua bidang Pembangunan Keumatan dan Dakwah Fahrur Ridho,S.Pd menghimbau agar kader PKS dan masyarakat sekitar Kec. Medan Amplas agar melaksanakan puasa sunnah Kamis & senin sebagai benteng keimanan dan ketaqwaan kepada allah SWT dan membiasakan puasa Sunnah yang diajarkan oleh baginda rasulullah SAW. 

Selain  itu beliau juga berharap dengan kegiatan ini terjalinnya ukhwah islamiyah kader dan masyarakat sekitar, banyak sekali ilmu yang bermanfaat yang akan diperolah dalam kajian kitab Riyadhus Shalihin ini, sebagai penceramah dalam pembahasan Kitab Riyadhus shalihin ini diisi oleh Ustadz Musdar Bustamam Tambusai, LC dan juga sebagai Ketua IKADI Kota Medan.

Beliau mengatakan dalam sebuah hadist ada disebutkan “Barang siapa menempuh suatu jalan dalam rangka mencari ilmu maka Allah akan tunjukkan baginya salah satu jalan dari jalan-jalan menuju ke surga."

"Sesungguhnya malaikat meletakan syap-sayap mereka sebagai bentuk keridhaan terhadap penuntut ilmu. Sesungguhnya semua yang ada di langit dan di bumi meminta ampun untuk seorang yang berilmu sampai ikan yang ada di air."

"Sesungguhnya keutamaan orang yang berilmu dibandingkan dengan ahli ibadah sebagaimana keutamaan bulan purnama terhadap semua bintang."

"Dan sesungguhnya para ulama’ adalah pewaris para Nabi, dan sesungguhnya mereka tidaklah mewariskan dinar maupun dirham, akan tetapi mewariskan ilmu. Barangsiapa yang mengambil bagian ilmu maka sungguh dia telah mengambil bagian yang berharga.”
 
Banyak sekali ilmu yang bermanfaat yang bisa diperoleh dalam kitab tersebut, setelah kajian tersebut dilanjutkan dengan berbuka puasa sunah bersama dan santap malam bersama dilanjutkan dengan sholat berjamaah.[Amd]

sumber : pksmedan.com

PKS Medan Perjuangan Fogging di Jalan Pelita 1

PKS Medan Perjuangan Fogging di Jalan Pelita 1
PKSMEDAN.com - Menjalankan program peduli tetangga, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kecamatan Medan Perjuangan melakukan program Fogging di Jalan Pelita 1 Gg Pelajar pada hari Ahad (27/3) tepatnya pukul 17.00-18.00 WIB.

Program Fogging sendiri merupakan salah satu program dari Bidang Kesra sebagai bentuk khidmat untuk rakyat yang membutuhkan. Program ini diberikan secara gratis bagi warga Medan khususnya kecamatan Medan Perjuangan yang merasa lingkungannya perlu diadakan Fogging bisa menghubungi PKS MP tentunya dengan izin pemerintahan setempat.
 
"Adapun tim Fogging yg turun pada hari ini ada sebanyak 7 orang bekerja sama dengan kepling setempat." lapor Ibnu Hasyim salah seorang tim Fogging PKS Medan Perjuangan[Isl]


sumber : pksmedan.com

Saturday, March 26, 2016

Silaturahim, Kunci Sukses Dalam Berdagang

Silaturahim, Kunci Sukses Dalam Berdagang
PKSMEDAN.com - Anggota Komisi VI DPR RI Refrizal menilai silaturahim adalah kunci dari suksesnya berdagang.

Hal itu disampaikan Refrizal saat melakukan reses di Kota Pariaman, di depan para ibu pegiat UMKM "Ayang Isar" yang menjual aneka macam makanan ringan.

"Kata nabi, kalau umur kita mau panjang, rezeki kita mau bertambah, harus banyak silaturahim. Termasuk dalam membuat usaha ekonomi, kuncinya ada di silaturahim," jelas Putra Daerah Asli Kabupaten Pariaman ini.

Refrizal menambahkan ada banyak cara dalam melakukan silaturahim, baik melalui tatap muka fisik maupun di dunia maya (media sosial).

"Ibu-ibu juga perlu memasarkan usaha lewat media sosial, seperti facebook atau instagram. Karena prinsip dalam berusaha itu apa saja boleh, kecuali yang dilarang oleh agama," jelas Refrizal.

Oleh karena itu, Refrizal mendorong agar penggiat UMKM ini mengajukan proposal ke pemerintahan Kota Pariaman untuk mendapatkan bantuan, baik yang bersifat pelatihan, modal, maupun alat.

"Tugas saya di DPR pusat yang mengawal anggaran agar Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan memberikan bantuan ke pemerintah di sini. Bisa melalui program Kredit Usaha Rakyat, Bantuan Dana Bergulir, atau dana CSR BUMN yang berbunga rendah," tambah Legislator PKS dari Dapil Sumatera Barat II ini.

Diketahui, silaturahim dengan Pegiat UMKM adalah agenda terakhir dalam reses kali ini. Sebelumnya, Refrizal juga telah melakukan Bedah Lapau hingga mencapai 604 lapau untuk memenuhi target 1000 lapau hingga akhir tahun 2016 ini.[Syf]


sumber : pksmedan.com

Friday, March 25, 2016

Gelar Upgrading, Kader Perempuan PKS Kota Medan Harus Siap Menjadi Pelopor Bagi Rakyat

Gelar Upgrading, Kader Perempuan PKS Kota Medan Harus Siap Menjadi Pelopor Bagi Rakyat
PKSMEDAN.com - Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Medan menggelar upgrading dan pembekalan tim silaturahim pengurus daerah dan kecamatan PKS se-Kota Medan di Aula Graha Keadilan Jl.Sei Beras, Medan, Jumat (25/03).

Acara ini dihadiri ketua-ketua bidang dan tim silaturahim dari seluruh Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS Se-Kota Medan. Tercatat, ada sekitar 50 orang kader perempuan se-Kota Medan yang mengikuti acara pembekalan ini.

Membuka acara Salman Alfarisi menyampaikan apresiasi terhadap BPKK yang telah menyelenggarakan acara ini. Sebagai ketua bidang, perempuan PKS mesti memiliki kepemimpinan yang kuat agar bisa mengarahkan kader di bawahnya. “Perempuan PKS harus menjadi pelopor perubahan ditengah masyarakat dengan berbagai kegiatan yang dimuali dari rumah-rumah kader itu sendiri,” ujar Ketua DPD PKS Kota Medan ini.

Ketua Bidang perempuan & ketahanan keluarga DPD PKS Kota Medan, Sri Rezeki menambahkan, “Perempuan PKS harus punya semangat dan kreatifitas. Kami berharap dengan adanya kegiatan ini akan melahirkan perempuan-perempuan PKS yang siap bekerja dan berkhidmat untuk rakyat. Juga memiliki tim yang tangguh untuk melakukan gebrakan baru menjadi perempuan pelopor ditengah-tengah masyarakat,” jelasnya.asnya.

"Selamat atas terselenggaranya acara ini, harapan kami agar semua BPKK DPC mempunyai semangat yang tingigi untuk menyebar kebaikan dan memberikan pencerahan ditengah masyarakat dengan program yang telah diprogramkan di dpp,dpw,dpd agar salig berkordinasi dengan baik," tambah Irfa Halena, Ketua Deputi PKKP DPW PKS Sumut.[Syf]


sumber : pksmedan.com

Berkhidmat Untuk Rakyat, PKS Medan Perjuangan Gelar Bakti Sosial dan Santunan Anak Yatim

Berkhidmat Untuk Rakyat, PKS Medan Perjuangan Gelar Bakti Sosial dan Santunan Anak Yatim
PKSMEDAN.com - Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kecamatan Medan Perjuangan menggelar acara Bakti Sosial berupa acara Santunan Anak Yatim dan Pemeriksaan Gula Darah dan Asam Urat, pada Jumat (255/3) di Musholla Silaturrahim Jl. H.M. Said Gg Pelajar Kelurahan  Sidorame Barat 1 Kec. Medan Perjuangan.

Acara dihadiri oleh puluhan warga sekitar, juga dihadiri oleh Anggota DPRD Medan, H.Jumadi, S.Pd.I , Kepala Lingkungan IV, Bapak Jaka dan juga Ketua DPRa Sidorame Barat 1 Jamaluddin Shah., serta Donatur Bapak Andrian. 

Dalam Sambutannya, Ketua DPC PKS MP, Anton Simarmata ST, bahwa program ini adalah Program rutin PKS sebagai bentuk pelayannan terbaik berkelanjutan PKS kepada Masyarakat. Meskipun sederhana, semoga acara ini bisa menjadi sarana silaturahim dan antara PKS dengan masyarakat tanpa harus menunggu momentum Pemilu. 

"Apalagi di keperngurusan baru, jargon yang dibawa PKS ialah Berkhidmat untuk Rakyat. Program Peduli Tetangga juga merupakan program unggulan dari DPD PKS Kota Medan yang tersalurkan dalam bentuk program-program Partai, dari daerah hingga ranting", ujar Anton.

Bapak Jumadi, S.Pdi yang juga anggota DPRD Kota Medan ini dalam sambutannya tak lupa menjelaskan pentingnya  pengurusan Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran oleh masyrakat untuk mempermudah segala urusan Administrasi Negara.

Acara yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga pukul 11.30 wib itu diikuti dengan antusias oleh warga. “Warga yang mengikuti Pemeriksaan kesehatan bejumlah sekitar 75 orang. Sedanngkan jumlah anak Yatim Piatu yang disantuni ada 34 anak.” Ujar M Syuaib Ambarita, Staff Bidang Kesra PKS Medan Perjuangan.[Isl] 




sumber : pksmedan.com

Tak Kenal Lelah, Politisi PKS Ini Serap Aspirasi Hingga Larut Malam

Tak Kenal Lelah, Refrizal Serap Aspirasi Hingga Larut Malam
PKSMEDAN.com - Padatnya agenda pada masa reses kali ini, benar-benar dimanfaatkan oleh Anggota DPR RI Fraksi PKS Refrizal untuk menyerap keluhan dari masyarakat di Daerah Pemilihannya, Sumatera Barat II, hingga larut malam, pukul 22.41.

Hal itu sebagaimana yang dilakukan oleh Refrizal saat silaturahim kepada sekitar 50 (lima puluh) orang masyarakat di Dusun Lariang, Kelurahan Nan Tujuah, Kecamatan Palupuh, Agam, Sumatera Barat, Kamis (24/3).

Keluhan yang diterima oleh Anggota Komisi VI ini salah satunya datang dari Ketua Masjid At-Taqwa, Muslim Mardi.

Sebagai tokoh masyarakat, dirinya berkeluh bahwa pembangunan jalan di daerahnya saat ini masih terisolir karena belum mendapatkan perhatian lebih dari pemerintahan setempat, khususnya jalan yang menghubungkan antara Agam dan Pasaman.

"Saat pilkada gubernur kemarin, daerah ini meraih 220 suara untuk pemenangan Irwan Prayitno dari PKS. Oleh karena itu, kami berharap PKS dapat memenuhi janjinya, baik yang di pusat maupun di daerah,"jelas Muslim.

Selain pembangunan fisik, Muslim juga berharap Refrizal dapat memberikan perhatian untuk peningkatan pemahaman keagamaan, khususnya kepada 60 (enam puluh) santri yang belajar dan menghapal Al-Quran.

Menanggapi hal itu, Refrizal menjelaskan bahwa tidak semuanya pembangunan jalan dapat dibantu oleh anggota DPR. Sebab, hanya yang terkategori Jalan Nasional yang dapat diperjuangkan untuk mendapatkan anggaran dari pemerintah pusat.

"Contoh jalan nasional misalnya adalah jalan yang menghubungkan antara propinsi Sumatera Barat dengan Bengkulu. Kalau yang menghubungkan antara kabupaten Agam dengan Pasaman, maka ituJ menjadi tanggung jawab pemerintah daerah," jelas Refrizal.

Refrizal mempersilahkan masyarakat di Agam untuk terus mengawasi aspirasi yang telah disampaikan tersebut.

"Kami akan sampaikan baik kepada pemerintah daerah yang kami usung, juga kepada menteri yang terkait. Kalau perlu hadir ke kantor Fraksi PKS, karena kami ada Hari Aspirasi yang diselenggarakan setiap Hari Selasa," jelas Refrizal.

Sebelum beranjak pulang, di akhir silaturahim, masyarakat memeluk Refrizal, menumpahkan air mata seraya mendoakan agar tetap bekerja, Berkhidmat untuk Rakyat.[Syf]


sumber : pksmedan.com

Wednesday, March 23, 2016

Reses Muhammad Nasir, Warga Keluhkan Raskin, Limbah Hingga Insentif Bilal Jenazah dan Penggali Kubur

Reses Muhammad Nasir, Warga Keluhkan Raskin, Limbah Hingga Insentif Bilal Jenazah dan Penggali Kubur
PKSMEDAN.com - Warga di Daerah Pemilihan V Kota Medan yang meliputi, Kecamatan Medan Marelan, Belawan, Deli dan Labuhan menyampaikan keluhannya kepada anggota DPRD Medan Muhammad Nasir saat melaksanakan reses I Tahun 2016 yang dilaksanakan  di Jalan Rawe 9 lingk.11 Kelurahan Tangkahan kec Medan Labuhan dan  di lingk 21 canang kering/Kelurahan Sicanang kec. kota Belawanànpekan kemarin.
Permasalahan yang dikemukakan warga sangat beragam. Yang paling menonjol, warga mengeluhkan buruknya pembangian raskin, buruknya pengelolaan limbah serta insentif bagi Bilal Jenazah dan Penggali Kubur yang dinilai sangat kurang.

Seperti yang disampaikam Zulkarnain, warga Medan Belawan ini mengeluhkan cara pembagian Beras Miskin (Raskin) yang dinilai tidak tepat sasaran.

"Ada diantaranya warga yang memiliki rumah kendaraan mendapatkan Raskin, tapi tukang becak, rumah masih ngontrak tak mendapatkan Raskin," jelas pria yang kesehariannya berpropesi sebagai penarik becak bermotor di Kota Medan.

Zulkarnain mempertanyakan cara pendataan yang dilakukan pihak Kepling dan Kelurahan. "Saya mempertanyaka  pendataan yang dilakukan, masa yang berada dapat raskin sementara yang masih ngontrak tak mendapatkan raskin," jelasnya.

Sementara itu, Eko warga Medan Belawan memprotes persoalan limbah di kawasan Medan Utara.

"Banyak limbah yang mengalir telah mematikan tambak," jelasnya.

Diungkapkannya, kondisi limbah menjadikan kawasan Medam Utara menjadi muara limbah. "Kini Medan Utara menjadi Muara limbah," jelasnya.

Sementara itu, warga juga menyampaikan permasalahan soal honor bilal jenazah dan penggali kubur. Sementara itu, dalam kesempatan tersebut anggota DPRD Medan, Muhammad Nasir mendesak Pemko Medan untuk memperbaiki penyaluran raskin kepada warga di Kota Medan.

"Kita mengharapkan pembagian raskin ini dilakukan lebih adil lagi. Seleksi masyarakat miskin juga harus dilakukan dengan baik jangan sampai ada orang yang mampu malah terima Raskin," jelasnya.

Sementara soal limbah, Muhammad Nasir juga menilai persoalan limbah harus tetap menjadi perhatian serius, karena efek buruknya yang ditimbulkan akan berdampak dalam jangka panjang," jelasnya.

Persoalan limbah KIM, kata Nasir pernah juga menjadi sorotan saat dirinya duduk di DPRD Sumut. "Saat saya duduk di DPRD Sumut,  permasalahan limbah KIM pernah menjadi sorotan dan tidak ada yang mau bertanggung jawab. Bahkan Badan Lingkungan Hidup (BLH) di Kota Medan, Deliserdang, dan Provinsi terkesan buang badan," jelasnya.[Syf]


sumber : pksmedan.com

Sangat Meresahkan, Warga Minta Polisi Berantas Judi dan Narkoba

Sangat Meresahkan, Warga Minta Polisi Berantas Judi dan Narkoba
PKSMEDAN.com - Narkoba dan judi semakin meresahkan warga khusunya di Daerah Pemilihan (Dapil) III Kota Medan yang meliputi Kecamatan Medan Petisah, Barat, Medan Baru dan Helvetia. Keresahan ini disampaikan  Hj Sapiani Jalan. Pertempuran kelurahan Pulo Brayan Kota link 7 Kecamatan Medan Barat saat menghadiri reses I Tahun 2016, Anggota DPRD Medan, H.Rajuddin Sagala, S.PdI pekan kemarin di Reses di Lapangan Gajah Mada  Jl. Gajah Mada Kec. Medan Baru.
"Kami meminta kepada pemerintah kota Medan dan aparat terkait terutama Polsek M Barat untuk segera memberantas dan menutup perjudian dan transaksi narkoba, sabu-sabu dan ganja secara terbuka di warung pinggir jalan pertempuran, pinggir Sungai Deli," tegasnya.

Kondisi serupa juga terjadi di jl. Cempaka Ujung kelurahan Tanjung Gusta Kecamatan Medan Helevtia tepatnya di depan kompleks perumahan ACM seperti yang disampaikan Heriati warga jalan Cempaka kelurahan Tanjung Gusta Kecamatan Medan Helvetia.

Tidak hanya soal narkoba, warga juga mengeluhkan maraknya pengutipan urusan KK dari warna merah ke biru, KTP, surat pindah dan akte kelahiran mulai dari tingkat kepling sampai di kelurahan.

"Banyak warga mengeluhkan masih maraknya pengutipan urusan KK dari warna merah ke biru, KTP, surat pindah dan akte kelahiran mulai dari tingkat kepling sampai di kelurahan. Bahkan oknum aparat mematok angka tertentu kepada warga," jelas Rasidi warga jalan Sejahtra No. 39 kel. Helvetia Timur Kecamatan Medan Helvetia.

Seperi yang dialami  Joko Dariatno warga. Ampera 3 No. 11 Kel. Glugur Kota Kec. Medan Barat. Di Kelurahan Glugur Kota dalam mengurus Surat Silang Sengketa Tanah beliau mematok Rp.8 juta kepada warga bernama Joko Dariatno yg tinggal di Jl. Ampera 3 No. 11 Kel. Glugur Kota Kec. Medan Barat, ketika yang bersangkutan minta dikurangi sang Lurah beralasan uang tersebut sudah dikoordinasikan dengan Camat Kec. Medan Barat.

"Ini sangat memberatkan warga karena warga meminta surat tersebut baru akan menggadaikan tanahnya ke Bank atau berupaya menjualnya," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD Medan H.Rajudin Sagala, S.PdI mendukung upaya warga yang peduli dengan lingkungannya terutama masalah narkoba dan perjudian.

"Masalah judi dan narkoba sekarang ini bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat hukum, melainkan kita seluruhnya. Dan masyarakat juga diharapkan untuk bisa memberikan informasi kepada aparat berwenang soal kondisi dan perkembangan lingkungannya terutama soal peredaran narkoba dan judi," jelasnya.

Persoalan ini, Rajudin mengapresiasi kinerja kepolisian dalam melakukan pemberantasan narkoba dan Judi Kota Medan meski belum menyasar kepada bandar besar. "Kita juga mengapresiasi aparat kepolisian dalam melakukan pemberantasan narkoba seperti yang dilakukan di kawasan Kampung Kubur Medan dan beberapa kawasan lainnya," jelasnya seraya mengharapkan agar pemberantasan narkoba juga harus memberikan efek jera sehingga keberadaan bandar-bandar narkoba bisa ditekan .

Sementara itu soal masih adanya pungutan liar, Rajudin mengingatkan pemerintah harus segera bertindak tegas terhadap aparat di bawahnya yang masih tega melakukan pungli kepada warga, mulai dari setingkat Kepling, Lurah dan camat yang masih mengutip iuran-iuran liar seperti pengurusan KTP, KK, Surat Pindah, Surat Bebas Silang Sengketa Tanah.

"Kita minta kepada Walikota Medan untuk menindak tegas bawahannya sehingga warga tidak menjadi sapi perahan dari oknum aparat yang ingin menjadikan masyarakat sebagai sumber pendapatan di tengah-tengah kesusahan warga," jelasnya.[Syf]

Sumber : dnaberita


sumber : pksmedan.com

Melanggar Hukum, Tangkap Kapal Ikan Ilegal dari China

Melanggar Hukum, Tangkap Kapal Ikan Ilegal dari China
PKSMEDAN.com - Anggota Komisi Bidang Perikanan dan Kelautan DPR RI Rofi Munawar mengapresiasi sikap Pemerintah Indonesia atas ketegasannya terhadap kapal Negara China yang melakukan penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing).

Sebab, kapal tersebut dinilai telah melanggar ketentuan hukum, yaitu Illegal, Unreported, dan Unregulated (IUU) Fishing.

"Sebagai sebuah negara berdaulat, Indonesia yang memiliki batas teritori dan pijakan yuridis, Indonesia sudah melakukan langkah yang tepat dengan menangkap kapal China karena melakukan kegiatan Ilegal fishing," jelas Rofi di Jakarta, Rabu (23/3).

Rofi menjelaskan seharusnya Negara China mendukung usaha Indonesia yang sedang berperang melawan illegal fishing. Namun, hal itu malah sebaliknya dengan cara mengintimidasi kapal pengawas perikanan Indonesia.

"Ini menunjukkan bahwa Negara China telah sering melanggar yurisdiksi perairan Indonesia. Pemerintah harus lebih tegas mengambil sikap atas hal ini," jelas Ketua Bidang Industri dan Pembangunan (Inbang) Fraksi PKS ini.

Menurut Rofi, Pemerintah Indonesia memiliki landasan hukum yang kuat dengan adanya UU perlindungan dan pemberdayaan nelayan, maupun hukum international United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) untuk menyampaikan keberatan atas kapal dari Negara China ini.

Menurut Rofi, pelanggaran China terhadap yuridiksi wilayah laut Indonesia tertuang dalam UNCLOS pasal 19 ayat 1 terkait ancaman penggunaan kekerasan terhadap kedaulatan, keutuhan wilayah atau kemerdekaan politik Negara pantai. Selain itu, kapal China juga telah melanggar pasal 19 ayat 8 tentang Kegiatan Perikanan di Wilayah Negara Pantai Tanpa Izin.

"Sehingga dalam hal ini China telah terbukti secara sengaja melakukan pengawalan terhadap aktivitas pencurian ikan di wilayah hukum Indonesia," tegas Legislator PKS dari Dapil Jawa Timur VII ini.

Diketahui, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Kapal Pengawas Hiu 001 telah mengamankan 8 Anak Buah Kapal (ABK) KM Kway Fey yang memasuki wilayah Perairan Natuna, Minggu (20/3/2016).

Namun, upaya penegakan hukum itu gagal karena tiba-tiba kapal coastguard China mendekat dan menabrak KM Kway Fey serta menarik kapal tersebut menjauh dari wilayah Indonesia.[Syf]


sumber : pksmedan.com

Blok Masela Harus Dikelola BUMN, Bukan Asing !

Blok Masela Harus Dikelola BUMN, Bukan Asing !
PKSMEDAN.com - Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI Bidang Kesejahteraan Rakyat (kesra) Iskan Qolba Lubis meminta Pemerintah Indonesia harus serahkan pengelolaan Blok Masela kepada BUMN.

Sebab, sesuai dengan amanat undang-undang, BUMN memiliki kewenangan untuk sepenuhnya mengelola energi di dalam negeri.

"Kepentingan rakyat akan lebih terjamin jika pengelolaan diberikan kepada BUMN, bukan kepada asing. Jadi, bukan pada ​soal ​lokasi di darat atau laut," jelas Iskan di Jakarta, Rabu (23/3).

Diketahui, Presiden Jokowi telah memutuskan proyek pengembangan gas alam cair Blok Abadi tersebut akan dibangun di darat. Menurut Iskan, yang terpenting adalah kepentingan rakyat dapat terwujud dengan adanya pembangunan Blok Masela ini.

​ Iskan tidak menampik ada sisi kelebihan dan kekurangan, baik pembangunan di darat maupun di laut. Meskipun demikian, Iskan memperkirakan pembangunan di darat menghabiskan waktu dan biaya yang lebih besar.
"Di darat, ​sepertinya akan lebih lambat karena butuh banyak perizinan. Bahkan bisa satu sampai dua tahun. ​Di laut hanya butuh izin Amdal​. ​Sedangkan di darat berhubungan dengan tanah dan perizinan masyarakat,"​ jelas politisi dari Dapil Sumatera Utara II ini.[Syf]


sumber : pksmedan.com

Facebook Siap Bercerai dengan Blackberry https://t.co/LHf4gW8LNo https://t.co/1nM7aWa6MZ


from Twitter https://twitter.com/berita3jambi

Twitter

Monday, March 21, 2016

Angka Kemiskinan Meningkat, Mari Dorong BAZNAS Fokus Entaskan Kemiskinan

Angka Kemiskinan Meningkat, Mari Dorong BAZNAS Fokus Entaskan Kemiskinan
PKSMEDAN.com - Anggota Komisi Bidang Agama DPR RI Fikri Faqih mendorong agar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) fokus pada pengentasan kemiskinan. Sebab, Fikri menilai angka kemiskinan di Indonesia jumlahnya terus meningkat.

“Oleh karena itu, jika BAZNAS mampu mengatasi persoalan tersebut, tentu manfaat zakat akan lebih dirasakan masyarakat,” jelas Fikri saat melakukan Kunjungan Kerja ke Sidoarjo, Senin (21/3).

Selain itu, Fikri mengapresiasi program pembiayaan operasional Layanan Kesehatan ‘Rumah Sehat’ yang dibangun dari hasil dana Corporate Social Responsibility (CSR)  Perusahaan Gas Negara (PGN) dengan pengelolaan rutin oleh Yayasan Alchusaini.

Diketahui, BAZNAS membantu biaya operasional Rp 2 miliar per tahun dengan jumlah pasien Rumah Sehat sekitar 1000 pasien per tahun. Beberapa jenis layanan diperuntukkan khusus bagi kaum lemah (dhuafa), seperti Rawat Jalan dan Rawat Inap.

“Meskipun demikian, akan lebih utama jika BAZNAS lebih fokus pada pengentasan kemiskinan. Biarkan urusan kesehatan menjadi tanggung jawab pemerintah melalui Program BPJS, Jamkesda, dan sebagainya,” jelas Legislator PKS dari Dapil Jawa Tengah IX ini.

Fikri berharap dengan adanya fokus BAZNAS tersebut, dapat mendorong masyarakat luas untuk berzakat secara ikhlas, juga meningkatkan perolehan zakat tiap tahunnya.[Syf]



sumber : pksmedan.com

Politsi PKS Ini Sayangkan Banyak Masyarakat Tidak Bisa Akses Informasi Dana Desa

Politsi PKS Ini Sayangkan Banyak Masyarakat Tidak Bisa Akses Informasi Dana Desa
PKSMEDAN.com - Anggota DPR RI Fraksi PKS dari Dapil Jawa Tengah IX Fikri Faqih menyayangkan banyak konstituennya yang tidak bisa mengakses informasi mengenai Dana Desa. Ditambah, alokasi dari dana pembangunan tersebut, dinilai masih tidak mampu penuhi kebutuhan masyarakat secara riil.

Demikian disampaikan Fikri saat melakukan kegiatan reses di Desa Slarang Lor, Dukuhwaru, Tegal, Minggu (20/3).

Realisasi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang terakumulasi senilai minimal Rp 1,2 miliar tiap desa selama ini banyak terkendala. Tidak bisa meng-cover kebutuhan riil di masyarakat karena beberapa pembatasan peruntukan,” papar Fikri.  

Menurut PP Nomor 60 Tahun 2014 dan PP Nomor 22 Tahun 2015, Dana Desa adalah dana yang bersumber dari APBN yang diperuntukkan bagi desa dengan ditransfer melalui APBD Kabupaten/ Kota. Penggunaan Dana Desa tersebut diperlukan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintaha, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Banyak masyarakat yang ingin tahu tentang hal itu, tapi mereka terkendala akses informasi tentang dana pembangunan untuk desa baik dari kabupaten, propinsi maupun pusat, terang Fikri.

Ke depan, Fikri berharap informasi mengenai dana pembangunan ini dapat diakses oleh masyarakat secara luas. “Sehingga, mereka bisa ikut mengusulkan program kepada pemerintah, membantu pelaksanaannya, bahkan ikut mengawasi realisasi dana tersebut,” jelas Anggota Komisi VIII DPR RI ini.[Syf]



sumber : pksmedan.com

PKS Belawan Gelar Rakercab dan Pelantikan Pengurus

PKSMEDAN.com - Medan. Dewan Pengurus Cabang (PKS) Kecamatan Medan Belawan Ahad, 20 Maret 2016 menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) di Aula Sekolah Al-Fathin Belawan. Rakercab yang di laksanakan merupakan Amanah dari DPD PKS Kota Medan untuk menyusun program kerja selama tiga tahun ke depan.

Selain membahas program kerja, Rakercab juga dilanjutkan dengan melantik Pengurus DPC PKS Medan Belawan masa Bakti 2016-2019 dan seluruh Pengurus Dewan Pengurus Ranting (DPRa) sekecamatan Medan Belawan.

Badan Pengurus Harian (BPH) PKS Belawan yang dilantik yakni, Ketua: Zulam Effendi, Wakil Ketua: Ishak Lubis, Sekretaris: Sufrijal Lubis, SH, Bendahara: Rustini, S.PdI, sedangkan untuk Ketua DPRa yakni, Ketua Belawan Bahagia, Ilham Bachtiar, Ketua Belawan II, Fahrel Manurung, Ketua Belawan I, Hamidi, Amd, Ketua Belawan Sicanang: Fadli, Ketua Belawan Bahari: Hamdan.

Acara yang sederhana namun khidmat ini dihadiri oleh Sekretaris Umum DPD PKS Kota Medan, Iwansyah, SH, S.Ag. Dalam sambutannya Irwansyah berpesan kepada seluruh Kader dan pengurus PKS Belawan untuk selalu ikhlas dalam menjalankan amanah yang telah di berikan, serta selalu memperbaharui niat bekerja karena Allah, Swt.

Irwansyah juga meminta kepada kepada kader dan pengurus untuk memperbanyak kader, sehingga kemenangan dakwah di masa datang dapat diraih.

"Kita memahami kondisi Belawan yang masyaraktnya tinggal di daerah pesisir, dengan niat yang ikhlas dan mengharapkan ridha Allah, insya Allah kemenangan Dakwah di Belawan bisa Kita raih". ucap irwansyah kepada wartawan pks medan.

Dalam kesempatan ini juga, Ketua PKS Belawan Zulham Effendi berpesan kepada pengurus untuk fokus terhadap amanah yang diberikan, serta tetap setia untuk membantu kerja-kerja di Belawan dalam rangka berkhidmat kepada masyarakat.

sumber : pksmedan.com

Sunday, March 20, 2016

Bareng Reses, Jazuli Berbagi Hadiah Kepada Masyarakat

Bareng Reses, Jazuli Berbagi Hadiah Kepada Masyarakat
PKSMEDAN.com - Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini memulai hari pertama reses dengan agenda Temu Konstituen dan Kegiatan Simpatik, seperti senam, bazar murah, dan pembagian hadiah (doorprize). Agenda tersebut dilakukan Jazuli di Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Banten, Minggu (20/3).

“Bertemu dengan konstituen adalah kegiatan rutin yang dilakukan tanpa perlu menunggu reses. Ini adalah sarana paling efektif untuk mendengar keluhan dan masukan dari masyarakat secara langsung,” jelas legislator dari Dapil Tangerang Raya ini.

Acara yang berlangsung meriah di halaman Kantor BMT Kas Kreo, Larangan, ini dihadiri oleh sekitar 200 orang kader dan simpatisan PKS . Juga, turut hadir dalam acara tersebut  Anggota Legislatif DPRD Kota Tangerang , Yatmi.

Kinerja fraksi PKS, menurut Jazuli, selama ini difokuskan untuk berkhidmat kepada masyarakat. Hal itu seperti adanya Hari Aspirasi, pengecekan narkoba terhadap seluruh anggota dewan dan tenaga ahli, hingga beberapa diskusi yang membahas topik aktual di masyarakat.

“Bahkan, Lomba Baca Kitab Kuning Fathul Mu’in pun, Fraksi PKS selenggarakan sebagai bagian dari Berkhidmat untuk Rakyat,” jelas alumnus Pesantren Salafiyah dan Universitas Muhammad Ibnu Su’ud, Arab Saudi, ini.[Syf]


sumber : pksmedan.com

Mukhlis : Ini Partai Dakwah, Kita Harus Bekerja Lebih Bersemangat, Tulus dan Ikhlas

Mukhlis : Ini Partai Dakwah, Kita Harus Bekerja Lebih Bersemangat, Tulus dan Ikhlas
PKSMEDAN.com - Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kecamatan Medan Marelan gelar Rapat Kerja Cabang (RAKERCAB) sekaligus Pelantikan pengurus DPC PKS Kec.Medan Marelan masa khidmat 2015-2018 di Danau Siombak Marelan, Minggu (20/03).

Rakercab dimeriahkan dengan perlombaan anak kader, yaitu perlombaan makan kerupuk dan mewarnai, serta penampilan pentas seni dari salah satu RA yang dikelola oleh kader PKS.

Rapat Kerja Cabang (RAKERCAB) kali ini dibuka oleh Muhammad Nasir, yang juga merupakan Ketua Fraksi DPRD Kota Medan. Dalam sambutannya, beliau mengharapkan semoga program kerja tahunan yg telah dirancang ini bisa mengoptimalkan kerja-kerja dakwah kita baik struktural maupun kuktural. Dan beliau yakin pemimpin-pemimpin muda ini mampu dan berkemauan untuk merubah pola fikir masyarakat sehingga dakwah dapat bergerak lebih baik.
 
Ketua DPC PKS Kecamatan Medan Marelan dalam orasinya mengingatkan kepada pengurus agar terus bekerja dan berkhitmat untuk rakyat, jangan pernah berhenti melayani masyarakat "Ini adalah partai dakwah sehingga kita harus bekerja dengan lebih bersemangat tulus dan ikhlas," tegasnya.

Tampak hadir dalam acara tersebut
Sekretaris Kepala Kecamatan Medan Marelan Bapak Suharyadi, S.Sos, Ketua PAC PDI P Kecamatan Medan Marelan Bapak Rahmad, Ketua Cada V Bapak Abdul Latif Lubis, S.Ag serta seluruh pengurus ranting Se-Kecamatan Medan Marelan.
 
Dalam sambutannya sekretaris Kepala Kecamatan Medan Marelan juga berharap agar pengurus partai ditingkat kecamatan dapat bekerja sama dan sama-sama bekerja untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya Kecamatan Medan Marelan.[Eko]
 


sumber : pksmedan.com

Saturday, March 19, 2016

Muhammad Nasir : Sumbang Limbah, Penyertaan Modal KIM Perlu Dipertimbangkan

Muhammad Nasir : Sumbang Limbah, Penyertaan Modal KIM Perlu Dipertimbangkan
PKSMEDAN.com - Anggota DPRD Medan Muhammad Nasir meminta Pemko Medan mempertimbangkan penyertaan modal ke Perseroan Terbatas (PT) Kawasan Industri Medan (KIM) lantaran perusahaan pengelola kawasan industri ini menjadi bagian dari penyumbang limbah Kota Medan.

"Saya mengharapkan ada pertimbangan Pemko Medan untuk penyertaan modal ke KIM karena selama ini limbah di kawasan Medan utara dihasilkan dari kawasan ini," jelas Nasir kepada wartawan di Medan, Rabu (16/03/2016).

Muhammad Nasir mengatakan, pertimbangan ini perlu dilakukan karena jangan sampai Pemko Medan yang setiap tahunnya menyuntik dana, namun PT. KIM sendiri tidak pernah melakukan perbaikan dalam pengelolaan limbah.

"Kalau kita (Kota Medan-red) juga memberikan suntikan dana, baiknya KIM juga melakukan tata kelola limbah yang baik pula bukan malah merugikan Kota Medan," jelasnya.

Diakui Nasir, untuk penyertaan modal ke KIM ini biasanya untuk Kota 10 persen, Provinsi 30 persen dan Pusat 60 persen.

"Seingat saya, untuk Kota10 persen, Provinsi 30 persen dan Pusat 60 persen. Meskipun kita memberikan memberikan mempenyertaan modal sangat kecil, namun persoalan limbah harus tetap menjadi perhatian serius, karena efek buruknya yang ditimbulkan akan berdampak dalam jangka panjang," jelasnya.

Persoalan limbah KIM, kata Nasir pernah juga menjadi sorotan saat dirinya duduk di DPRD Sumut. "Saat saya duduk di DPRD Sumut,  permasalahan limbah KIM pernah menjadi sorotan dan tidak ada yang mau bertanggung jawab. Bahkan Badan Lingkungan Hidup (BLH) di Kota Medan, Deliserdang, dan Provinsi terkesan buang badan," jelasnya.

Seperti diketahui, berdasarkan jadwal DPRD Medan akan menggelar rapat paripurna dengan agenda nota pengantar kepala daerah tentang ranperda penyertaan modal Pemko Medan ke PT.KIM, Senin 28 Maret 2016 mendatang.[Syf]


sumber : pksmedan.com

Selisih 22 Suara, Kasuba-Hasjim Menangi Pemungutan Suara Ulang di Halsel

Selisih 22 Suara, Kasuba-Hasjim Menangi Pemungutan Suara Ulang di Halsel
PKSMEDAN.com - Pasangan Bahrain Kasuba dan Iswan Hasyim memenangi pemungutan suara ulang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) yang digelar Sabtu (19/3/2016).

Demikian keterangan dari Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhamad Kasuba, Ahad (20/3/2016).

Ketua DPP PKS yang mengurus Wilayah Dakwah Indonesia Timur ini menyebutkan, pasangan yang diusung oleh PKS dan Partai Hanura tersebut meraih 43.588 dari total suara sah 120.445 suara, atau selisih 22 suara dari pasangan nomor urut 1 Amin Ahmad-Jaya Lamusu.

Selengkapnya perolehan suara pasangan calon launnya adalah sebagai berikut: Amin-Jaya (nomor urut 1) 43.566 suara, Ponsen-Sagaf (2) 23.000 suara dan Rosihan-Beni (3) 10.291 suara.

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) dalam sidang  22 Februari 2016 mengabulkan melakukan pemungutan suara ulang (PSU) di 20 TPS yang dianggap bermasalah oleh pemohon pasangan Bahrain-Iswan. Hal tersebut berdasarkan atas ditemukannya kotak suara di sebuah toilet Sekolah Luar Biasa (SLB) Desa Tamori.

Saat itu hakim MK I Dewa Gede Palguna menyatakan dalam perkara aquo, jelas penyelenggaran tidak profesional menjalankan tugasnya, tidak hanya mencederai demokrasi tapi menyebabkan ketidakpastian hukum.Menurut Gede Palguna di sidang yang dilakukan di Gedung MK itu, semestinya keberadaan surat suara dipastikan dengan baik dan aman.[Syf]


sumber : pksmedan.com

Di Makassar, Presiden PKS Ingatkan Kader Jangan Terlena Dengan Kemenangan

Di Makassar, Presiden PKS Ingatkan Kader Jangan Terlena Dengan Kemenangan
PKSMEDAN.com - Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak boleh terlena dengan kemenangan-kemenangan dalam Pilkada serentak yang digelar beberapa waktu lalu.

Pesan itu disampaikan Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman dalam Konsolidasi Pengurus PKS se-Sulawesi di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (19/3/2016).

"Kader harus mempunyai stamina yang panjang, jangan terlena dengan kemenangan-kemenangan kecil," ujar Sohibul Iman di hadapan ratusan pengurus PKS se-Sulawesi.

Tak hanya itu, Pria yang akrab disapa Kang Iman ini juga meminta kader PKS juga harus tetap pro aktif, solid dan berkerja dalam koridor yang sesuai.Tujuan besarnya, papar Kang Iman, tetap dalam kerangka berkhidmat untuk rakyat.

"Pengurus harus lebih pro aktif, membangkitkan partisipasi kader, menjaga soliditas kader dan tetap berada dalam koridor," pesan Sohibul Iman.

Dalam konsolidasi pengurus, hadir Pengurus PKS dari seluruh Sulawesi diantaranya Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, dan Gorontalo.[Syf]


sumber : pksmedan.com