sumber : pksmedan.com
Monday, November 28, 2016
Peduli Pembangunan Disabilitas di Indonesia, FPKS Selenggarakan Diskusi Publik
sumber : pksmedan.com
MIliki Modal Yang Kuat, Jazuli : Indonesia Mampu Selesaikan Konflik Rohingya
sumber : pksmedan.com
Kebhinnekaan Terusik, Negara Menjadi Gaduh
sumber : pksmedan.com
Tingkatkan Minat Baca, RKI Medan Tuntungan Buka Taman Bacaan Pelangi di Ladang Bambu
| (Gbr I : Dongeng yang dibawakan ummi Aisyah yang juga berasal dari komunitas Kampung Dongeng) |
| (Gbr II : Anak-anak sedang asyik belajar melipat kertas origami sebagai pembelajaran seni kreativitas) |
| (Gbr III : Dengan wajah serius anak-anak mendengarkan kisah dongeng yang dibawakan) |
sumber : pksmedan.com
Saturday, November 26, 2016
RT @berita3jambi: Pengertian Platform as a Service (PaaS) https://t.co/cDOyiOJAEN
RT @berita3jambi: Pengertian Platform as a Service (PaaS) https://t.co/cDOyiOJAEN
— Bersiap (@berita3jambi) November 27, 2016
from Twitter https://twitter.com/berita3jambi
RT @berita3jambi: Layanan Cloud Storage Alternatif Selain OwnCloud https://t.co/jBQq0Pw1ix
RT @berita3jambi: Layanan Cloud Storage Alternatif Selain OwnCloud https://t.co/jBQq0Pw1ix
— Bersiap (@berita3jambi) November 27, 2016
from Twitter https://twitter.com/berita3jambi
RT @berita3jambi: Pengertian Quality Assurance dan Quality Control https://t.co/1vX7fxjBsM
RT @berita3jambi: Pengertian Quality Assurance dan Quality Control https://t.co/1vX7fxjBsM
— Bersiap (@berita3jambi) November 27, 2016
from Twitter https://twitter.com/berita3jambi
RT @berita3jambi: Teknik Dasar Sepak Bola https://t.co/AjaADL3lfX
RT @berita3jambi: Teknik Dasar Sepak Bola https://t.co/AjaADL3lfX
— Bersiap (@berita3jambi) November 27, 2016
from Twitter https://twitter.com/berita3jambi
RT @berita3jambi: Pengertian Seni Menurut Para Ahli https://t.co/wC0sZfKDjO
RT @berita3jambi: Pengertian Seni Menurut Para Ahli https://t.co/wC0sZfKDjO
— Bersiap (@berita3jambi) November 27, 2016
from Twitter https://twitter.com/berita3jambi
RT @berita3jambi: Pengertian Paragraf dan jenis-jenisnya secara lengkap https://t.co/om6fyfYMcb
RT @berita3jambi: Pengertian Paragraf dan jenis-jenisnya secara lengkap https://t.co/om6fyfYMcb
— Bersiap (@berita3jambi) November 27, 2016
from Twitter https://twitter.com/berita3jambi
RT @berita3jambi: Ciri-ciri Flagellata Mastigophora https://t.co/9aBXzW2Axg
RT @berita3jambi: Ciri-ciri Flagellata Mastigophora https://t.co/9aBXzW2Axg
— Bersiap (@berita3jambi) November 27, 2016
from Twitter https://twitter.com/berita3jambi
RT @berita3jambi: Pengertian, Fungsi, dan Bagian-Bagian Hati https://t.co/3fx6kAH90l
RT @berita3jambi: Pengertian, Fungsi, dan Bagian-Bagian Hati https://t.co/3fx6kAH90l
— Bersiap (@berita3jambi) November 27, 2016
from Twitter https://twitter.com/berita3jambi
RT @berita3jambi: Bisnis Online Mudah dan Dapat Dikerjakan Dirumah https://t.co/Qo3UrPu0GF
RT @berita3jambi: Bisnis Online Mudah dan Dapat Dikerjakan Dirumah https://t.co/Qo3UrPu0GF
— Bersiap (@berita3jambi) November 27, 2016
from Twitter https://twitter.com/berita3jambi
RT @berita3jambi: Daftar Film 12 Terbaik Sepanjang Masa https://t.co/gLgz6SI9or
RT @berita3jambi: Daftar Film 12 Terbaik Sepanjang Masa https://t.co/gLgz6SI9or
— Bersiap (@berita3jambi) November 27, 2016
from Twitter https://twitter.com/berita3jambi
RT @berita3jambi: Pengertian Platform as a Service (PaaS) https://t.co/cDOyiOJAEN
— Bersiap (@berita3jambi) November 27, 2016
RT @berita3jambi: Layanan Cloud Storage Alternatif Selain OwnCloud https://t.co/jBQq0Pw1ix
— Bersiap (@berita3jambi) November 27, 2016
RT @berita3jambi: Pengertian Quality Assurance dan Quality Control https://t.co/1vX7fxjBsM
— Bersiap (@berita3jambi) November 27, 2016
RT @berita3jambi: Teknik Dasar Sepak Bola https://t.co/AjaADL3lfX
— Bersiap (@berita3jambi) November 27, 2016
RT @berita3jambi: Pengertian Seni Menurut Para Ahli https://t.co/wC0sZfKDjO
— Bersiap (@berita3jambi) November 27, 2016
RT @berita3jambi: Pengertian Paragraf dan jenis-jenisnya secara lengkap https://t.co/om6fyfYMcb
— Bersiap (@berita3jambi) November 27, 2016
RT @berita3jambi: Ciri-ciri Flagellata Mastigophora https://t.co/9aBXzW2Axg
— Bersiap (@berita3jambi) November 27, 2016
RT @berita3jambi: Pengertian, Fungsi, dan Bagian-Bagian Hati https://t.co/3fx6kAH90l
— Bersiap (@berita3jambi) November 27, 2016
RT @berita3jambi: Bisnis Online Mudah dan Dapat Dikerjakan Dirumah https://t.co/Qo3UrPu0GF
— Bersiap (@berita3jambi) November 27, 2016
RT @berita3jambi: Daftar Film 12 Terbaik Sepanjang Masa https://t.co/gLgz6SI9or
— Bersiap (@berita3jambi) November 27, 2016
Friday, November 25, 2016
HNW : Pemahaman Pancasila, Sarana untuk Koreksi Diri
Hal itu disampaikan Hidayat saat memberikan keynote speech dalam acara Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kerjasama MPR RI dengan Yayasan Mutiara Hati, di Gedung Pertemuan Daerah (GPD) Kota Salatiga, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (24/11/2016).
Acara yang dihadiri tokoh masyarakat, alim ulama dan masyarakat sekitar ini membawa tema Urgensi Pemahaman Pancasila dalam Kehidupan Bermasyarakat.
"Diharapkan jika masyarakat terus menyegarkan pemahamannya tentang Pancasila maka kita semua bersama akan terus menyesuaikan diri dalam menghadapi tantangan bangsa, juga bisa mengoreksi diri dari segala perilaku yang bertentangan dengan Pancasila," jelas Hidayat.
Dalam kesempatan itu, Hidayat juga mengatakan bahwa kegiatan sosialisai yang dilakukan MPR adalah amanah UU yang harus dilakukan. Sosialisasi dilakukan agar masyarakat Indonesia semakin cinta kepada negaranya, tumbuh karakter kebangsaan yang kuat, memahami kebhinnekaan dan kedaulatan bangsa.
“Dengan adanya pemahaman Pancasila dan nilai-nilai luhur bangsa serta turunan aturan peraturan perundangannnya, maka diharapkan bisa menjadi benteng dalam menghadapi tantangan bangsa baik domestik maupun global,” papar Legislator PKS dari Daerah Pemilihan Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Luar Negeri ini.
Hidayat memberikan contoh, Pilpres dan Pilkada serentak adalah amanah peraturan perundangan, maka rakyat akan tersadarkan bahwa rakyat adalah pemegang kedaulatan.
“Itu adalah anugerah yang sangat besar. Sekarang rakyatkah yang menentukan mau dibawa kemana perjalanan bangsa Indonesia dengan memberikan hak pilihnya. Sehingga, dengan pemahaman empat pilar MPR, yaitu Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika, maka rakyat akan tidak mungkin menyia-nyiakan hak konstituisonalnya untuk memilih sesuai hati nurani. Intinya pemahaman empat pilar MPR sangat penting bagi rakyat Indonesia semakin memahami dan mencintai negaranya," tegas Hidayat. [pks.id]
sumber : pksmedan.com
Hari Guru Nasional, Kawal Program Sertifikasi Yang Belum Berjalan Efektif
“Guru wajib memiliki kemampuan untuk menghasilkan siswa berkualifikasi tinggi,” tutur Fahmy di kantor DPP PKS Jln TB Simatupang, Jakarta Selatan, Jumat (25/11/2016).
Fahmy menjelaskan, bahwa kualitas guru sangat ditunjang oleh peran pemerintah melalui kebijakan-kebijakannya.“Kebijakan meningkatkan kemampuan guru melalui program sertifikasi adalah kebijakan dengan niat dan maksud mulia. Negara telah mengerahkan sumber daya dana dan upaya yang sangat luar biasa,” jelasnya.
Akan tetapi, Fahmy menyayangkan kebijakan program sertifikasi guru tidak berjalan baik di lapangan, dikarenakan masih adanya oknum-oknum yang menyalahgunakan kebijakan tersebut. Sehingga, kebijakan tersebut sudah terkebiri sejak dini.
Berdasarkan data dari Kemendikbud, guru di Indonesia yang sudah menerima sertifikasi ada 2.294.191 orang dan guru yang belum menerima sertifikasi terdapat 721.124 orang. Namun, Fahmy menuturkan belum adanya perbedaan yang signifikan antara guru yang sudah tersertifikasi dengan guru yang belum tersertifikasi.
Hasil penelitian World Bank membuktikan guru-guru yang telah menerima sertifikat dan guru-guru yang belum menerima sertifikat sama saja, alias tidak berbeda Padahal, Fahmi berharap dengan adanya program sertifikasi, kualitas guru akan semakin membaik. “Berarti segala pengerahan sumber daya dan upaya jadi mubazir,” ucap Fahmy.
Oleh karena itu, Fahmy menekankan pentingnya peran pemerintah dalam melakukan pengawalan dan pengawasan terhadap kebijakan sertifikasi guru. Agar, kebijakan tersebut dapat sesuai dengan sasarannya.
“Saatnya kita semua harus bekerja ikhlas, bekerja keras, dan bekerja cerdas demi meningkatkan harkat dan martabat guru,” tutupnya. [pks.id]
sumber : pksmedan.com
Aksi Unjuk Rasa 2 Desember Dihimbau Tetap Damai dan Waspadai Provokator
sumber : pksmedan.com
Thursday, November 24, 2016
Pererat Silaturahim, PKS Amplas Kunjungi Tokoh Masyarakat
Ketua DPC PKS Medan Amplas, Tembal Hasonangan Siregar (THS) menyampaikan tujuan dari diadakan silaturahmi adalah untuk mempererat hubungan silaturahmi antara PKS dengan tokoh masyarakat, "Dalam kesempatan ini silaturahim kepengurusan baru maka saya perkenalkan para pengurus yang hadir agar saling mengenal dengan shahibul bait, Bapak Sofyan”.kata Tembal.
Haji Sofyan mengapresiasi silaturahim dari DPC PKS Medan Amplas ini dan berharap bisa dilakukan secara rutin untuk membicarakan berbagai hal penting tanpa harus dalam bentuk forum formal.
Haji Sofyan memberikan masukan untuk PKS dimana pengurusnya sebagian besarnya adalah anak-anak muda.
"Di tengah kepercayaan masyarakat yang semakin menurun kepada partai politik saat ini. Maka PKS harus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, pelayanan kepada umat, tidak perlu harus menunjukan atribut partai, cukup menunjukan kepribadian kader PKS masyarakat akan melihat dan menilai sendiri" ujar Haji Sofyan.
Pada saat yang sama Ketua Polhukam DPDC PKS Medan Amplas Ali Sahniur (ALS) selaku penanggung jawab kegiatan “program silaturrahmi ini, program yang rutin kita laksanakan kesetiap tokoh-tokoh Masyarakat yang ada di Kecamatan medan Amplas, jadi bagi kita (PKS) silaturrahmi bukan hanya kita lakukan menjelang pilkada atau hajatan politik semata tapi kita lakukan secara rutin untuk mempererat ukhuwah diantara kita, pungkas Ali kepada pksmedan.com.
Dalam kunjungan silaturahmi ini diikuti oleh jajaran Dewan Pimpinan Cabang PKS Medan Amplas, seperti Ketua DPC Tembal Hasonangan Siregar, Sekretaris DPC Muhajir, ST, Wakil Sekretaris DPC Saftian Cahyadi Hasibuan, S.Pd, ketua Humas DPC Ahmad, SE dan ketua Ranting Kelurahan Amplas Muhammad Safi’i.
Acara silaturahmi diisi dengan berbincang santai dan penuh kekeluargaan saling mengenal antar personal. Kemudian Acara silaturahmi diakhiri dengan foto bersama.[Als]
sumber : pksmedan.com
Wednesday, November 23, 2016
Soal Kekerasan Terhadap Etnis Rohingya, Ini Pernyataan Sikap DPP PKS
Berdasarkan laporan surat kabar Myanmar, Global New Light of Myanmar, rangkaian bentrokan kuat ini bermula pada Sabtu (12/11) lalu, ketika militer melakukan operasi pembersihan di Rakhine. Dalam bentrokan tersebut, 19 warga Rohingya tewas terbunuh oleh militer.
Menanggapi kondisi tersebut, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengeluarkan pernyataan sikap sebagai berikut :
DEWAN PENGURUS PUSAT PARTAI KEADILAN SEJAHTERA
No.01/K/PYT/DPP-PKS/1438
TENTANG
KEKERASAN, PEMBUNUHAN MASSAL, PERAMPASAN DAN PENGUSIRAN TERHADAP ETNIS ROHINGYA DI RAKHINE STATE (ARAKAN), MYANMAR
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Masyarakat Internasional telah menyaksikan kembali terjadinya tragedi kemanusiaan di Myanmar, sepanjang bulan Oktober-November 2016. Pemerintah dan Militer Myanmar serta kelompok etnis Myanmar lainnya melakukan dan membiarkan terjadinya kekerasan, pembunuhan massal, perampasan dan pengusiran terhadap etnis Rohingya di Rakhine State (Arakan), Myanmar.
Walaupun sebelumnya telah terjadi provokasi dari pihak-pihak yang mengklaim sebagai memperjuangkan hak-hak etnis Rohingya, namun respon Pemerintah dan Militer Myanmar telah melampaui batas-batas yang wajar serta mengabaikan ketentuan-ketentuan internasional mengenai perlindungan hak-hak warga sipil dalam konflik bersenjata.
Hal ini menyebabkan bertambahnya beban dan penderitaan etnis Rohingya berupa kehilangan nyawa, harta, rumah dan terusir dari tanah mereka. Laporan-laporan yang kredibel secara terbuka telah menyebutkan bahwa desa-desa yang dibakar, ratusan jiwa tewas (dan jika diakumulasi dengan peristiwa-peristiwa serupa pada tahun-tahun sebelumnya) ratusan ribu orang lainnya terusir dari kampung halaman dan hidup terlantar sebagai pengungsi.
Kekerasan, pembunuhan massal, perampasan dan pengusiran tersebut diatas sesungguhnya telah dilaporkan secara berkala oleh masyarakat internasional semenjak Myanmar (a.k.a. Burma) merdeka dari penjajahan Inggris, namun belum mendapat respon yang memadai dari Pemerintah Myanmar, bahkan kualitas dan upaya perlindungan HAM bagi etnis Rohingya di Myanmar semakin memburuk.
Kita menyadari bahwa upaya menjunjung prinsip “non-intervention” yang dipegang oleh masyarakat internasional yang beradab tidak boleh mengabaikan tanggungjawab para pihak untuk melindungi warga sipil dalam konflik bersenjata (Responsibility to Protect) dan kewajiban para pihak untuk melakukan upaya-upaya pencegahan terjadinya genosida (Prevention of Genocide) sehingga “humanitarian intervention” untuk menjamin hak-hak warga sipil dalam konflik bersenjata di Myanmar tidak boleh ditunda.
Dengan demikian, menghormati prinsip “non-intervention” tidak perlu diartikan sebagai mengesampingkan “humanitarian intervention” agar keselamatan dan hak-hak warga sipil dalam konflik bersenjata di Myanmar dapat terjamin dan terpelihara.
Oleh karena itu, DPP PKS menegaskan sikapnya:
1. Mengecam tindakan kekerasan, pembunuhan massal, perampasan dan pengusiran terhadap etnis Rohingya yang dilakukan oleh pihak Pemerintah dan Militer Myanmar serta kelompok etnis Myanmar lainnya. Tindakan tersebut merupakan tragedi kemanusiaan yang tidak bisa diterima oleh masyarakat Indonesia, negara-negara anggota ASEAN dan juga masyarakat internasional.
2. Mendesak Aung San Suu Kyi sebagai State Councellor of Myanmar yang juga seorang tokoh penerima hadiah Nobel Perdamaian agar dapat berperan aktif dalam menghentikan tindakan kekerasan, pembunuhan massal, perampasan dan pengusiran terhadap etnis Rohingya. Sosok Aung San Suu Kyi yang dikenal oleh dunia internasional sebagai pejuang demokrasi seharusnya mampu mendorong terciptanya situasi yang lebih demokratis dan menghormati hak-hak etnis Rohingya untuk hidup sebagai bagian dari warga negara Myanmar.
3. Mendesak Pemerintah Republik Indonesia melakukan langkah-langkah pembelaan dengan cara:
a. Mengambil peran lebih aktif sebagai negara paling besar dan demokratis di ASEAN untuk memelihara stabilitas keamanan di kawasan dan mencegah munculnya hambatan-hambatan terhadap tumbuh kembangnya Masyarakat Ekonomi ASEAN.
b. Mendorong pimpinan negara-negara ASEAN untuk terus mendesak pemerintahan Myanmar agar menghentikan tindakan kekerasan, pembunuhan massal, perampasan dan pengusiran terhadap etnis Rohingya di Rakhine State (Arakan), Myanmar.
c. Memperjuangkan pengakuan kembali secara legal-konstitusional status etnis Rohingya di Rakhine State (Arakan) sebagai bagian yang tak terpisahkan dari warga negara Myanmar.
d. Mendorong negara-negara Anggota ASEAN lainnya untuk berpartisipasi dalam memberikan fasilitas penampungan sementara bagi para pengungsi Rohingya yang terusir dari negerinya.
e. Mendorong negara-negara Anggota ASEAN agar menjadikan masalah ini sebagai agenda perjuangan bersama di Dewan HAM ASEAN, PBB dan forum internasional lainnya.
4. Mendesak Komisi I DPR RI dan Badan Kerjasama Antar Parlemen DPR RI agar lebih aktif melakukan upaya diplomasi dengan cara:
a. Mendorong ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) untuk terlibat aktif mendesak Parlemen dan Pemerintahan Myanmar agar segera menghentikan tindakan kekerasan, pembunuhan massal, perampasan dan pengusiran terhadap etnis Rohingya di Rakhine State (Arakan), Myanmar.
b. Mendorong AIPA untuk terlibat aktif mendesak Parlemen dan Pemerintah Myanmar agar mengedepankan pendekatan yang lebih konstruktif dan menjauhi tindakan kekerasan dan menunaikan hak-hak etnis Rohingya sebagai warga negara Myanmar.
c. Mendorong agar AIPA membawa permasalahan ini ke forum Inter-Parlemantary Union (IPU) agar menjadi perhatian dan agenda perjuangan bersama parlemen seluruh dunia, sehingga dapat menjamin hak-hak etnis Rohingya sebagai warga negara di Myanmar.
5. Menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk senantiasa mendoakan dan memberikan bantuan kepada etnis Rohingya agar diberikan keselamatan dan kedamaian serta tidak terprovokasi oleh hal-hal yang menimbulkan dampak keamanan dan ketertiban di Indonesia.
Semoga Allah Swt meridhai upaya kita semua. Amin Ya Rabbal ‘Alamin.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Jakarta, 24 November 2016
DEWAN PENGURUS PUSAT
PARTAI KEADILAN SEJAHTERA
PRESIDEN, SEKRETARIS JENDERAL,
H. MOHAMAD SOHIBUL IMAN, Ph.D. , H. MUSTAFA KAMAL, S.S.
sumber : pksmedan.com
Fraksi PKS Minta Kapolri Hati-Hati Kaitkan Unjuk Rasa dengan Makar
Menurut Jazuli, jika Kapolri salah mengambil keputusan bisa fatal akibatnya bagi stabilitas politik dan keamanan bahkan perjalanan bangsa ke depan.
"Kapolri tidak boleh gegabah mengaitkan unjuk rasa yang akan digelar dengan tuduhan makar. Ini tuduhan serius. Pengaitan tersebut hendaknya berdasarkan informasi intelejen yang akurat dan objektif," tegas Jazuli di Jakarta, Rabu (23/11).
Kapolri sebagai lembaga penegak hukum, lanjut Jazuli, mendesak agar tuduhan tersebut tidak boleh berhenti, tapi harus diproses dan dibuktikan.
"Polri adalah lembaga penegak hukum, bukan lembaga politik. Tuduhan makar harus bisa diproses dan dibuktikan agar tidak menimbulkan keresahan publik. Jika tidak, tuduhan itu bisa politis dan liar serta memecah belah masyarakat," papar wakil rakyat dari Dapil Banten Raya sejak tahun 2004 ini.
Sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, saran Jazuli, Polri hendaknya dapat membedakan antara penyampaian pendapat di muka umum dengan tindakan makar.
"Penyampaian pendapat di muka umum jelas dilindungi Konstitusi. Saya berharap sumber intelejen akurat dan objektif agar tidak salah dalam mengambil keputusan dan langkah," ungkap Anggota Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PKS ini.
Jazuli mengingatkan bahwa efek keputusan penentu kebijakan itu sangat besar. Kalau tidak hati-hati bisa menimbulkan masalah buat rakyat dan perjalanan negara dan banga ke depan.
"Sekali lagi jangan gegabah. Kita harus jaga NKRI, kita harus jaga merah putih, kita harus jaga Pancasila dan UUD 1945," pungkas Anggota Komisi I DPR RI ini. [syf]
sumber : pksmedan.com
Tuesday, November 22, 2016
Anggota DPR RI dari PKS Ini Berharap Sikap Tegas Indonesia Terkait Rohingya
"Indonesia sebagai sebuah negara yang bertetangga dengan Myanmar harus secara proaktif mendorong nilai-nilai perdamaian dan penyelesaian konflik yang bermartabat melalui program diplomasi maupun forum-forum internasional." ucap Rofi Munawar dalam keterangan pers pada hari Senin, (21/11) di Jakarta.
Legislator asal Jawa Timur ini melihat apa yang terjadi di Myanmar tentu saja tidak bisa dilepaskan dari persoalan kawasan ASEAN. Karena sebagaimana kita ingat, eksodus besar-besaran pengungsi Rohingya diakhir tahun 2015 menjadi persoalan yang berdampak langsung terhadap negara-negara sekitarnya.
"Prinsip-prinsip netralitas ASEAN terhadap urusan dalam negeri anggotanya harus mampu mendesak Myanmar melakukan langkah-langkah pencegahan konflik dan perlakuan kekerasan terhadap etnis Rohingya" tegasnya.
Rofi mengingatkan, bahwa Pemerintah Indonesia tahun lalu sudah melakukan langkah-langkah mediasi terkait Rohingya. Ada baiknya mengingatkan kembali komitmen negara tersebut. Waktu itu pertemuan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dengan Menlu Myanmar, U Wunna Maung Lwin menghasilkan sejumlah kesepakatan. Kesepakatan tersebut termasuk di antaranya soal pengungsi Rohingya. Saat itu Pemerintah Myanmar sepakat untuk mengambil langkah prevensi irregular migration terkait etnis Rohingya.
"Dijaman informasi yang terbuka seperti saat ini, sumber informasi tidak lagi bermakna tunggal dan berjalan linier. Sensitifitas sebuah negara kawasan terhadap perilaku kekerasan yang menyebabkan korban tentu tidak hanya dengan kebijakan tanpa sikap" pungkas Rofi.
Sebagai informasi, rangkaian bentrokan kembali terjadi antara pasukan militer Myanmar dengan sekelompok Muslim Rohingya di utara Rakhine pada akhir pekan lalu, menewaskan setidaknya 28 warga Muslim Rohingya serta dua tentara Myanmar. Berdasarkan laporan surat kabar Myanmar, Global New Light of Myanmar, rangkaian bentrokan kuat ini bermula pada Sabtu (12/11) lalu, ketika militer melakukan operasi pembersihan di Rakhine. Dalam bentrokan tersebut, 19 warga Rohingya tewas terbunuh oleh militer. [syf]
sumber : pksmedan.com
Friday, November 18, 2016
Iskan Qolba Lubis Berharap Kasus Penistaan Agama Jadi Pelajaran Semua Pihak
sumber : pksmedan.com
Sunday, November 13, 2016
BPKK PKS Sumut Gelar Silaturrahim ke Ormas Muslimah
Silaturrahim dan audiensi ke BKMT ini dihadiri oleh Fitri Gustiana, S.Pd, Harni Etika Sari Siregar, SP, Elli Gustiawati, ST, Delyana Yana, S.Si.,Apt, Irfa Pekaes Halena dan Popie Susanty, S.IKom.,M.Si sedangkan dari BKMT sendiri dihadiri oleh Hj. Rosnawati, S.Psi dan Hj. Ratna Askiah selaku Ketua dan Sekretaris Umum berserta para pengurus BKMT Provinsi Sumatera Utara.
Dalam silaturrahim dan audiensi ini BKMT Sumut siap melakukan kerjasama dan mitra dengan BPKK DPW PKS Sumut yang bertujuan untuk mencerdaskan Wanita. Dan dalam dekat ini BKMT Provinsi Sumut akan melaksanakan kegiatan Parenting yang bekerjasama dengan salah satu Pesantren di Medan. [syf]
sumber : pksmedan.com
Tebar Kebaikan di Sosmed, Bidang Humas PKS Medan Gelar Pelatihan Optimalisasi Facebook
Pertemuan ini juga merupakan kelanjutan dari Sekolah Digital buat anggota Komunitas Kreatif yang telah digelar dua minggu yang lalu.
Pertemuan kali ini mengangkat judul “Optimalisasi Facebook dalam Dakwah dan Politik”. Materi dibawakan langsung oleh Kabid Humas PKS Kota Medan Syaiful Ramadhan. Dalam penyampaiannya, Syaiful mengungkapkan Facebook sebagai medsos terpopuler di dunia sangat berpotensi digunakan untuk jalan kebaikan. “Tidak hanya untuk berbisnis, Facebook utamanya sangat baik digunakan kader PKS untuk dakwah maupun politik.” Ujarnya.
Dalam pelatihan kali ini, Syaiful menyampaikan hal-hal yang harus diketahui untuk menghindarkan akun dari hal-hal negatif. Acara yang diikuti oleh perwakilan 21 pengurus PKS kecamatan di Kota Medan serta simpatisan ini berlangsung cukup menarik dengan beragam tanya jawab dari peserta.
Kordinator pelatihan Hendri mengharapkan dengan pelatihan ini, setiap humas PKS di kecamatan memiliki kemampuan untuk memanfaatkan Facebook. “Gunakan facebook untuk mengeshare kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan PKS di kecamatan.” Ujarnya.
Adapun pelatihan semacam ini akan rutin diselenggarakan Bidang Humas DPD PKS Kota Medan. Pelatihan ditujukan kepada kader dan simpatisan untuk melatih agar mampu menyebarkan kebaikan via media sosial. [isl]
sumber : pksmedan.com
Wednesday, November 9, 2016
Pererat Sinergitas Dengan Media, Tifatul Sembiring Berkunjung ke Harian Waspada
Kunjugan tersebut dalam rangka silaturahim untuk mempererat sinergitas media dengan partai politik. Turut serta dalam kunjungan tersebut Ketua Umum PKS Kota Medan Salman Alfarisi dan Kabid Humas PKS Kota Medan Syaiful Ramadhan.
Tifatul Sembiring mengatakan bahwa konglomerasi media yang digunakan elit politik untuk kepentingan politik sudah terjadi di Indonesia. Sehingga hak masyarakat untuk mendapatkan informasi sering terabaikan.
sumber : pksmedan.com
Tuesday, November 1, 2016
Ini Pernyataan Presiden PKS Tentang Rencana Aksi 4 November
RENCANA PENYAMPAIAN PENDAPAT DI MUKA UMUM
OLEH GERAKAN NASIONAL PENDUKUNG FATWA MUI,
4 NOVEMBER 2016 DI JAKARTA
1. Konstitusi Negara Republik Indonesia memberikan jaminan dan kebebasan kepada setiap warga negara memperjuangkan hak-haknya. Sudah semestinya seluruh pihak menghormati apa yang menjadi keyakinan Umat Islam dengan memberikan keleluasaan untuk menunaikan hak-hak konstitusionalnya.
2. Pada prinsipnya, hak menjalankan keyakinan agama adalah hak yang dijamin penuh oleh konstitusi. Menjalankan keyakinan agama sebagaimana yang diajarkan agamanya merupakan sesuatu yang sangat sakral dan harus dihormati semua anak bangsa. Karena itu, apa yang kita saksikan akhir-akhir ini merupakan sesuatu yang tidak pantas dan melukai hati Umat Islam. Sangat disayangkan seorang pejabat publik masuk mencampuri urusan keyakinan Umat Islam terlalu jauh. Terlebih ini menyangkut kemuliaan Kitab Suci Umat Islam. Kami mendukung agar permasalahan ini dituntaskan sesuai dengan peraturan perundangan. Kami juga meminta kepada aparat penegak hukum bertindak secara adil dan profesional.
3. Kami mengimbau agar dalam menangani kasus penistaan agama ini politik tidak mengintervensi penegakan hukum, dan sebaliknya, penegak hukum juga tidak bermain-main politik. Seluruh rakyat Indonesia akan menyaksikan penyelesaian kasus ini dengan seksama dan penuh perhatian. Hukum harus tegak, memihak kepada kebenaran dan rasa keadilan masyarakat. Jika tidak demikian, maka kami mengkhawatikan akan berkembang ketidakpercayaan masyarakat luas terhadap penegakan hukum.
4. PKS sebagai partai politik telah memperjuangkan aspirasi Umat Islam pada sidang Paripurna DPR RI, Kamis 20 Oktober 2016. Kami juga telah melakukan komunikasi politik dengan berbagai pihak. Kami meminta seluruh pihak menghormati tuntutan Umat Islam yang telah bergerak secara meluas di berbagai daerah, untuk segera memproses kasus penistaan agama melalui jalur hukum. Kami juga meminta kepada aparatur pemerintah dan Kepolisian memberikan perlindungan keamanan terhadap warga negara yang menyampaikan pendapat di muka umum sesuai dengan Undang-Undang No. 9 Tahun 1998 Tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.
5. PKS mengimbau kepada seluruh masyarakat yang berpartisipasi pada Penyampaian Pendapat di Muka Umum oleh Gerakan Nasional Pendukung Fatwa MUI, 4 November 2016 di Jakarta berkomitmen menjaga kedamaian, ketertiban, kebersihan, dan semangat persatuan nasional dalam bingkai NKRI.
Jakarta, 2 November 2016
Mohamad Sohibul Iman, PhD
Presiden Partai Keadilan Sejahtera
sumber : pksmedan.com
Presiden PKS : Demo 4 November Murni dari Masyarakat
Dalam pertemuan dengan Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman tersebut, dibahas kondisi politik terkini termasuk rencana sejumlah masyarakat berunjuk rasa pada 4 November 2016 mendatang.
Sohibul Iman mengatakan, gerakan 4 November 2016 murni merupakan sebuah gerakan dari masyarakat yang menuntut pemerintah untuk segera mengambil langkah hukum terhadap kasus Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.
“Saudara Basuki sudah meminta maaf, secara etis saya memujinya tapi secara yuridis tetap harus diproses. Kami menginginkan dan mendesak pihak hukum untuk memproses," ucap laki-laki yang akrab dipanggil Kang Iman itu.
“Kami para politisi sama-sama untuk menahan diri untuk tidak mengintervensi proses hukum dan kami mengimbau penegak hukum jangan bermain politik. Kalau kita bisa saling menjaga, insya Allah negara kita sebagai negara hukum akan bisa kita tegakkan," lanjutnya.
Namun demikian, baik Sohibul Iman ataupun Prabowo Subianto tidak mengekang hak anggotanya sebagai warga negara untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah. “Kalaupun ada kader PKS sebagai warga negara mereka mau ikut saya kira itu hak mereka untuk ikut," tegasnya.
Sementara itu, Prabowo Subuanto mengatakan pertemuan yang berlangsung secara tertutup tersebut sebagai pertemuan rutin yang selalu dilakukan oleh kedua belah pihak.
“Kita tukar menukar pandangan mengenai berbagai masalah, dan tentu kan kita sebagaimana diketahui Gerindra dan PKS menjalin suatu hubungan yang akrab jadi biasalah antara sahabat saling koordinasi," imbuh Prabowo.
Menurut Prabowo, baik Gerindra maupun PKS sama-sama mengimbau kepada seluruh anggotanya yang akan terlibat dalam aksi tersebut untuk berhati-hati agar menepis pandangan bahwa gerakan 4 November ditunggangi oleh kepentingan politik. [pks.id]
sumber : pksmedan.com

